RADARBANDUNG.ID, KOTA BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan program Pakarsa sebagai upaya mendorong partisipasi warga dalam menjaga lingkungan. Melalui program ini, setiap Rukun Warga (RW) berkesempatan memperoleh dana hingga Rp200 juta, dengan ketentuan salah satunya RW harus berhasil mewujudkan Kawasan Bebas Sampah (KBS).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, Darto menjelaskan program tersebut akan mulai dijalankan tahun 2026. Dana Rp200 juta diberikan dalam dua tahap.
“Tahap pertama sebesar Rp100 juta diberikan tanpa syarat. Untuk bisa mengakses tambahan Rp100 juta berikutnya, RW harus memenuhi syarat, salah satunya menjadi Kawasan Bebas Sampah,” kata Darto saat ditemui, Selasa (23/9/2025).
Menurut Darto, program ini merupakan terobosan yang dirancang agar masyarakat memiliki peran nyata dalam pengelolaan lingkungan. Mekanisme pencairannya dilakukan dengan sistem pertanggungjawaban sebagaimana anggaran pemerintah.
“Jadi dana tidak diserahkan langsung ke RW, melainkan dikelola sesuai aturan yang berlaku. RW nanti bisa mengakses sesuai kebutuhan lingkungannya,” ujarnya.
Meski begitu, Darto mengingatkan masih ada tantangan besar terkait pengelolaan sampah di Kota Bandung. Jika sebelumnya penghitungan sampah dilakukan berdasarkan ritase truk, kini menggunakan sistem tonase. Perubahan ini membuat kuota pembuangan lebih cepat penuh, sehingga sebagian truk tidak bisa membuang sampah meski jumlah ritase sudah terpenuhi.
“Kalau kuota tonase habis, otomatis sampah tidak bisa dibuang. Akibatnya terjadi penumpukan,” kata Darto.
Faktor lain yang memperburuk situasi adalah musim hujan yang membuat sampah lebih berat serta kebijakan TPA yang tutup pada hari Minggu. Dengan volume harian tonase, libur satu hari saja berpotensi menambah penumpukan yang tidak mungkin langsung terselesaikan keesokan harinya.
Menurutnya, DLH sudah menyiapkan langkah antisipasi dengan menambah peralatan pengolahan sampah. Targetnya, kapasitas pengolahan bisa meningkat hingga 70-100 ton tambahan per hari di akhir tahun ini.
“Kuncinya ada di hulu. Kita harus meningkatkan kemampuan memilah dan mengolah sampah sejak dari rumah tangga. Program Pakarsa ini akan jadi pintu masuk agar warga semakin terlibat,” ucapnya.(dsn)
Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup
Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan