Pteridophyta (Tanaman Paku) : Pengertian, Ciri dan Jeninya

pteridophyta-1982940-2971290-png
pteridophyta-9269439


Definisi Pteridophyta

Pteridophyta (paku) merupakan tumbuhan tingkat tinggi yang telah memiliki akar, daun, dan batang sejati. Tumbuhan paku ini dapat ditemukan di tempat lembab (higrofit), di air (hidrofit) dan menempel pada pohon lain (epifit). Pteridophyta tidak menghasilkan biji dalam proses seksual, tetapi mereka melepaskan spora sebagai alat penyebaran dan reproduksi. Saat ini, ada sekitar 12.000 spesies pteridophyta yang dikenal.


Ciri-ciri Pteridophyta

  • Organisme multiseluler dan eukariotik (selnya memiliki membran inti).
  • Memiliki akar, batang, daun sejati dan memiliki spora, sehingga disebut spora cormophyta.
  • Akarnya berbentuk seperti serabut dan terdapat calyptra (tudung akar) di ujungnya. Jaringan akar tumbuhan paku terdiri dari epidermis, korteks dan silinder pusat.
  • Batang juga tersusun atas jaringan epidermis, korteks dan silinder pusat. Di silinder pusat terdapat ikatan pembuluh (pembuluh) yang berperan penting dalam siklus hidup.
  • Daun terdiri dari jaringan epidermal, mesofil dan jaringan pembuluh.
  • Tumbuhan paku dapat bereproduksi baik secara seksual maupun aseksual dalam suatu siklus yang berkesinambungan (metagenesis).
  • Tidak menghasilkan biji.
  • Banyak spesies hidup di daerah tropis basah.

Jenis Pteridophyta


Berdasarkan Jenis Spora

Tumbuhan paku homospora adalah tumbuhan paku yang menghasilkan spora dengan jenis kelamin dan ukuran yang sama, tidak dapat dibedakan antara spora jantan dan betina. Tumbuhan jenis ini biasa disebut paku Isospora.

Paku heterospora adalah tumbuhan paku yang menghasilkan spora yang ukurannya berbeda antara spora jantan dan betina. Spora jantan yang sangat kecil disebut mikrospora. Sedangkan spora betina berukuran sangat besar, disebut makrospora. Heterospora dikenal sebagai an-isospora.

Pakis transisional adalah pakis dengan jenis kelamin berbeda (jantan atau betina), tetapi ukuran sporanya sama.


Per kelas

  • Psilophyta (Paku Kuno/Paku Telanjang)

Kelas Pteridophyta psilophyta tidak memiliki daun dan akar sejati tetapi memiliki batang yang sudah memiliki bundel pembawa. Batangnya bercabang dan memiliki sporangium di ujungnya. Secara umum, mereka sering terlihat di perairan dangkal. Dinding selnya mengandung beberapa lapis sel yang tersusun sebagai tetrad dengan diameter sekitar 1 cm. Bagian yang melebar bukanlah daun melainkan mulut kulit yang mandul dan berfungsi untuk asimilasi sehingga dianggap sebagai bentuk tua dari daun. Pada batang terdapat struktur yang disebut mikrofil. Microphytes berbentuk sisik, tidak berkaki dan jarang tersusun dalam garis spiral.

  • Equisetophyta/Sphenophyta (ekor kuda)

Tumbuhan paku golongan ini merupakan tumbuhan paku dengan batang yang mirip dengan bentuk ekor kuda. Daunnya seperti teman dan tersusun melingkar

  • Lycophyta (Paku Kawat/Paku Klub)

Lycophyta adalah pakis dengan bundel penyangga sederhana dan memiliki akar yang membentuk cabang bercabang. Di dalam tubuh tumbuhan ini ditemukan daun yang berbentuk seperti rambut atau jarum. Sporofil berbentuk segitiga sama sisi, berangkai, memiliki sporangium agak pipih. Letak sporangium ada di bagian atas daun, dekat pangkal.

  • Filicinae / Pterophyta (pakis sejati)

Filicinae adalah kelompok tumbuhan paku yang tingkatnya lebih tinggi dari sebelumnya. Kelas ini sudah memiliki akar, batang dan daun sejati secara utuh. Daunnya besar dan disebut megaphyll. Batangnya dapat tumbuh di atas atau di bawah tanah. Ciri khas filicinae adalah daunnya yang mudah menggulung dengan spora yang biasanya terdapat pada permukaan daun.


Kelebihan Pteridophyta


Pakis yang biasa digunakan sebagai sayuran antara lain Marsilea Crenata (Semanggi) dan Pteridium Aquilinum (Paku Garuda).


Beberapa spesies yang digunakan sebagai tanaman hias adalah Adiantum Cuneatum (Suplir), Asplenium Nidus (Paku Sarang Burung) dan Platycerium Biforme (Paku Menjangan Simbar).


Contoh pakis yang digunakan sebagai obat adalah Equisetum (ekor kuda) sebagai diuretik dan Selaginella sebagai obat luka.


Pakis yang banyak digunakan untuk tiang bangunan adalah Alsophila Glauca.


Equisetum sp (pakis ekor kuda) juga banyak digunakan sebagai bahan abrasif atau penggosok.


Tumbuhan paku yang banyak dimanfaatkan sebagai pupuk hijau adalah Azolla pinnata (simbiosis dengan Anabaena Azolle) yang dapat memfiksasi gas nitrogen bebas.


Metode reproduksi Pteridophyta

Reproduksi tumbuhan paku dibagi menjadi 2 (dua) fase, yaitu: fase vegetatif dan fase generatif. Reproduksi vegetatif pakis melalui rimpang dan membentuk spora. Generatif dengan pembentukan gamet. Tumbuhan paku mengalami pergantian generasi (metagenesis), yaitu pergantian generasi antara generasi sporofit (penghasil spora) dan generasi gametofit (penghasil gamet). Proses metagenesis tumbuhan paku adalah sebagai berikut:


Fase sporofit

  • Spora dihasilkan dari kotak spora yang disebut sporangium
  • Sporangia berkumpul dalam tubuh yang disebut sorus, yang berisi daun sporofit
  • Spora muncul dari sporangium dan jika jatuh pada tempat yang sesuai akan terjadi pembuahan dan membentuk zigot
  • Zigot akan berkembang menjadi sporofit dan berkembang menjadi sporofit dewasa.

Fase gametofit

  • Pada generasi gametofit, protarium membentuk anteridium sebagai organ reproduksi jantan dan menghasilkan spermatozoa sedangkan arkegonium membentuk organ reproduksi betina yang menghasilkan telur.
  • Hasil peleburan antara sperma dan sel telur menghasilkan zigot yang kemudian tumbuh menjadi tanaman pakis baru yang memiliki akar, batang dan daun.

Siklus reproduksi pakis

siklus-reproduksi-9701133


Klasifikasi Pteridophyta

klasifikasi-tanaman-paku-9836693


perbedaan kelas Pteridophyta (Psilophtinae dan Lycopodiinae)

perbedaan-kelas-1473103


Contoh gambar tanaman paku

contoh-tanaman-paku-1353779


Jadi artikel dari worlddikbud.co.id lebih Pteridophyta (pakis): pengertian, ciri-ciri, jenis, kelebihan, cara perkembangbiakan, siklus, klasifikasi, perbedaan kelas, contoh dan gambar, Semoga ini bermanfaat

website Pelajaran SD SMP SMA dan Kuliah Terlengkap

Materi pelajaran terlengkap

mata pelajaran
jadwal mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa mata pelajaran sd mata pelajaran dalam bahasa jepang mata pelajaran kurikulum merdeka mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran sma jurusan ips mata pelajaran sma
bahasa inggris mata pelajaran
bu ani memberikan tes ujian akhir mata pelajaran ipa
tujuan pemberian mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan di sekolah adalah
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional. artinya mata pelajaran smp mata pelajaran ipa mata pelajaran bahasa indonesia mata pelajaran ips mata pelajaran bahasa inggris mata pelajaran sd kelas 1
data mengenai mata pelajaran favorit dikumpulkan melalui cara
soal semua mata pelajaran sd kelas 1 semester 2 mata pelajaran smk mata pelajaran kelas 1 sd mata pelajaran matematika mata pelajaran ujian sekolah sd 2022
bahasa arab mata pelajaran mata pelajaran jurusan ips mata pelajaran sd kelas 1 2021 mata pelajaran sbdp mata pelajaran kuliah mata pelajaran pkn
bahasa inggrisnya mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa kelas 10 mata pelajaran untuk span-ptkin mata pelajaran ppkn mata pelajaran ips sma mata pelajaran tik
nama nama mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran pkn sd mata pelajaran mts mata pelajaran pjok
nama nama mata pelajaran dalam bahasa arab mata pelajaran bahasa inggrisnya mata pelajaran bahasa arab
seorang pengajar mata pelajaran akuntansi di sekolah berprofesi sebagai
nama mata pelajaran dalam bahasa jepang
hubungan bidang studi pendidikan kewarganegaraan dengan mata pelajaran lainnya
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional artinya mata pelajaran dalam bahasa arab
tujuan mata pelajaran seni rupa adalah agar siswa

You May Also Like

About the Author: Hack Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *