RADARBANDUNG.ID, KOTA BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan Badan Urusan Logistik (Bulog) melaksanakan program bantuan distribusi pangan berupa beras. Penerima bantuan didasarkan pada Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DT SEN).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gingin Ginanjar menjelaskan pada tahun 2025 ini, ada sebanyak 85.167 warga Kota Bandung yang menjadi Penerima Bantuan Pangan (PBP) dan untuk se-Bandung Raya ada 581.710 PBP.
“Berdasarkan ketentuan nasional, batas waktu penyaluran bantuan sampai 30 Juli. Bantuan pangan ini untuk 2 bulan; Juni-Juli namun dibagikan sekaligus di bulan Juli sehingga setiap penerima mendapat 2 karung beras, masing-masing 10 kg,” ujar Gingin Ginanjar di Kelurahan Cihapit, Jl. Sabang, Kota Bandung, Jumat (18/7/2025).
Penyaluran beras PBP dimulai dari Cihapit dengan alokasi di dua tempat.
“Hari ini kita mulai penyaluran bantuan pangan se-Bandung Raya yang dimulai dari Cihapit. Penyaluran sekarang untuk dua alokasi. Khusus Kota Bandung ada sekitar 85 ribu penerima dengan tonase (kapasitas) beras sebanyak 851 ton. Kalau dua alokasi kita ada 1.700-an ton,” ujar Ashville Nusa Panata.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyebut program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjawab soal cadangan pangan. Berdasarkan amanat dari Peraturan Daerah (Perda) No. 3 tahun 2024 pasal 4, dimana tiap pemerintah daerah diwajibkan menyediakan gudang cadangan pangan.
Oleh karena itu, menurutnya, Pemkot Bandung dan DKPP tengah mengkaji dan merencanakan gudang cadangan pangan.
Selain itu, Gingin menambahkan Pemkot Kota Bandung punya namanya cadangan pangan pemerintah daerah, berupa beras, tapi untuk sementara ini di titipan di Bulog. Fungsi dari cadangan pangan sebagai antisipasi saat dibutuhkan misalnya seperti situasi kebencanaan atau saat harga naik.
Terkait kenaikan harga beras, Farhan memastikan keseimbangan antara keuntungan bagi petani dan daya beli masyarakat.
“Bagaimanapun juga, para petani membutuhkan harga beras untuk naik, tetapi pada saat bersamaan kita pun memastikan tingkat kenaikan harga beras tidak menurunkan daya beli masyarakat,” jelas Farhan.(dsn/mg2)
Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup
Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan