RADARBANDUNG.ID, KOTA BANDUNG — Telkom University, bekerja sama dengan Desa Berdaya Foundation, meluncurkan program inovatif yang menggabungkan teknologi hidroponik dan akuaponik berbasis sensor dan Internet of Things (IoT) untuk memberdayakan masyarakat Desa Panyileukan. Inisiatif ini bertujuan mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kualitas hidup warga setempat.
Ketua tim implementator, Prof. Indrarini Dyah Irawati, menjelaskan bahwa teknologi ini mencakup sensor pH, suhu, dan kekeruhan yang terintegrasi dalam sistem hidroponik dan akuaponik. Sensor-sensor ini memantau kondisi air secara real-time, memastikan lingkungan yang optimal untuk budidaya.
“Dengan menggunakan ESP32 sebagai mikrokontroler, data dari sensor diproses dan dikirim melalui komunikasi LoRa Wireless. Ini memungkinkan pemantauan parameter air seperti pH, suhu, dan kekeruhan secara akurat dan efisien,” kata Indrarini, Rabu (29/5/2024).
Baca Juga : Pelaku Penusukan di Gading Tutuka Soreang Ditangkap: Motifnya Cemburu
Menambahkan hal itu, Ketua Digital Collaboration for Sustainability (DCS) Telkom University, Dr. Runik Machfiroh menekankan bahwa program ini selaras dengan prinsip-prinsip Sustainable Development Goals (SDGs), terutama dalam aspek air bersih, energi terjangkau, kehidupan darat, dan institusi yang kuat.
“Program ini tidak hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang memberdayakan masyarakat melalui partisipasi aktif mereka. Kami berharap program ini dapat menciptakan perubahan positif dalam pengelolaan akuaponik dan kualitas hidup masyarakat,” ujar Runik.
Sementara itu, Direktur Desa Berdaya Foundation, Noor Yahya Mohamad, Desa Panyileukan memiliki lokasi strategis di dekat pusat Kota Bandung dengan aksesibilitas yang baik dan lingkungan alam yang potensial. Namun, potensi ini belum sepenuhnya dimanfaatkan.
Baca Juga : Buruh Tolak Potongan Upah untuk Tapera: Beban Tambahan di Tengah Keterpurukan Ekonomi
“Kurangnya pengetahuan dan akses ke pelatihan menjadi kendala utama. Program CSR ini hadir sebagai solusi inovatif untuk mengatasi masalah tersebut,” jelas Noor Yahya.
Sementara itu, Ketua RW 08 Desa Panyileukan, Bambang Sucipto, mengakui bahwa program ini telah memberikan manfaat nyata kepada 50 kepala keluarga di wilayahnya. “Dengan teknologi ini, kami dapat menciptakan ekosistem lingkungan yang mendukung kualitas air bersih untuk budidaya ikan. Kami berharap pemberdayaan masyarakat lokal ini terus berlanjut dan mendukung keberhasilan program,” pungkasnya. (rup)
Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup
Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan