Hack.AC.ID, BANDUNG- Ketua Bawaslu Kota Bandung, Dimas Aryana Iskandar, menyatakan bahwa Bawaslu telah meluncurkan pemetaan kerawanan Pilkada 2024. Langkah ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengantisipasi potensi pelanggaran yang mungkin terjadi selama proses pemilihan kepala daerah.
“Hal tersebut kita lakukan agar kerawanan-kerawanan yang sudah kita susun dan kita petakan bisa termitigasi oleh seluruh stakeholder yang kita undang,” kata Dimas, ditulis Rabu (14/8).
Dirinya menjelaskan bahwa potensi kerawanan tersebut diidentifikasi berdasarkan pengalaman dari pemilu sebelumnya, seperti kampanye di tempat ibadah, dugaan money politics, serta penggunaan fasilitas pemerintah atau pendidikan untuk kampanye.
“Kami mengundang para pemuka agama dari 7 agama, agar mereka bisa menyampaikan sosialisasi bahwa tempat ibadah tidak boleh digunakan sebagai tempat kampanye di Pilkada 2024,” jelasnya.
Selain itu, pihaknya pun menekankan pentingnya mitigasi terhadap praktik money politics. Untuk itu, Bawaslu mengundang seluruh partai politik yang ada di Bandung, meskipun saat ini belum ada penetapan resmi terkait tim pasangan calon.
“Partai politik sebagai representasi dari tim pasangan calon nanti, baik calon yang diusung oleh partai politik maupun gabungan partai politik, diharapkan bisa mencegah praktik-praktik pelanggaran tersebut,” ungkapnya.
Pemetaan yang dilakukan Bawaslu ini mencakup seluruh tahapan pemilu yang pernah terjadi, termasuk Pemilu 2018, 2019, dan 2024. “Semua tahapan yang pernah terjadi kejadian khusus kita sampaikan kepada publik agar bisa memitigasi terulangnya pelanggaran serupa di Pilkada 2024,” sebut dia.
Dalam hal pelanggaran yang sudah terjadi, disebutkannya bahwa hingga kini Bawaslu telah menemukan beberapa data pemilih yang tidak valid.
“Kemarin kita sudah sampaikan kepada KPU Kota Bandung bahwa pengawas pemilu di tingkat kecamatan dan kelurahan desa menemukan 1.117 daftar pemilih yang sudah meninggal dunia namun masih terdaftar di DPS, sehingga harus dilakukan pencermatan ulang,” katanya.
Terkait pengawasan pada proses pendaftaran calon, ia menyatakan bahwa pihaknya akan memeriksa seluruh persyaratan administrasi secara ketat. “Baik itu didukung oleh 20 persen kursi di DPRD atau surat kesehatan, ijazah, dan lain sebagainya akan sama-sama kita periksa bersama KPU,” pungkasnya. (rup)
Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup
Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan