RADARBANDUNG.ID, KAB. PANGANDARAN – Rangkaian besar Coklat Kita Napak Jagat Pasundan (NJP), Kabupaten Pangandaran menjadi pusat perhatian. Momentum ini bertepatan dengan Milangkala ke-13 Kabupaten Pangandaran, menjadikan pementasan seni budaya Ngaruat Jagat sebagai perayaan kolaboratif terbesar tahun 2025.
Perwakilan Coklat Kita Marketing Service RSO Bandung, Michael Simbar yang akrab disapa Jack menjelaskan rangkaian panjang NJP telah berlangsung sejak Juni melalui program NJP Gunem Catur, tur silaturahmi ke sanggar, paguron, dan lingkungan seni di 14 kabupaten/kota dengan total 15 titik kegiatan. Mulai Purwakarta, Garut, Sumedang, Majalengka, Cirebon, Subang, Tasikmalaya, Cianjur, Bandung Barat, Bandung, Banjar hingga Bandung Timur.
Jack mengungkapkan agenda dilanjutkan dengan Kamonesan NJP, fase penggarapan karya dan latihan lintas sanggar, yang melibatkan hampir 150 sanggar atau paguron. Setiap daerah menghasilkan garapan baru yang menggabungkan unsur etnik dan modern tanpa meninggalkan akar tradisi.
“Rangkaian ini bermuara pada pagelaran di setiap kota sebelum akhirnya Pangandaran dipilih sebagai puncak, menghadirkan 360 seniman terpilih yang mewakili daerah masing-masing,” ujar Jack saat ditemui di Lapangan Emerson Grand Pangandaran, Sabtu (15/11/2025).
Menurut Jack, kemeriahan NJP diramaikan para duta NJP, gelaran ini menyajikan karya yang seluruhnya dibuat dengan tema tentang Pangandaran. Pendekatan ini menjadi simbol dukungan antar-seniman Jawa Barat, saling mengangkat dan merayakan identitas lokal bersama.
Sementara itu, Perwakilan Six Creative Communication (6CC), Yoga menjelaskan seluruh karya dipusatkan pada Pangandaran sebagai bentuk solidaritas lintas daerah.
“Semua garapan tahun 2025 mengangkat tema Pangandaran. Kami ingin menunjukkan seniman Jawa Barat saling dukung tanpa sekat daerah,” ujar Yoga.

Yoga mengungkapkan dengan melibatkan ratusan seniman, puncak acara digelar di panggung superbesar berdimensi 12 x 16 meter ditambah ekstensi lidah panggung 4 hingga 5 x 12 meter.
“Kebutuhannya berbeda dari tahun sebelumnya karena ini bukan garapan satu sanggar, tetapi penggabungan banyak sanggar sekaligus,” ungkap Yoga.
Yoga menambahkan oersiapan teknis dilakukan sejak Minggu (9/11) malam, termasuk proses loading dan gladi bersih yang berlangsung seharian penuh. Pementasan dikuatkan oleh tata cahaya setara 50.000 watt LED, serta visual besar yang menyesuaikan tema tiap daerah.
Musisi legendaris Doel Sumbang turut memeriahkan panggung NJP 2025 setelah beberapa tahun tidak tampil di rangkaian ini.
“Buat saya, NJP selalu menyenangkan. Panggungnya luar biasa, tata cahaya dan sound ditata sangat serius. Dan lokasinya favorit saya, Pangandaran. Banyak lagu lahir dari tempat ini,” kata Doel.
Musisi legendaris Doel Sumbang turut memeriahkan Coklat Kita Napak Jagat Pasundan. (Diwan Sapta Nurmawan/Radar Bandung)
Selain itu, Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami menegaskan gelaran NJP bukan sekadar hiburan, melainkan jembatan penghubung generasi muda dengan akar seni tradisi daerah.
“Anak-anak muda hidup di era digital, tapi mereka harus tahu kita punya kekayaan seni tradisional. Pagelaran ini bukan hanya tontonan, tapi tuntunan untuk menjaga budaya kita bersama,” ujar Citra.
Citra juga mengapresiasi konsistensi para seniman dan berharap NJP terus kembali menjadi agenda tahunan di Pangandaran.
Selain itu, Jack pun menjelaskan NJP sempat vakum beberapa tahun, namun kegiatan seni di tingkat sanggar tetap berjalan.
“Kami tetap menjalankan aktivitas budaya. Tahun ini kami kembalikan event NJP dengan skala besar sebagai bentuk apresiasi pada para seniman Jawa Barat,” ucap Jack.
Jack pun menambahkan NJP sebelumnya tampil di Milangkala Pangandaran tahun 2022, dan tahun 2025 kembali dengan kemasan lebih besar, tema lebih kuat, serta pelibatan seniman yang lebih luas.
Jack menegaskan Coklat Kita Napak Jagat Pasundan 2025, merupakan pelestarian budaya yang tidak hanya membutuhkan ruang ekspresi, tetapi juga kolaborasi lintas daerah.
“Ngaruat Jagat gelaran yang menghadirkan perpaduan tradisi dan kreativitas modern, sekaligus menjadi ruang merayakan identitas Jawa Barat secara kolektif,” ujar Jack.(dsn)
Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup
Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan