World Cleanup Day 2025, Jabar Berseka, Bukan Slogan tapi Kebutuhan – Radar Bandung – Hack.AC.ID

dlhprov-9887118-3646419-jpeg

RADARBANDUNG.ID, KOTA BANDUNG – Jawa Barat menegaskan komitmennya menjadi provinsi Jabar Berseka (Jawa Barat Bersih, Sehat, Kayungyun, Asri, Hijau, Nyaman, dan Berkelanjutan) melalui aksi massal World Cleanup Day (WCD) 2025, Sabtu (20/9/2025). Aksi bersih-bersih yang dipusatkan di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, Kota Bandung, ini melibatkan seluruh elemen masyarakat dari 27 kabupaten dan kota.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman menegaskan WCD bukan sekadar seremoni, tetapi momentum penting untuk membangkitkan kesadaran bersama menghadapi krisis sampah. Ia menyoroti kondisi Bandung Raya yang setiap hari menghasilkan 1.500 hingga 2.000 ton sampah, di mana 1.200 ton di antaranya ditumpuk di TPA Sarimukti.

“Kalau tidak dikelola dengan baik, Bandung tinggal menunggu waktu meledak oleh sampah. Ini bukan hanya persoalan teknis, tapi menyangkut harga diri dan kehormatan Jawa Barat,” tegas Herman di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, Kota Bandung, Sabtu (20/9/2025).

Herman menjelaskan keterbatasan kapasitas TPA Sarimukti membuat Pemprov Jabar membatasi ritase pengangkutan sampah harian, yakni 214 rit dari empat daerah utama, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Cimahi, dan Bandung Barat. Namun, justru ada daerah yang meminta tambahan ritase.

“Artinya, volume sampah terus bertambah. Jika dibiarkan, kota yang seharusnya menjadi wajah Jawa Barat justru berubah menjadi simbol krisis sampah,” katanya.

Herman menegaskan kebersihan bukan hanya urusan lingkungan, tetapi juga mencerminkan perilaku, kesehatan, dan kualitas peradaban masyarakat.

“Negara maju menjaga kebersihan sebagai budaya. Kalau lingkungan bersih, masyarakat sehat lahir batin, produktif, dan maju. Sebaliknya, kotor mencerminkan perilaku yang sakit, memicu penyakit seperti diare, DBD, TBC, hingga stunting,” ujar Herman.

Herman membawa sapu dalam aksinya sebagai simbol gerakan bersih-bersih. Namun ia mengingatkan, simbol tidak berarti tanpa tindakan nyata.

“Bukan sekadar kumpul, foto, lalu selesai. Yang terpenting tindak lanjutnya. Mulai dari rumah, kantor, sekolah, kampung, semua harus bersih. Minimal satu minggu sekali kita hidupkan kembali tradisi Jumat Bersih,” ucapnya.

Menurut Herman, penyelesaian masalah sampah hanya bisa dilakukan melalui gerakan kolektif dengan semangat sabilulungan, gotong royong.

“Kami minta seluruh dinas lingkungan hidup, camat, kepala desa, hingga kader masyarakat di 27 kabupaten dan kota bergerak bersama. Masalah ini tidak bisa diselesaikan perorangan, harus sabilulungan,” katanya.

Pemprov Jabar juga menyiapkan penghargaan seperti Penghargaan Makuta Binokasih, Karya Dharma Mahawana serta Gapura Sri Baduga untuk kabupaten dan kota serta desa yang konsisten menjaga kebersihan. Ajang kompetisi antarwilayah diharapkan menjadi pemicu inovasi dalam pengelolaan sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jabar, Ai Saadiyah Dwidaningsih menegaskan WCD menjadi momentum menggerakkan masyarakat luas untuk lebih peduli.

“Target kami bukan hanya bersih sehari, melainkan membangun kebiasaan kolektif menjaga lingkungan. WCD adalah langkah menuju Jawa Barat bebas sampah,” ujar Ai Saadiyah.

Herman kembali menegaskan Jawa Barat Berseka bukan sekadar slogan, melainkan kebutuhan nyata.

“Kalau Jawa Barat kotor, itu memalukan. Kebersihan adalah harga diri dan kehormatan kita. Karena itu, Jabar Berseka, inilah komitmen kita bersama,” tegas Herman.

Titik aksi World Cleanup Day di Provinsi Jawa Barat tersebar di beberapa daerah, yakni Kota Depok di Pasar Kemiri Muka, Kabupaten Bekasi di Jatimelati, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Kabupaten Karawang di Perumahan BHI, Kampung Rawa Bolang, Kampung Pajiten, Kampung Talaga, dan Kampung Torojo, Kabupaten Purwakarta di alur Sungai Citarum-Dawuan, Kabupaten Majalengka di Taman Bagja Raharja, Kabupaten Cirebon di Desa Gebang Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Kuningan di Pandapa Paramarta, Kabupaten Pangandaran di Pantai Timur Pangandaran, Kota Tasikmalaya di titik desa masing-masing.

Sementara itu, titik aksi World Cleanup Day di Kota Bandung di Sungai Cipaganti, sedangkan Kabupaten Garut di Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Bandung di SMPN 2 Handayani, SMAN 1 Banjaran, dan Gedung Sabilulungan, Kabupaten Cianjur di Alun-alun Cianjur, Kabupaten Sukabumi di desa dan kelurahan se-Kabupaten Sukabumi, serta Kota Sukabumi di Gedung Juang Sukabumi dan Lapangan Merdeka.(dsn)

Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup

Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan

You May Also Like

About the Author: Hack Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *