KDM Ubah Rombel Jadi 50 Siswa per Kelas, Minimnya Jumlah Sekolah dan Ruang Kelas – Radar Bandung – Hack.AC.ID

img_20250805_200102-6012359-7439397-jpg

RADARBANDUNG.ID, KOTA BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) angkat suara terkait kebijakan terbaru yang mengubah jumlah maksimal siswa dalam satu rombongan belajar (rombel) dari 36 menjadi 50 orang per kelas. Kebijakan ini sempat menuai kritik, namun Dedi menegaskan, keputusan tersebut lahir dari kebutuhan mendesak akibat minimnya jumlah sekolah dan ruang kelas di wilayah padat penduduk.

“Problem utamanya adalah kekurangan sekolah di Kota Bandung, Kota Depok, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, dan Kota Bogor,” jelas Dedi usai menghadiri Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional Apindo di Kota Bandung, Selasa (5/8/2025).

Menurutnya, lonjakan jumlah peserta didik setiap tahun tidak sebanding dengan daya tampung sekolah yang tersedia. Oleh karena itu, kebijakan menambah jumlah siswa per kelas dipilih sebagai langkah darurat agar semua anak tetap mendapat akses pendidikan.

Dedi menyadari idealnya, jumlah siswa dalam satu kelas tidak lebih dari 36, sesuai regulasi dari Kementerian Pendidikan. Namun kondisi lapangan menunjukkan banyak sekolah negeri tidak mampu menampung seluruh siswa baru karena keterbatasan infrastruktur.

“Ini bukan soal ideal atau tidak, tapi soal solusi darurat. Kalau kita paksakan angka maksimal 36 tanpa menambah ruang kelas, maka akan ada ribuan anak yang tidak dapat sekolah,” tegasnya.

KDM menyebut kekurangan ruang kelas merupakan warisan dari minimnya pembangunan sekolah dalam beberapa tahun terakhir. Ia mengkritik anggaran yang sebelumnya lebih banyak dialokasikan untuk sektor teknologi informasi dibanding pembangunan sekolah.

“Dulu belanja kita dominan ke teknologi informasi. Baru sekarang kita gas pembangunan ruang kelas. Di SMA saja, sudah tambah 38 unit di awal masa jabatan saya,” ungkap Dedi.

Menanggapi kritik kebijakan rombel, Dedi secara langsung menyiratkan kebijakan ini muncul karena lemahnya pembangunan sekolah di masa lalu.

“Saya nggak tahu sebelumnya bagaimana. Yang jelas, sekarang kami sedang bekerja keras memperbaiki kondisi ini,” ungkap Dedi.

Pemprov Jabar berkomitmen mempercepat pembangunan ruang kelas dan unit sekolah baru, terutama di wilayah urban yang mengalami lonjakan jumlah siswa. Dedi menegaskan rombel 50 siswa bukanlah kebijakan permanen, melainkan solusi jangka pendek sembari pembangunan digenjot.

“Yang penting anak-anak tetap sekolah dulu. Sambil itu, kami bangun sekolah-sekolah baru,” jelasnya.(dsn)

Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup

Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan

You May Also Like

About the Author: Hack Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *