RADARBANDUNG.ID, CIDAUN – Cuaca ekstrem di perairan selatan Kabupaten Cianjur mengakibatkan sedikitnya 56 perahu nelayan di Pelabuhan Jayanti, Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun, karam sejak Selasa (28/7/2025) pagi. Dari jumlah itu, tiga perahu dilaporkan hilang terseret ombak, sementara puluhan lainnya rusak berat akibat dihantam gelombang tinggi.
Berdasarkan laporan resmi yang dihimpun hingga Rabu (30/7/2025), kejadian laka laut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Tidak ada korban jiwa, luka-luka, maupun pengungsian dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materi ditaksir mencapai lebih dari Rp200 juta, terdiri dari Rp88 juta untuk 44 perahu yang karam dan Rp120 juta untuk tiga perahu yang hilang.
Humas Rukun Nelayan (RN) Jayanti, Wawas Somantri, membenarkan cuaca buruk telah menyebabkan banyak perahu nelayan rusak, bahkan beberapa hilang tanpa jejak.
“Awalnya kami mendata 50 perahu. Tapi hingga sore ini jumlahnya sudah bertambah menjadi 56 unit. Gelombangnya sangat tinggi sejak kemarin, tidak memungkinkan untuk evakuasi,” ujar Wawas saat dikonfirmasi Kamis (31/7/2025).
Menurutnya, perahu-perahu yang menjadi korban tercatat atas nama pemilik yang kebanyakan merupakan warga sekitar. Beberapa nama perahu yang hilang dan karam di antaranya KUB Polos milik Unang B, Wong Gay milik Bogel, Yulianti milik Eet Mulyadi, dan Berkah Aulia milik Cecep. Selain itu, terdapat pula perahu besar seperti Halmahera milik Agus B dan Qila milik Kiki yang turut karam di dermaga.
Ia menambahkan cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut diduga sebagai penyebab utama kecelakaan laut. Hujan lebat disertai angin kencang telah memicu gelombang tinggi sejak 28 Juli 2025 dan terus berlanjut hingga hari ini. Ombak besar menghantam perahu-perahu yang sedang bersandar dan yang berada di area pelabuhan, membuat sebagian besar dari mereka tak sempat diselamatkan.
Lebih lanjut, ia menjelaskan petugas gabungan bersama unsur nelayan telah melakukan pendataan langsung ke lokasi kejadian. Namun proses evakuasi perahu-perahu yang karam terkendala cuaca yang belum membaik.
“Kami sudah mendatangi tempat kejadian dan mencatat nama-nama pemilik. Tapi proses penanganan sulit karena ombak masih tinggi,” jelas Wawas.
Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan jatuhnya korban jiwa. Wawas Somantri mengimbau seluruh nelayan di pesisir selatan Cianjur untuk tidak melaut hingga cuaca benar-benar membaik. Mereka juga berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah maupun provinsi untuk memberikan bantuan dan solusi jangka panjang atas musibah ini.
“Para nelayan kehilangan sumber mata pencaharian dalam semalam. Harapan kami, ada bantuan segera agar mereka bisa kembali melaut begitu kondisi memungkinkan,” pungkas Wawas.(dsn)
Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup
Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan