BBPOM Bandung Ungkap 46 Produk Obat Bahan Alam Mengandung Bahan Kimia – Radar Bandung – Hack.AC.ID

img_91411-8085634-6634715-jpg

RADARBANDUNG.ID, KOTA BANDUNG – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung kembali menemukan puluhan obat bahan alam (OBA) yang tercemar bahan kimia obat (BKO) beredar di pasaran. Hingga semester I tahun 2025, sebanyak 46 produk OBA berbahan kimia berbahaya teridentifikasi di sejumlah fasilitas distribusi.

Kepala BBPOM Bandung, I Made Bagus Gerametta menjelaskan temuan tersebut merupakan hasil pengawasan intensif dan uji laboratorium yang dilakukan sejak 2024.

Ia menyebut, peredaran OBA BKO masih marak meskipun sebagian produk sudah pernah diumumkan dalam Public Warning BPOM.

“Temuan ini membuktikan praktik penambahan bahan kimia obat pada obat tradisional masih menjadi persoalan serius. Dampaknya bukan hanya berisiko tinggi bagi kesehatan masyarakat, tetapi juga menggerus kepercayaan terhadap industri obat bahan alam,” tegas Bagus saat ditemui di Kantor BBPOM Bandung, Jumat (12/9/2025).

Ia mengungkapkan sebagai langkah penindakan, BBPOM Bandung langsung menarik produk yang melanggar ketentuan sekaligus memperluas sosialisasi kepada masyarakat. Upaya ini juga dibarengi dengan bimbingan teknis (bimtek) bagi pelaku usaha untuk meningkatkan literasi, memperkuat kepatuhan regulasi, serta memastikan distribusi obat bahan alam berjalan sesuai ketentuan.

img_20250912_163133-2476536

Contoh produk obat tradisional yang mengandung BKO dan TIE. (Diwan Sapta Nurmawan/Radar Bandung)

Menurutnya, bimtek tersebut tidak hanya menyasar pelaku usaha, tetapi juga melibatkan berbagai pihak.

“Kami ingin membangun sinergi lintas sektor antara pemerintah, akademisi, media, asosiasi, dan pelaku usaha. Literasi yang kuat dan komitmen nyata dari semua pihak adalah kunci agar peredaran OBA terbebas dari BKO,” ujarnya.

Bagus menekankan Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan obat bahan alam karena didukung kekayaan hayati yang melimpah. Namun, potensi tersebut menghadapi tantangan besar bila praktik pencampuran bahan kimia berbahaya masih terjadi.

Untuk itu, Bagus menambahkan pengawasan harus diperkuat agar produk dalam negeri tetap aman, bermutu, dan memiliki daya saing di pasar global.

“Melalui semangat kolaborasi dan inovasi, mari kita wujudkan pengawasan obat dan makanan yang semakin efektif. Perlindungan kesehatan masyarakat harus menjadi prioritas, sekaligus mendorong daya saing obat bahan alam Indonesia, baik di pasar nasional maupun internasional,” ucap Bagus.(dsn)

Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup

Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan

You May Also Like

About the Author: Hack Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *