RADARBANDUNG.ID, JAKARTA – Carut marut Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berdampak panjang.

Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) menyebut, banyak anak putus sekolah lantaran tak lolos PPDB.
Koordinator Nasional JPPI Ubaid Matraji mengatakan, mengetahui hal tersebut dari laporan dari masyarakat.
Baca Juga :Persib Bandung Akan Datangkan Dua Pemain Anyar
Ketika anak mereka tak dapat kursi di PPDB, maka pilihannya hanya ke sekolah swasta.
Padahal, kerap kali sekolah-sekolah swasta ini berbiaya mahal.
”Lah sekolah swasta gratis apa mbayar? Pasti tidak bebas biaya kan? Ada biaya spp, seragam, uang buku, ekstrakurikuler, uang wisuda dan lain sebagainya,” ujarnya di Jakarta, kemarin.
Baca Juga : Pemdaprov Jawa Barat Komitmen Berantas Judi “Online” dan Perjudian Konvensional
Usai nekat masuk swasta karena tak lolos PPDB ini, kebanyakan dari mereka akhirnya mandek tengah jalan akibat tak tak kuat membayar SPP.
Bahkan, kata dia, kalaupun ada yang nekat tetap bersekolah dengan menunggak SPP ini atau tarikan lainnya, mereka terpaksa tak bisa mengambil ijazah ketika sudah lulus.
”Sehingga akhirnya ketika lulus kelas 6 atau kelas 9, ijazahnya ditahan oleh sekolah. Kenapa? Karena spp belum dibayar, seragam belum dibayar, uang buku paket belum dibayar, dan masih banyak lagi tagihan yang harus dilunasi,” jelasnya.
Ubaid sangat menyayangkan hal tersebut lantaran secara jelas di Pasal 34 Undang-Undang Sisdiknas maupun Pasal 31 Undang-Undang Dasar 1945, diamanatkan bahwa semua anak Indonesia punya hak yang sama untuk mendapatkan akses layanan pendidikan.
Oleh karenanya, dia mendorong agar PPDB ini untuk dikaji ulang.
”Karena itu tujuan kami yang pertama adalah mengajak partisipasi masyarakat supaya mereka sadar tentang haknya, sehingga jangan mau lagi ada PPDB sistem kompetisi. Karena mereka punya hak yang sama,” tegasnya.
Diakuinya, terus berulangnya masalah di PPDB lantaran tak ada perubahan pada sistemnya.
Sistem dinilainya masih diskriminatif dan tidak berkeadilan hingga akhirnya kecurangan-kecurangan kembali terjadi.
Mirisnya lagi, kata dia, ada orang tua siswa yang berpandangan bahwa mereka harus melakukan kecurangan. Sebab, tanpa itu, anak mereka tidak bisa mendapatkan haknya untuk bersekolah di sekolah negeri. ”Ada yang bilang, Pak, di PPDB ini kita kalau enggak curang, dicurangi. Jadi sedemikian masalahnya PPDB di lapangan ini,” ungkapnya.
Selain sistem yang dibenahi, Ubaid juga mengusulkan agar pemerintah daerah menggandeng sekolah swasta untuk PPDB ini. Sehingga, pada prosesnya, siswa tidak lagi mengalami penolakan atau kegagalan karena daya tampung besar.
Kemudian, pemerintah juga harus memberikan bantuan pendanaan untuk siswa-siswa yang masuk di sekolah swasta tersebut. Dengan begitu, siswa dan orang tua siswa tak perlu membayar biaya sekolah tinggi untuk bersekolah di satuan pendidikan swasta.
”Kekurangan bangku itu terjadi karena pemerintah daerah hanya mengurusi sekolah negeri saja. Daya tampung tidak kurang apabila sekolah swasta dilibatkan dalam PPDB,” pungkasnya. (mia/jawa pos)
Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup
Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan