Meski Dana TKD Terpangkas, Bupati Bandung Tetap Lanjutkan Insentif Guru Ngaji – Radar Bandung – Hack.AC.ID

img-20251022-wa0104-1470811-9124499-jpg

RADARBANDUNG.ID, SOREANG — Bupati Bandung, Dadang Supriatna (Kang DS), memastikan, program insentif untuk guru ngaji tetap akan dilanjutkan pada tahun anggaran 2026, meski alokasi Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat dipangkas hampir Rp1 triliun.

Pernyataan ini disampaikan oleh Kang DS saat peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke-10 Tingkat Kabupaten Bandung yang digelar di Lapang Upakarti, Soreang, pada Rabu (22/10/2025).

“Walaupun dana TKD mengalami pemangkasan yang signifikan, kami tetap berkomitmen untuk menjalankan program-program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat, termasuk insentif bagi guru ngaji. Ini adalah bentuk tanggung jawab moral dan sosial kami terhadap pendidikan keagamaan,” ujar Kang DS.

Bupati Bandung tersebut menekankan, sektor keagamaan, terutama pesantren dan madrasah, merupakan pilar utama dalam pembentukan karakter generasi muda. Oleh karena itu, perhatian pemerintah daerah terhadap sektor ini tidak boleh berkurang meskipun kondisi fiskal yang ada cukup menantang.

Selain insentif guru ngaji, Pemerintah Kabupaten Bandung juga terus mengimplementasikan berbagai program pendukung lembaga keagamaan. Di antaranya, hibah untuk Madrasah Ibtidaiyah dan Tsanawiyah serta sertifikasi lahan gratis untuk masjid dan pondok pesantren.

Kang DS menjelaskan, kolaborasi dengan berbagai lembaga terus diperkuat, termasuk dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN), Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), dan Dewan Masjid Indonesia (DMI). Tujuannya adalah untuk memastikan pembangunan sarana pendidikan dan keagamaan dilakukan secara legal, aman, dan sesuai standar bangunan yang layak.

“Dalam situasi fiskal yang terbatas, kita harus mampu berinovasi tanpa mengorbankan program prioritas masyarakat. Kuncinya adalah efisiensi dan kreativitas dalam pengelolaan anggaran,” tambah Kang DS.

Ia juga mengajak para santri, kiai, dan pengasuh pesantren untuk terus mendukung langkah Pemkab Bandung dalam memperkuat kebijakan berbasis keumatan.

“Dengan dukungan pesantren dan masyarakat, kami optimistis program-program ini akan tetap berjalan meski ruang fiskal semakin sempit,” pungkasnya. (*/kus)

Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup

Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan

You May Also Like

About the Author: Hack Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *