Pengertian Variabel : Contoh, Jenis Beserta Klasifikasinya

pengertian-variabel-2813419-7329994-png

Sugiyono (2009:38) menjelaskan bahwa variabel adalah segala sesuatu dalam bentuk apapun yang ditentukan oleh peneliti untuk dipelajari guna memperoleh informasi tentangnya.

pengertian-variabel-7346201

Hatch dan Farhady (1982) dalam Sugiyono menyatakan bahwa pengertian variabel secara teoritis adalah karakteristik seseorang, atau suatu objek yang memiliki ‘variasi’ dari satu orang ke orang lain atau satu objek ke objek lain.

Misalnya yang dimaksud dengan ciri disini adalah tinggi badan, berat badan, sikap, motivasi, kepemimpinan, kedisiplinan, motif, dsb. (karakteristik seseorang). Sedangkan berat, ukuran, bentuk, warna, (merupakan properti objek).

Kerlingger (1973) yang dikutip oleh Sugiyono mengatakan bahwa variabel adalah konstruksi atau karakteristik yang akan dipelajari.

Soegeng (2007) menjelaskan bahwa variabel adalah hal-hal yang diteliti dalam penelitian.

Dari definisi di atas kita sebenarnya bisa menyimpulkan itu adalah variabel karakteristik atau nilai seseorang atau objek atau kegiatan yang memiliki variasi tertentu dan ditentukan oleh peneliti untuk diselidiki dalam penelitian.

Perhatikan contoh di bawah ini agar kita dapat lebih memahami variabel


Contoh Variabel

Variabel adalah atribut atau properti yang memiliki variasi

  • kata ‘badan’ (bukan variabel) sedangkan ‘tinggi’ (variabel) karena berat badan seseorang berbeda dengan orang lain (bervariasi)
  • kata ‘kecerdasan’ (bukan variabel, tetapi ‘tingkat kecerdasan’ (variabel).
  • kata ‘siswa’ (bukan variabel) tetapi ‘motivasi siswa’ (variabel)

variabel adalah karakteristik yang akan dipelajari

  • penilaian
  • penghasilan
  • pendidikan
  • status sosial
  • jenis kelamin
  • kelas gaji
  • produktivitas kerja

Dari dua contoh di atas, yang disebut variabel adalah nilai yang memiliki variasi.

Tentu saja tidak, jika belum jelas. Jadi silahkan lanjutkan membaca sampai bawah.


Jenis variabel

Ada beberapa jenis variabel dalam sebuah penelitian. Untuk memudahkan kita memahaminya, kita akan mengklasifikasikan jenis variabel menjadi 2 kelompok yaitu jenis variabel berdasarkan fungsinya dan jenis variabel berdasarkan klasifikasi variabelnya.


Berdasarkan fungsi dan aplikasinya

Berdasarkan fungsinya ada 4 jenis variabel, variabel tersebut adalah variabel independen, variabel dependen, variabel kontrol dan variabel moderasi

  • Variabel independen (variabel independen)

Sugiyono (2009) menjelaskan bahwa variabel bebas adalah variabel yang mempengaruhi atau menyebabkan perubahan atau timbulnya variabel terikat.

Dalam penelitian, variabel bebas sering disebut sebagai variabel stimulus, prediktor, anteseden, variabel pengaruh, variabel perlakuan, variabel perlakuan, dan variabel risiko.
Disebut demikian karena variabel ini merupakan variabel bebas (tidak dipengaruhi oleh variabel lain) sebaliknya disebut variabel pengaruh karena variabel ini mempengaruhi variabel lain.

Contoh:

1) Pengaruh motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar
Variabel bebasnya adalah : motivasi belajar, hal ini dikarenakan motivasi belajar merupakan variabel yang mempengaruhi hasil belajar.

2) Pengaruh sholat jumat terhadap daya tarik pria
Variabel bebasnya adalah : Sholat Jum’at, hal ini dikarenakan Sholat Jum’at merupakan variabel yang akan diteliti apakah berpengaruh terhadap daya tarik pria.

  • Variabel dependen (variabel dependen)

Variabel dependen ini merupakan kebalikan dari variabel independen. Jika variabel independen adalah variabel yang mempengaruhi, maka variabel dependen adalah variabel yang terpengaruh.

Variabel terikat sering juga disebut sebagai variabel hasil, pengaruh atau respon dan juga variabel respon. Selain disebut demikian, variabel dependen juga populer dengan variabel dependen.

Menurut Sugiyono (2009), variabel dependen adalah variabel yang dipengaruhi atau merupakan akibat dari variabel independen. Variabel ini disebut sebagai variabel dependen karena variabel ini dipengaruhi dan terikat oleh variabel independen.

Contoh:

1) Komitmen Kerja (Variabel Independen/Independen) ⇾ Produktivitas Kerja (Variabel Dependen/Dependen)

2) Pemberian pekerjaan rumah (variabel bebas) ⇾ Hasil belajar siswa (variabel terikat)

Menurut Sugiyono (2009), Variabel Moderator adalah variabel yang mempengaruhi (memperkuat atau memperlemah) hubungan antara variabel independen dan variabel dependen.
Untuk lebih menjelaskan konsep variabel moderator, perhatikan contoh berikut.

Contoh

1) Hubungan suami istri akan semakin kuat jika memiliki anak, dan akan semakin lemah jika ada pihak ketiga yang ikut campur.

‘anak’ adalah variabel moderator penguat
‘pihak ketiga’ adalah variabel moderasi yang melemah

2) Hubungan antara semangat belajar dengan hasil belajar siswa akan meningkat jika guru mampu menciptakan iklim kelas yang menyenangkan, namun akan menurun jika guru tidak mampu menciptakan iklim belajar yang menyenangkan.

‘guru mampu menciptakan iklim yang menyenangkan’ merupakan variabel moderator yang menguatkan
‘Guru tidak mampu menciptakan iklim yang bagus, itu variabel moderator yang melemahkannya.

Variabel kontrol juga disebut sebagai variabel kontrol. Menurut Sugeng (2007), disebut sebagai variabel kontrol karena variabel kontrol adalah variabel yang harus dikontrol, dijaga konstan atau diacak sedemikian rupa sehingga efeknya dinetralkan, dikecualikan atau disamakan untuk semua kondisi.

Contoh:
Seorang peneliti ingin melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa sekolah dasar swasta dan siswa sekolah dasar negeri.
atau : Perbedaan hasil belajar siswa SD swasta dan SD negeri
Maka diperlukan variabel kontrol seperti: umur, kelas siswa, pada materi pembelajaran yang mana, hal ini untuk memudahkan dalam menentukan perbedaan dan fokus hanya pada hasil belajar.


Berdasarkan Klasifikasi Variabel

Klasifikasi kedua adalah mengklasifikasikan jenis variabel berdasarkan bentuk isi materi. Ada 4 jenis variabel ini yaitu variabel nominal, ordinal, interval dan rasio. Perhatikan penjelasan di bawah ini.

Variabel nominal adalah variabel yang ditentukan berdasarkan proses klasifikasi diskrit. Oleh karena itu, variabel ini digunakan untuk membedakan bentuk data individu ke dalam kategori.

Contoh variabel nominal
Jenis kelamin (laki-laki dan perempuan), jenis pekerjaan (baik pekerjaan manual maupun halus), status perkawinan (menikah dan belum pernah menikah), jenis buku perpustakaan, nama benua negara, dll.

Variabel ordinal adalah variabel yang ditentukan berdasarkan tingkatan, urutan, atau rangking. Jadi sebenarnya variabel ordinal sama dengan variabel nominal yang mengkategorikan data individual. Hanya saja untuk variabel ordinal datanya bisa diurutkan.

Contoh variabel ordinal

1) Urutan kluster kota dengan kepadatan tertinggi (Kluster kota di Provinsi Jawa Tengah Nomor 1, Kluster Kota di Provinsi DKI Jakarta Nomor 2, dan seterusnya.

2) Peringkat Kelompok Siswa SD Kelas 6 (Kelompok C Peringkat 1, Kelompok B Peringkat 2, Kelompok D Peringkat 3, Kelompok A Peringkat 4)
dll.

Variabel interval adalah variabel yang disusun dalam bentuk interval. Interval adalah kelompok bertingkat dengan jarak tertentu. Sedangkan menurut Nadira, variabel interval adalah variabel yang digunakan untuk mengurutkan data, hanya saja dengan variabel interval selisih data satu dengan data berikutnya sama dan mempunyai arti/dapat diukur (penting).

Lebih lanjut, Nadira mengatakan bahwa angka (o) tidak bisa mewakili angka tersebut. Artinya angka nol bukan berarti nilainya 0.

Contoh Variabel Interval
1) Nilai belajar siswa “x” bukan berarti nilai “x” siswa sama sekali tidak bisa mengerjakan matematika
2) Suhu udara mencapai ‘0 derajat’ jika ‘0 derajat’ bukan berarti tidak ada suhu. Tapi itu masih suhu udara.

Variabel rasio adalah variabel yang bentuknya mirip dengan variabel interval (memiliki data interval), bedanya variabel rasio memiliki data nol mutlak. Ini berarti bahwa nilai 0 berarti 0 mutlak.


Demikian artikel Duniaduniadik.co.id tentang pengertian variabel: contoh, jenis dan klasifikasinya semoga artikel ini bermanfaat untuk sobat semua.

website Pelajaran SD SMP SMA dan Kuliah Terlengkap

Materi pelajaran terlengkap

mata pelajaran
jadwal mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa mata pelajaran sd mata pelajaran dalam bahasa jepang mata pelajaran kurikulum merdeka mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran sma jurusan ips mata pelajaran sma
bahasa inggris mata pelajaran
bu ani memberikan tes ujian akhir mata pelajaran ipa
tujuan pemberian mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan di sekolah adalah
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional. artinya mata pelajaran smp mata pelajaran ipa mata pelajaran bahasa indonesia mata pelajaran ips mata pelajaran bahasa inggris mata pelajaran sd kelas 1
data mengenai mata pelajaran favorit dikumpulkan melalui cara
soal semua mata pelajaran sd kelas 1 semester 2 mata pelajaran smk mata pelajaran kelas 1 sd mata pelajaran matematika mata pelajaran ujian sekolah sd 2022
bahasa arab mata pelajaran mata pelajaran jurusan ips mata pelajaran sd kelas 1 2021 mata pelajaran sbdp mata pelajaran kuliah mata pelajaran pkn
bahasa inggrisnya mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa kelas 10 mata pelajaran untuk span-ptkin mata pelajaran ppkn mata pelajaran ips sma mata pelajaran tik
nama nama mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran pkn sd mata pelajaran mts mata pelajaran pjok
nama nama mata pelajaran dalam bahasa arab mata pelajaran bahasa inggrisnya mata pelajaran bahasa arab
seorang pengajar mata pelajaran akuntansi di sekolah berprofesi sebagai
nama mata pelajaran dalam bahasa jepang
hubungan bidang studi pendidikan kewarganegaraan dengan mata pelajaran lainnya
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional artinya mata pelajaran dalam bahasa arab
tujuan mata pelajaran seni rupa adalah agar siswa

You May Also Like

About the Author: Hack Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *