Hack.AC.ID- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap hewan penyebab utama penyebaran virus Hanta.
Kepala Dinkes KBB, Ridwan A Putra menjelaskan, hantavirus adalah kelompok virus yang ditularkan terutama oleh tikus dan hewan pengerat lainnya.
“Hanta virus dapat menyebabkan penyakit parah pada manusia. Virus ini bukan penyakit yang umum, tetapi dapat mematikan jika tidak segera ditangani,” katanya, Minggu (22/6/2025).
Ia menambahkan, Hantavirus dapat menyebabkan dua penyakit utama dan hal tersebut tergantung dari wilayah geografisnya yakni Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) dan Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS).
“Untuk HFS menunjukkan gejala awal seperti demam, kelelahan, nyeri otot (terutama di paha dan punggung), sakit kepala, pusing, menggigil serta gejala lanjutan yakni batuk dan sesak napas yang berat, akibat penumpukan cairan di paru-paru. Untuk tingkat kematian: bisa mencapai 35-40%,” katanya.
“Untuk yang kedua yakni Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) menunjukkan gejala seperti demam tinggi, nyeri punggung dan perut, gangguan ginjal, pendarahan ringan seperti ruam atau mimisan. Untuk tingkat kematia bervariasi sekitar 1-15%, tergantung jenis virusnya,” imbuhnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, untuk penyebaran hanta virus ke manusia tidak terjadi dari manusia ke manusia. Tetapi karena faktor lain yang ditularkan melalui tikus maupun hewan pengerat lainnya.
“Menghirup partikel debu yang mengandung urine, kotoran, atau air liur tikus yang terinfeksi, kontak langsung dengan cairan tubuh tikus, gigitan tikus (jarang) atau makanan maupun air yang terkontaminasi oleh tikus,” katanya.
Sementara itu, seorang warga Bandung Barat yang sebelumnya terpapar virus hanta kondisinya telah membaik dan sudah beraktivitas seperti biasanya.
“Sudah lama pulih, sudah kerja lagi. Menjalani perawatan beberapa hari dan telah dinyatakan sembuh,” katanya.
Ia mengimbau, masyarakat khususnya di Kabupaten Bandung Barat untuk segera melakukan penanganan darurat ketika terkena gigitan tikus dengan dibarengi gejala klinis.
“Dibersihkan dengan air sabun di area yang digigit tikus. Selanjutnya, kalau ada demam dan gejala lainnya seperti lemah dan lesu demam sebaiknya dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat,” tandasnya. (KRO)
Live Update
Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup
Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan