Kejahatan Siber Berkembang Dinamis, Kesadaran Keamanan Digital Harus Terus Diperkuat – Radar Bandung – Hack.AC.ID

images-4-3055507-6080726-jpeg

Hack.AC.ID – Gelombang digitalisasi yang melanda seluruh sektor kehidupan turut membawa serta tantangan keamanan siber yang tak kalah kompleks. Masyarakat diimbau untuk waspada dan menyiapkan antisipasi agar tidak menjadi korban praktik kejahatan siber.

Hal ini terungkap dalam diskusi yang diselenggarakan salah satu perusahaan solusi keamanan siber, Fortinet di Bandung. Pembahasan diskusi mencakup urgensi peningkatan kesadaran dan kapabilitas keamanan siber, khususnya bagi masyarakat dan pelaku usaha di Jawa Barat.

Edwin Lim, Country Director Fortinet Indonesia, mengatakan diskusi yang dilakukan merupakan komitmen perusahaan untuk mengedukasi publik tentang ancaman yang bersifat universal dan terus berkembang.

Dalam pemaparannya, Edwin Lim secara lugas menyatakan bahwa industri keamanan siber sama sekali belum mencapai puncaknya. “Menurut saya, tidak ada puncak. Produk saja selalu berevolusi,” ujarnya.

Pernyataan dia merujuk pada lonjakan jumlah produk keamanan siber Fortinet dari sekitar 20 menjadi lebih dari 60 dalam sepuluh tahun terakhir. Evolusi ini adalah respons langsung terhadap semakin bervariasinya ancaman siber.

Edwin Lim menekankan bahwa ancaman siber tidak mengenal skala bisnis atau status sosial. Baik perusahaan multinasional besar maupun Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bandung, serta individu, sama-sama rentan menjadi target.

UMKM dapat menjadi sasaran empuk karena seringkali memiliki pertahanan siber yang lebih lemah, memungkinkan mereka mendapatkan keuntungan dari volume serangan yang lebih banyak meskipun dengan nilai tebusan yang lebih kecil per insiden.

Fortinet sendiri, kata Edwin, menyediakan solusi dengan fungsionalitas dan teknologi yang sama, namun dengan skala yang dapat disesuaikan untuk kebutuhan bisnis sekecil apapun hingga korporasi raksasa.

Pandemi Covid-19, menurut Edwin Lim, telah menjadi akselerator transformasi digital yang tak terduga. Banyak perusahaan di Jawa Barat dan seluruh Indonesia terpaksa beralih ke ranah daring tanpa persiapan keamanan yang memadai.

“Mungkin mereka punya kesiapan terhadap keamanan juga mungkin belum siap, itu juga akan menjadi ancaman,” jelasnya.

Ini menciptakan variasi kejahatan baru, seperti phishing yang memanfaatkan berita terkait Covid-19. Konsep Work From Home (WFH) atau Work From Anywhere (WFA) juga memicu kebutuhan akan pengamanan perangkat pribadi dan pengelolaan akses data yang lebih ketat, mengkategorikan pengguna berdasarkan peran dan lokasi akses.

Terkait lanskap keamanan siber di Jawa Barat, Edwin Lim mengakui bahwa data spesifik tentang kontribusi pasar Jawa Barat bagi Fortinet masih belum terperinci. Namun, ia memperkirakan bahwa sekitar 80% pasar Fortinet masih terkonsentrasi di wilayah Jabodetabek, sementara 20% sisanya berada di luar.

Dari angka 20% tersebut, Pulau Jawa, termasuk Jawa Barat, memiliki kontribusi terbesar. Sektor-sektor yang paling rentan di Jawa Barat, sejalan dengan tren nasional, adalah yang memiliki konsentrasi data terbanyak, seperti pemerintahan, layanan kesehatan (rumah sakit), dan pendidikan. Sektor perbankan juga krusial, namun umumnya memiliki sistem keamanan yang lebih kuat.

“Landscape paling besar adalah landscape di mana data yang paling besar yang bisa diambil,” tegas Edwin Lim.

Salah satu tantangan besar di Indonesia adalah kurangnya transparansi dalam pelaporan insiden siber. Berbeda dengan negara-negara maju yang memiliki regulasi ketat seperti di Singapura, Eropa, atau Amerika Serikat yang mewajibkan publikasi detail serangan siber, di Indonesia masih ada kecenderungan untuk tidak mempublikasikan insiden jika memungkinkan.

Edwin Lim berharap kehadiran Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) yang disahkan pada Oktober 2022, dapat mendorong transparansi dan akuntabilitas yang lebih baik.

Ia juga menyoroti bahwa banyak insiden siber terjadi bukan karena serangan canggih, melainkan karena “miskonfigurasi” atau kesalahan pengaturan sistem, serta kurangnya kesadaran pengguna, contohnya menggunakan kata sandi yang sama untuk berbagai akun.

Untuk memperkuat keamanan siber, Edwin Lim menekankan pentingnya tiga elemen kunci: People (Manusia), Process (Proses), dan Technology (Teknologi). Teknologi dapat dibeli, namun People yang kompeten dan Process yang terencana adalah fondasi utamanya.

Edwin Lim mendesak perusahaan untuk membangun budaya kesadaran keamanan siber melalui pelatihan rutin bagi seluruh staf, serta investasi pada pelatihan lanjutan bagi tim IT untuk mengikuti perkembangan ancaman terbaru, termasuk potensi kecerdasan buatan (AI).

“AI akan bagus kalau orang yang menggunakan AI itu mengerti AI juga,” imbuhnya.

Isu kekurangan talenta di bidang keamanan siber juga menjadi perhatian, sehingga upaya peningkatan SDM harus menjadi prioritas.

Melalui roadshow di Bandung ini, Fortinet berharap dapat memperluas jangkauan edukasi ke masyarakat luas, dengan media sebagai mitra strategis.

“Harapan kita adalah bahwa kita dengan ini membutuhkan teman-teman sini untuk menjadi kita punya extend arm untuk ke publik lebih luas, biar mereka bisa dapatkan ilmu yang lebih banyak, dapat informasi yang lebih banyak, dan mereka bisa lebih waspada,” tutup Edwin Lim.

(bbb)

Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup

Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan

You May Also Like

About the Author: Hack Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *