RADARBANDUNG.ID, JAKARTA – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menyambut baik penetapan biaya haji 2026 yang mengalami penurunan.
Ilustrasi ibadah haji. Foto : Dok. Media Center Haji dan JawaPos
Tahapan selanjutnya adalah pelunasan biaya haji yang rencananya dimulai pertengahan bulan ini.
Kepala BPKH Fadlul Imansyah menyatakan, penurunan biaya haji 2026 kabar gembira bagi calon jemaah haji Indonesia.
“Penurunan biaya ini hasil kerja keras dan efisiensi yang dilakukan Kementerian Haji dan Umrah serta DPR dalam meninjau berbagai komponen biaya,” kata Fadlul Jumat (31/10/3025).
Biaya haji 2026 ditetapkan di Jakarta (29/10/2025).
Rerata total biaya haji atau Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) sebesar Rp 87,4 juta, turun sekitar Rp 2 juta dari BPIH 2025 sebesar Rp 89,4 juta.
Untuk Bipih atau biaya yang ditanggung jemaah, ditetapkan sebesar Rp 54.193.807 per jemaah.
Angka ini turun Rp 1.237.944 dari Bipih 2025 sebesar Rp 55.431.751 per jemaah.
Sedangkan nilai manfaat (NM) untuk subsidi biaya haji tahun ini sebesar Rp 33.215.559 per jemaah (38 persen dari BPIH).
Jumlah ini lebih kecil Rp 765.949 dibanding NM haji 2025 sebesar Rp 33.978.508 per jemaah.
Keadilan dan Keberlanjutan
Transfer pengeluaran keuangan haji dalam rangka pembayaran BPIH 2026 akan dilakukan BPKH ke rekening satuan kerja penyelenggara ibadah haji yang ditetapkan oleh Kementerian Haji sesuai ketentuan perundang-undangan.
BPKH menilai efisiensi dan rasionalisasi biaya sangat krusial untuk menjaga dua prinsip utama dalam keuangan haji: keadilan dan keberlanjutan.
BPKH menilai bahwa besaran BPIH yang telah disepakati ini mencerminkan keseimbangan antara kemampuan jemaah dan pengelolaan nilai manfaat dana haji yang optimal.
“BPKH berkomitmen penuh untuk mendukung keputusan biaya haji 2026 ini,” kata Fadlul.
Mereka siap menyalurkan NM dari hasil investasi dana haji untuk menopang total biaya haji.
BPKH menjamin ketersediaan dana untuk NM aman dan siap digunakan.
Bagi BPKH, penurunan biaya haji tidak hanya meringankan beban jemaah yang berangkat tahun depan, tetapi juga penting untuk menjaga keberlanjutan keuangan haji.
Persiapan Kesehatan dan Uang
Juru Bicara Kementerian Haji Ichsan Marsha mengatakan, karena waktu yang sudah kian dekat, jemaah bisa mulai melakukan persiapan.
Selain kesehatan, juga persiapan uang pelunasan.
Nantinya, pemerintah akan menetapkan besaran Bipih masing-masing embarkasi.
Nominal tersebut dikurangi uang muka setoran awal dan nominal tabungan virtual account hasil pembagian dividen pengelolaan dana haji.
“Insya Allah, dibuka mulai pertengahan November,” katanya. (wan/ttg/Jawa Pos)
Live Update
Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup
Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan