Perkembangbiakan Generatif : Pengertian, Macam, Pembuahan

tumbuhan-generatif-630x380-3034310-6920191-png

Pengertian pemuliaan generatif

Reproduksi generatif pada tumbuhan adalah munculnya tumbuhan baru yang didahului dengan penyerbukan. Penyerbukan adalah jatuhnya polen yang mengandung gamet jantan ke kepala putik yang mengandung gamet betina.

tumbuhan-generatif-630x380-3594022

Alat reproduksi generatif tumbuhan terdapat pada bunga. Bentuk dan susunan bunga untuk setiap jenis tanaman berbeda-beda. Namun secara umum, Anda dapat melihat bagian bunga lengkap pada gambar berikut.

Alat perkembangan tumbuhan adalah benang sari dan putik. Benang sari adalah alat kelamin jantan dan putik adalah alat kelamin betina.

Benang sari terdiri dari kepala sari dan kepala sari. Pada kepala sari yang cukup tua terdapat kotak serbuk sari yang berisi serbuk sari. Di dalam setiap butir serbuk sari terdapat gamet jantan atau spermatozoa.

Putik terdiri dari kepala putik, kepala putik dan ovarium. Di dalam ovarium ada satu atau lebih biji. Di dalam setiap ovula terdapat kantung institusional yang mengandung beberapa inti. Salah satu nuklei adalah sel benih betina atau sel telur (ovum).

Reproduksi generatif pada tumbuhan diawali dengan penyerbukan yaitu melekat atau jatuhnya serbuk sari pada kepala putik. Setelah penyerbukan terjadi, serbuk sari menumbuhkan alang-alang serbuk sari yang mengarah ke ruang ovarium. Kemudian sel benih jantan atau spermatozoa masuk ke dalam ovarium melalui serbuk sari. Pembuahan terjadi di ruang ovula, yaitu peleburan gamet atau spermatozoa dengan gamet atau sel telur betina.

Hasil pembuahan adalah zigot. Zigot berkembang menjadi organisme, bakal biji berkembang menjadi benih dan ovarium berkembang menjadi daging buah. Institusi yang di semai adalah calon tanaman baru. Tumbuhan akan tumbuh jika bijinya ditanam atau pada lingkungan yang sesuai.

Reproduksi generatif pada tumbuhan diawali dengan penyerbukan. Berdasarkan asal muasal polen, penyerbukan dibedakan menjadi empat macam, yaitu:

  1. Penyerbukan sendiri, yaitu serbuk sari jatuh pada kepala putik bunga itu sendiri.
  2. Penyerbukan tetangga, yaitu serbuk sari yang jatuh pada kepala putik bunga lain tetapi kedua bunga itu masih berada pada pohon yang sama.
  3. Penyerbukan silang, yaitu serbuk sari jatuh pada kepala putik bunga lain yang berbeda pohon tetapi masih sejenis.
  4. Penyerbukan silang, yaitu serbuk sari jatuh pada kepala putik bunga lain yang merupakan pohon yang berbeda dan bukan dari spesies yang sama, tetapi masih dalam keluarga yang sama. Contoh penyerbukan antara cabai merah dan cabai merah.

Penyerbukan adalah datangnya polen pada tempat tujuannya. Dalam gymnospermae, tujuan serbuk sari adalah penyerbukan menurunsedangkan pada tumbuhan Angiospermae, tujuan serbuk sari adalah stigma.


Jenis penyerbukan


Berdasarkan penyebab datangnya serbuk sari ke tempat tujuan

  1. Anemogami : penyerbukan yang disebabkan oleh angin.

Ciri-ciri tumbuhan yang menyerbuk angin adalah:

  • bunganya tidak bermahkota
  • serbuk sari tergantung pada posisinya
  • serbuk sarinya banyak dan ringan
  • kepala alu besar.

Misalnya: rumput, tebu dan alang-alang.

  1. Zoidiogami: penyerbukan dibantu oleh hewan.

Berdasarkan jenis hewan dapat dibagi lagi menjadi:

  • Entomogami: penyebabnya adalah serangga. Tumbuhan yang penyerbukannya memerlukan bantuan serangga umumnya memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
    • corolla berwarna cerah
    • mengeluarkan bau yang khas
    • memiliki kelenjar madu
  • Ornitogami: penyerbukan karena bantuan burung, terjadi pada tumbuhan yang bunganya mengandung madu atau air.
  • Chiropterogami : penyerbukan karena bantuan kelelawar, terjadi pada tumbuhan yang bunganya mekar pada malam hari.
  • Malakogami: penyerbukan karena bantuan siput, terjadi pada tumbuhan yang banyak menempel siput.
  1. Hidrogami : penyerbukan dengan air. Biasanya terjadi pada tanaman yang hidup di air, seperti Hydrilla.
  2. Antropogami : disebut juga penyerbukan buatan atau disengaja, yaitu penyerbukan karena bantuan manusia. Hal ini dilakukan oleh manusia karena tidak ada vektor yang membantu penyerbukan. Misalnya tanaman vanili.

  • Berdasarkan asal serbuk sari

  1. Autogami atau penyerbukan sendiri. Autogami dapat terjadi ketika serbuk sari berasal dari bunga yang sama. Autogami sering terjadi pada saat bunga belum mekar, hal ini disebut cleistogami.
  2. Geitonogami atau penyerbukan tetangga, yaitu penyerbukan dimana polen berasal dari bunga yang berbeda tetapi masih dalam satu individu.
  3. Allogami atau penyerbukan silangyaitu penyerbukan dimana serbuk sarinya berasal dari individu bunga lain tetapi masih dalam spesies/jenis yang sama.
  4. Hibrida yaitu, penyerbukan di mana serbuk sari dan putik berasal dari spesies lain.

Terjadinya penyerbukan tidak memberikan jaminan akan terjadinya pembuahan, karena polen alang-alang yang berasal dari polen dalam perkembangan selanjutnya belum tentu dapat mencapai bakal biji yang letaknya jauh dari kepala putik di dalam ovarium.

Pada beberapa jenis tumbuhan penyerbuk ini tidak mungkin terjadi dalam autogami (penyerbukan sendiri). Hal ini sebagian disebabkan oleh:

  1. Dioseus (menikah dengan dua),yang artinya alat kelamin laki-laki dan alat kelamin perempuan terdapat pada individu yang berbeda. Contohnya: melinjo dan salak.
  2. dikogami,jika putik dan serbuk sari bunga tidak matang pada waktu yang bersamaan. Dikogami dapat dibedakan dengan:
  • Protandri, ketika serbuk sari bunga matang sebelum putik. Contoh: bunga jagung, seledri dan bawang.
  • prototipe, ketika putik bunga matang sebelum serbuk sari. Misalnya: kembang kol, bunga coklat dan alpukat.
  1. herkogami,adalah bentuk bunga sedemikian rupa sehingga serbuk sari bunga tidak dapat jatuh pada capnya kecuali dengan bantuan manusia atau hewan. Contoh: Anggrek, Vanili, dll.
  2. gaya hetero,adalah bunga yang memiliki benang sari dan putik yang tidak sama panjang. Contoh: tanaman dari keluarga Rubiaceae (kopi, kina, gelas piring, dll).

Pembuahan

Penyerbukan akan menghasilkan individu baru jika diikuti dengan pembuahan, yaitu peleburan antara gamet jantan dan gamet betina. Pembuahan pada tumbuhan berbiji dikenal dua macam, yaitu pembuahan tunggal pada gymnospermae, dan pembuahan ganda pada angiospermae.


Terjadi pada gymnospermae atau angiospermae. Serbuk sari akan sampai pada tetesan penyerbukan, kemudian dengan mengeringkan tetesan penyerbukan, serbuk sari yang jatuh ke dalamnya akan diserap oleh mikrofil di dalam ruang serbuk sari. Serbuk sari ini sebenarnya terdiri dari dua sel, yaitu sel generatif atau sel kecil dan sel vegetatif besar yang hampir menutupi sel generatif. Butir serbuk sari ini kemudian tumbuh membentuk butiran serbuk sari, yang kemudian berpindah ke ruang arkegonium.

Akibat pembentukan butiran serbuk sari, sel-sel yang berada di antara ruang serbuk sari dan ruang arkegonium terdorong ke samping dan akan larut. Sementara itu, sel generatif pada alang-alang ini membelah menjadi dua dan menghasilkan sel dinding atau sel pengganggu, dan sel spermatogen atau calon spermatozoa. Sel spermatogenik kemudian membelah menjadi dua sel permatozoid.

Setelah sampai di ruang arkegonium, sel vegetatif menghilang, dan kedua sel sperma lepas ke ruang arkegonium berisi cairan, memungkinkan spermatozoon berenang di dalamnya. Di ruang archegonium ada sejumlah ovula besar. Setiap telur bersatu dengan satu sperma, sehingga pembuahan pada gymnospermae selalu menghasilkan zigot yang kemudian tumbuh dan berkembang menjadi embrio. Beberapa pembuahan seperti ini terjadi, misalnya dengan pohon pinus.


-> Terjadi pada tanaman Angiospermae atau angiospermae.

  1. Perkembangan serbuk sari

Serbuk sari yang jatuh pada kepala putih terdiri dari satu sel dengan dua selubung, yaitu: eksin (selaput luar) dan intin (selaput dalam). Exine pecah, kemudian nukleus memanjang membentuk tabung polen. Butir serbuk sari ini akan tumbuh ke dalam ruang ovarium. Bersamaan dengan itu, inti sel serbuk sari membelah menjadi 2, yang besar berkerut inti vegetatif sebagai penuntun, dan yang kecil di belakang adalah inti generatif. Inti generatif membelah lagi menjadi dua inti generatif atau spermatozoa, yaitu inti generatif 1 Dan inti generatif 2.

  1. Pembentukan sel telur

Bersamaan dengan perkembangan butiran serbuk sari di buluh serbuk sari, di ruang ovarium sel induk megaspora (megasporosit/makrosporosit) membelah secara meiosis menjadi 4 sel. Tiga dari mereka meninggal dan satu tumbuhsel megaspora/makrospora (inti biologis primer). Inti megaspora kemudian membelah secara mitosis 3x, sehingga membentuk 8 inti. Ke-8 inti tersebut kemudian masing-masing akan dibungkus dengan membran sehingga menjadi sel-sel yang terpisah. Itu sebabnya sel-sel dalam ovula sering disebut multigamet.

Langkah selanjutnya, 8 sel membentuk formasi di dalam ovula. Tiga sel memposisikan diri di bagian atas yang disebut ovula antipoda. Di bagian bawah dekat mikrofil, 3 sel saling berdekatan. Yang tengah adalahSel telurmengapitnya di sisi kanan dan kiri bersinergi. Dua sel yang tersisa bergerak ke tengah ovula dan menyatu untuk membentuk serikat inti biologis dari lembaga sekunder sehingga menjadi sel diploid (2n).


Contoh tumbuhan yang berkembang biak secara generatif

Reproduksi generatif adalah perkembangbiakan tumbuhan melalui perkawinan atau seksual. Reproduksi generatif membutuhkan adanya gamet jantan dan gamet betina pada tumbuhan yang terjadi pada bunga. Gamet jantan pada bunga disebut benang sari dan gamet betina pada tumbuhan disebut putik. Proses perkembangbiakan diawali dengan penyerbukan, yaitu saat benang sari jatuh pada kepala putik. Selanjutnya akan terjadi pembuahan yaitu peleburan antara gamet jantan dan betina.

  • Jagung
  • Padi
  • buah mangga
  • tari rambutan
  • Jambu air
  • Oranye

Demikian artikel Duniaduniadik.co.id mengenai reproduksi generatif: pengertian, jenis, pemupukan dan contohnya, semoga artikel ini bermanfaat untuk sobat semua.

website Pelajaran SD SMP SMA dan Kuliah Terlengkap

Materi pelajaran terlengkap

mata pelajaran
jadwal mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa mata pelajaran sd mata pelajaran dalam bahasa jepang mata pelajaran kurikulum merdeka mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran sma jurusan ips mata pelajaran sma
bahasa inggris mata pelajaran
bu ani memberikan tes ujian akhir mata pelajaran ipa
tujuan pemberian mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan di sekolah adalah
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional. artinya mata pelajaran smp mata pelajaran ipa mata pelajaran bahasa indonesia mata pelajaran ips mata pelajaran bahasa inggris mata pelajaran sd kelas 1
data mengenai mata pelajaran favorit dikumpulkan melalui cara
soal semua mata pelajaran sd kelas 1 semester 2 mata pelajaran smk mata pelajaran kelas 1 sd mata pelajaran matematika mata pelajaran ujian sekolah sd 2022
bahasa arab mata pelajaran mata pelajaran jurusan ips mata pelajaran sd kelas 1 2021 mata pelajaran sbdp mata pelajaran kuliah mata pelajaran pkn
bahasa inggrisnya mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa kelas 10 mata pelajaran untuk span-ptkin mata pelajaran ppkn mata pelajaran ips sma mata pelajaran tik
nama nama mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran pkn sd mata pelajaran mts mata pelajaran pjok
nama nama mata pelajaran dalam bahasa arab mata pelajaran bahasa inggrisnya mata pelajaran bahasa arab
seorang pengajar mata pelajaran akuntansi di sekolah berprofesi sebagai
nama mata pelajaran dalam bahasa jepang
hubungan bidang studi pendidikan kewarganegaraan dengan mata pelajaran lainnya
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional artinya mata pelajaran dalam bahasa arab
tujuan mata pelajaran seni rupa adalah agar siswa

You May Also Like

About the Author: Hack Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *