RADARBANDUNG.ID, SOREANG — Komisi B DPRD Kabupaten Bandung mendesak Pemerintah Kabupaten Bandung segera menyelesaikan persoalan pembayaran gaji karyawan PT Bandung Daya Sentosa (BDS) yang belum dibayarkan sejak Januari 2025.
Sekretaris Komisi B, Dadang Suryana, menilai keterlambatan pembayaran gaji, tunjangan hari raya (THR), hingga iuran BPJS Ketenagakerjaan adalah bentuk kelalaian serius yang tidak hanya merugikan pekerja, tapi juga mencoreng citra pemerintah daerah sebagai pemilik saham mayoritas di PT BDS.
“Ini sudah menyangkut hak dasar pekerja. Pemerintah Kabupaten Bandung sebagai pemegang saham mayoritas harus segera ambil sikap tegas terhadap direksi PT BDS,” tegas Dadang, Jumat (25/7).
Ia juga menyampaikan kemungkinan pembentukan panitia khusus (pansus) DPRD untuk menyelidiki lebih dalam persoalan internal di tubuh BUMD tersebut.
“Komisi B, menurutnya, akan mengawal proses penyelesaian secara menyeluruh,” ujar dia.
Dalam audiensi tersebut, para pekerja menyampaikan bahwa mereka belum menerima gaji sejak Januari 2025.
“Selain itu, mereka juga tidak mendapatkan THR, uang kompensasi pemutusan hubungan kerja, dan tidak bisa mengakses BPJS karena perusahaan menunggak pembayaran iuran,” ungkapnya.
Kuasa hukum pekerja, Ucok Silalahi menegaskan, pihak perusahaan tidak menunjukkan itikad baik, bahkan selalu mangkir dari panggilan mediasi tripartit di Dinas Ketenagakerjaan.
“Kantor PT BDS sudah tutup. Kami kesulitan menghubungi direksi. Para pekerja tidak tahu harus mengadu ke mana lagi,” kata Ucok.
Ucok menambahkan, pihaknya sedang menyiapkan langkah hukum lanjutan, termasuk gugatan perdata dan pelaporan pidana atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Ketenagakerjaan. Ia juga mendesak DPRD ikut serta mendorong proses hukum agar berjalan cepat dan adil.
“Ini bukan hanya soal manajemen yang tidak becus, tapi potensi pelanggaran hukum yang sistematis. Pekerja berbulan-bulan hidup tanpa kepastian, tanpa penghasilan, dan tanpa perlindungan sosial,” jelasnya.
Ia berharap dukungan DPRD tak berhenti di audiensi, tetapi benar-benar menjadi langkah konkret agar pemerintah daerah tidak lepas tangan.
“DPRD adalah representasi rakyat, maka kami berharap Komisi B bisa terus menekan eksekutif untuk bertindak,” tutup Ucok. (kus)
Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup
Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan