RADARBANDUNG.ID, JAKARTA – TNI AL tidak habis-habis mengamankan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal.

Paling anyar, Angkatan Laut mengamankan empat orang PMI ilegal pada Senin (24/6/2024).
Dalam keterangan resmi dari Markas Besar TNI AL (Mabesal) pada Kamis (27/6), mereka menyatakan bahwa empat orang PMI ilegal tersebut diamankan oleh tim dari Pangkalan TNI AL (Lanal) Tanjung Balai Karimun dan Pos TNI AL Takong Iyu.
Baca Juga : Proses TPPU Lebih Utama Dibanding Sekedar Tangkap Bandar Judi Online
Langkah tersebut mereka ambil merujuk pada arahan yang disampaikan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali.
”Untuk meningkatkan kewaspadaan serta kesiapsiagaan dalam merespons dan menindak dengan tegas segala upaya tindakan ilegal di wilayah perairan Indonesia,” kata orang nomor satu di Angkatan Laut tersebut.
Oleh Lanal Tanjung Balai Karimun, arahan tersebut langsung ditindaklanjuti.
Baca Juga : Timnas Indonesia U-16 Tumbangkan Laos Skor 6-1 Dalam Laga ASEAN CUP U-16, Garuda Muda Terbang Ke Semifinal
Berdasar informasi empat orang PMI Ilegal yang menyeberang dari Malaysia itu berusaha masuk Indonesia melalui Perairan Karimun, Kepulauan Riau (Kepri).
Mereka memilih jalur pelayaran yang beririsan dengan Selat Malaka dan berbatasan langsung dengan Malaysia juga Singapura.
Lanal Tanjung Balai Karimun mengakui bahwa wilayah perairan itu kerap dijadikan perlintasan oleh PMI ilegal. Sehingga perairan tersebut masuk wilayah rawan.
Menurut Lanal Tanjung Balai Karimun, empat PMI ilegal itu diangkut menggunakan speed boat bermesin 15 PK. Kapal cepat itu berusaha menyusup saat tim dari Posal Takong Iyu tengah berpatroli. ”Melihat hal tersebut, Prajurit Posal Takong Iyu melaksanakan pengejaran dan menginstruksikan kepada penumpang speed boat untuk merapat ke tepi,” ungkap Komandan Lanal Tanjung Balai Karimun Letkol Laut Anro Casanova.
Setelah diperiksa, petugas mendapati empat penumpang dalam speed boat tersebut. Mereka terdiri atas penumpang berinisial S, Z, DD, dan RS. Untuk melakukan pendalaman, speed boat berikut penumpangnya dibawa ke Markas Komando Lanal Tanjung Balai Karimun. ”Setelah pendalaman informasi, terdeteksi speed boat tersebut dari Malaysia menuju pulau Karimun Anak di Kabupaten Karimun,” imbuhnya.
Diakui oleh Lanal Tanjung Balai Karimun, wilayah tugas mereka berbatasan langsung dengan Malaysia dan Singapura. Hanya butuh waktu 40 menit – 60 menit untuk menyeberang dari Kabupaten Karimun ke Malaysia atau Singapura dan sebaliknya. ”Sehingga dimanfaatkan oleh pelaku pengiriman PMI non prosedural (ilegal, Red) dari Indonesia menuju Malaysia maupun sebaliknya,” terang perwira menengah dengan dua kembang di pundak itu. (syn/jawa pos)
Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup
Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan