Hack.AC.ID, BANDUNG – Proses melahirkan merupakan salah satu momen paling bersejarah dalam kehidupan seorang perempuan. Untuk memastikan persalinan berjalan aman tanpa terkendala biaya, banyak masyarakat kini memanfaatkan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari BPJS Kesehatan. Program ini memberikan jaminan pembiayaan pelayanan kesehatan, termasuk bagi ibu hamil yang menjalani pemeriksaan kehamilan dan persalinan di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Salah satu peserta yang merasakan manfaat program ini adalah Isnaeni (37), seorang ibu rumah tangga asal Bandung yang telah menjadi peserta BPJS Kesehatan sejak tahun 2018. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya perlindungan dari Program JKN, terutama saat menjalani masa kehamilan hingga proses persalinan anak keempatnya beberapa waktu lalu.
“Saya benar-benar bersyukur menjadi peserta BPJS Kesehatan. Dari awal kontrol kehamilan di puskesmas sampai proses melahirkan di rumah sakit, semuanya dilayani dengan baik dan tidak dipungut biaya tambahan,” ujar Isnaeni dengan nada haru, Rabu (29/10).
Selama masa kehamilan, Isnaeni rutin melakukan pemeriksaan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat dirinya dan keluarga terdaftar sebagai peserta JKN. Ia mengaku pelayanan di fasilitas tersebut sangat memuaskan.
“Setiap kali datang untuk kontrol kehamilan, pelayanannya selalu cepat dan petugasnya ramah. Saya merasa sangat terbantu karena semua prosesnya mudah dan tidak berbelit,” tuturnya.
Menjelang waktu persalinan, Dokter di Puskesmas memantau bahwa usia kandungan Isnaeni telah memasuki minggu ke-38. Saat itu, Isnaeni merasa lemas dan sering pusing.
“Waktu itu badan saya rasanya lemah sekali dan sering pusing. Dokter menyarankan untuk cek laboratorium karena khawatir ada masalah pada darah,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, kadar hemoglobin (Hb) Isnaeni ternyata berada di bawah 7 g/dL. Dokter menjelaskan bahwa kondisi ini termasuk anemia berat, yang bisa membahayakan dirinya dan sang buah hati jika tidak segera ditangani.
“Dokter bilang Hb saya sangat rendah, jadi harus segera dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Saya sempat khawatir, tapi bersyukur karena proses rujukan dan pelayanan BPJS Kesehatan sangat membantu.” Ungkap Isnaeni
Setibanya di rumah sakit, Isnaeni ditangani langsung oleh petugas administrasi yang membantu proses verifikasi data kepesertaannya sebagai peserta BPJS Kesehatan. Menurutnya, proses administrasi berjalan cepat dan mudah.
“Petugasnya sangat sigap, begitu saya datang dan menyerahkan kartu JKN langsung dibantu proses verifikasi tanpa harus menunggu lama,” ujar Isnaeni.
Tak lama setelah proses administrasi selesai, Isnaeni mendapatkan kamar perawatan untuk menunggu proses persalinan. Ia merasa nyaman karena petugas rumah sakit memberikan pelayanan yang profesional dan penuh perhatian.
“Bidan dan dokternya juga sangat ramah dan telaten. Saya terus dipantau sampai akhirnya bisa melahirkan secara normal dengan lancar,” ujarnya penuh rasa syukur.
Proses persalinan Isnaeni berjalan dengan baik dan tanpa komplikasi. Setelah melahirkan, ia dirawat di ruang perawatan ibu dan bayi selama tiga hari untuk pemulihan. Seluruh biaya pelayanan kesehatan, mulai dari kamar, obat-obatan, hingga tindakan medis, ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kami sempat khawatir akan ada biaya tambahan atau administrasi lain, tapi ternyata tidak ada sama sekali. Semua prosesnya jelas dan transparan. Petugas rumah sakit juga dengan sabar menjelaskan hak dan kewajiban peserta,” jelasnya.
Kini, Isnaeni dan bayinya telah kembali ke rumah dalam kondisi sehat. Ia mengaku sangat bersyukur atas kemudahan dan perlindungan yang diberikan BPJS Kesehatan selama proses kehamilan hingga persalinan.
“Kalau tidak ada BPJS Kesehatan, saya mungkin akan sangat terbebani dengan biaya persalinan. Program ini benar-benar membantu masyarakat seperti saya. Negara hadir lewat BPJS Kesehatan,” ucapnya dengan penuh rasa terima kasih.
Isnaeni juga mengajak masyarakat untuk aktif memastikan status kepesertaan JKN mereka tetap aktif agar dapat merasakan manfaat yang sama saat membutuhkan pelayanan kesehatan.
Program JKN yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Dengan menjadi peserta aktif, masyarakat dapat merasakan kenyamanan dan keamanan dalam memperoleh layanan kesehatan tanpa khawatir terhadap beban biaya, termasuk saat melalui momen penting seperti persalinan. (BS/rs)
Live Update
Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup
Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan