Penglipuran Tanah Sunda, RW 19 Antapani Model Nasional Pengelolaan Sampah – Radar Bandung – Hack.AC.ID

img_20251025_162012-1719204-9598236-jpg

RADARBANDUNG.ID, KOTA BANDUNG – Program pengelolaan sampah berbasis masyarakat di RW 19 Kelurahan Antapani Tengah, Kota Bandung, kembali mendapat sorotan positif. Model yang dikelola Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Jasmine Integrated Farming ini dinilai menjadi percontohan nasional dalam penyelesaian sampah dari hulu, bahkan disebut sebagai Penglipuran di Tanah Sunda karena efektivitas, kerapian lingkungan, dan konsistensi warganya dalam memilah sampah sejak dari rumah.

Ketua KSM Jasmine Integrated Farming, Doddi Iryana Memed mengungkapkan kegiatan ini digagas sejak 2019, berawal dari upaya sederhana mengumpulkan sampah anorganik seperti plastik. Namun enam bulan berjalan, keterbatasan alat menjadi kendala.

Momentum pun muncul melalui program pemerintah kota Kurangi, Pisahkan, dan Manfaatkan (Kang Pisman) yang mendorong pemilahan sampah di tingkat keluarga. Sejak itu, kader dan ibu-ibu RW setempat konsisten mengolah residu, organik, dan anorganik secara terstruktur.

Menurut Doddi, program ini tidak dibangun untuk sensasi atau viralitas, melainkan perubahan perilaku warga.

“Kami ingin sampah dipilah dari rumah. Alhamdulillah kini 95 persen warga sudah melakukannya,” ujar Doddi saat ditemui Jl. Banjarsari, RW 19 Antapani Tengah, Kota Bandung, Sabtu (25/10/2025).

Doddi menjelaskan setiap pekan kawasan Jasmine Integrated Farming menghasilkan sekitar 1 ton sampah rumah tangga. Dalam sebulan, angkanya mencapai 4,5 hingga 5 ton. Seluruhnya tidak lagi dikirim ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS), melainkan langsung dikelola di lingkungan RW.

“Kurang lebih 300 rumah sudah membuang sampahnya di sini, tidak keluar lagi,” ucap Doddi.

img_20251025_161921-8980602

Upaya sederhana mengumpulkan sampah anorganik seperti plastik.(Diwan Sapta Nurmawan/Radar Bandung)

Doddi menambahkan konsep ini menjadikan Jasmine Integrated Farming sebagai lokasi studi banding tingkat nasional hingga internasional. Delegasi dari Korea, Norwegia, dan Italia pernah melihat langsung pengelolaan sampah di kawasan ini.

Meski hasilnya signifikan, kendala sosial sempat muncul. Doddi menyebut pendekatan edukasi menjadi strategi utama.

“Namanya masyarakat heterogen, perlu kesabaran. Pernah ada warga buang sampah sembarangan. Kami lakukan pembinaan, bahkan tegas menolak tanda tangan administrasi bagi warga yang tak mau memilah,” katanya.

Saat ini Doddi sudah membina sekitar 20 RW di berbagai wilayah Kota Bandung melalui program Kampung Iklim.

Dalam praktek pengolahannya, Doddi pun menjelaskan Jasmine menggunakan metode open window, dimana sampah organik diproses menjadi kompos tanpa campuran kimia. Kompos ini menjadi media tanam untuk berbagai tanaman pangan warga, termasuk pakcoy, kangkung, terong, dan bawang.

“Produk turunan lain berupa bibit tanaman, minuman herbal secang, dan pupuk kemasan juga mulai dipasarkan, termasuk oleh kalangan medis yang mengenal manfaat produknya,” jelasnya.

Inspektur Wilayah I KLH BPLH, Hamdan Syukri Batubara menyebut model ini telah menuntaskan persoalan sampah dari sumbernya.

“Organisasi pengelolaan sampahnya berjalan. Residu tergolong zero. Ini luar biasa dan harus direplikasi,” kata Hamdan.

img_20251025_162052-2070040

Pengolahan sampah organik diproses menjadi kompos tanpa campuran kimia.(Diwan Sapta Nurmawan/Radar Bandung)

Hamdan menilai, model ini lebih komprehensif dibanding destinasi wisata Penglipuran di Bali.

“Di sini jalannya bersih, penghijauan terlihat, masyarakat peduli. Ini visi utama pengelolaan sampah nasional,” ujarnya.

Hamdan menegaskan melalui pendekatan ini, pemerintah menekan biaya pengangkutan, penyediaan lahan, dan penanganan residu di hilir.

Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan dan Limbah B3 DLH Kota Bandung, Salman Faruq menyebut kawasan ini menjadi bukti solusi integratif, pemilahan sumber, pengolahan organik, kompos, dan pemanfaatan urban farming.

“Ujungnya, beban pengangkutan sampah ke TPA berkurang,” ujar Salman.

Sejak TPA Regional Sarimukti menerapkan penimbangan tonase, Kota Bandung dibatasi 981 ton per hari, dari sebelumnya 1.200 ton.

“Ada gap sekitar 300 ton per hari. Program berbasis masyarakat seperti ini yang mengurangi,” jelasnya.

Salman mengungkapkan di Kota Bandung, sekitar 400 RW telah melakukan pemilahan dan pengolahan mandiri melalui program Kawasan Bebas Sampah. Namun angka tersebut baru mencakup sepertiga dari total populasi RW. Tantangan terbesar ada di kawasan padat dengan minim lahan.

Menurut Salman, melalui program Siskamling Siaga Bencana, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mendorong identifikasi lahan-lahan kecil, bahkan 40-50 meter persegi, untuk tempat pengolahan sampah komunal. DLH kini menambah pendamping edukatif di tingkat kecamatan, baik melalui forum warga maupun skema door to door.

Salman menyebut peresmian Jasmine di tahun 2019 merupakan puncak dari proses panjang. Membentuk budaya memilah sampah tidak instan. Butuh lima sampai enam tahun. Program Kang Pisman yang digaungkan Wali Kota terdahulu kini diteruskan oleh pemimpin saat ini untuk memperkuat tata kelola lingkungan.

“Sinergi warga, pemangku kebijakan, dan penggiat lingkungan menjadikan RW 19 Antapani sebagai bukti persoalan sampah dapat dituntaskan dari akar. Hasilnya terlihat, lingkungan rapi, hijau, produktif, dan mandiri,” ujar Salman.(dsn)

Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup

Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan

You May Also Like

About the Author: Hack Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *