Ribuan Hektar Sawah di Subang Dilanda Kekeringan – Radar Bandung – Hack.AC.ID

ft-a-5-5014660-9405804-jpg

Hack.AC.ID, SUBANG – Kekeringan melanda wilayah Pantura Subang. Kurang lebih 1.843 hektare areal persawahan di wilayah itu terancam keberlangsungan produksi pangan serta kesejahteraan petani, khususnya di wilayah Kecamatan Pusakanagara, Pusakajaya, Pamanukan, Compreng dan Kecamatan Legonkulon.

Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H. Rahmat Efendi, menyebutkan faktor penyebab terjadinya kekeringan tersebut, antara lain pendangkalan saluran air sekunder dan penyempurnaan Siphon Jatireja.

“Penyebabnya antara lain pendangkalan beberapa saluran air sekunder, serta Siphon Jatireja yang perlu penyempurnaan lagi, sehingga pasokan air untuk pertanian di wilayah hilir menjadi terbatas,” jelas Rahmat

Pernyataan itu kata Rahmat sempat disampikan saat mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Kekeringan di Wilayah Pantura Kabupaten Subang yang dipimpin Bupati Subang digelar di Aula Kecamatan Pusakanagara, pada hari Selasa kemarin.

Sementara itu, Bupati Subang Reynaldy menegaskan permintaan percepatan penanganan kepada instansi terkait.

“Kami sangat memohon kepada Kepala BBWS Citarum agar segera dilakukan normalisasi pada saluran sekunder yang menjadi titik hambatan air. Permasalahan ini salah satunya disebabkan oleh pendangkalan di saluran sekunder yang mengakibatkan aliran air ke persawahan terhambat,” tegasnya

Ia juga mengingatkan bahwa Kabupaten Subang memegang peran vital dalam ketahanan pangan nasional.

“Kabupaten Subang merupakan lumbung padi nasional. Banyak daerah yang menggantungkan pasokan pangan pada Kabupaten Subang,” ujarnya.

Kepada PJT II,  Ia meminta penjadwalan ulang masa tanam agar permasalahan kekurangan air tidak berulang.

“Saya mohon kepada PJT II untuk menjadwalkan kembali masa tanam di wilayah persawahan, sehingga kekurangan air pada masa panen tidak terjadi lagi ke depannya,” katanya.

Lebih lanjut, dia menekankan pentingnya menggabungkan perbaikan infrastruktur dengan manajemen tanam yang tepat.

“Bagaimanapun, ketika sungainya sudah dinormalisasi dan sistem sudah diperbaiki, jika musim tanamnya tidak disesuaikan maka permasalahan ini akan terulang. Jangan sampai ada kecamatan yang dikorbankan. Maka lakukanlah jadwal tanam yang baik,” pungkasnya. (anr/b)

 

 

 

 

 

Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup

Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan

You May Also Like

About the Author: Hack Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *