Pengertian, Jenis, Motif, Dan Contoh [LENGKAP]

tindakan-ekonomi-2077541-2624841-jpg

Pengertian dan jenis tindakan ekonomi beserta contoh terlengkapnya – Pada kesempatan sebelumnya kita telah membahas prinsip-prinsip ekonomi, dan untuk kesempatan kali ini kita akan membahas tindakan ekonomi secara lengkap disini. Untuk itu, mari simak ulasannya di bawah ini.

tindakan-ekonomi-6696919
Aksi Ekonomi

Tindakan ekonomi merupakan cerminan langsung dari tindakan ekonomi, selama tidak berasal dari etika eksistensial.

Tindakan ekonomi merupakan sintesa dari tindakan ekonomi yang telah ada, dan kepentingan ekonomi yang dimilikinya, yaitu akumulasi modal berupa barang dan uang.

Jenis tindakan ekonomi dibedakan menjadi 2, yaitu:

1. Tindakan ekonomi yang rasional

Tindakan ekonomi rasional adalah salah satu jenis tindakan ekonomi yang setiap tindakan manusia didasarkan pada pilihan terbaik dan paling menguntungkan. Sehingga masyarakat dapat meningkatkan kehidupan ekonominya.

Kata rasional berarti pemikiran atau pertimbangan yang logis atau masuk akal. Tindakan rasional ini sangat dibutuhkan oleh manusia, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam berbisnis. Berdasarkan pertimbangan untung dan rugi, masyarakat dapat meningkatkan kehidupan ekonominya. Pertimbangan rasional ini dimulai dari hal yang kecil hingga hal yang besar.

Fitur khas tindakan ekonomi rasional di antara lainnya:

  1. Tindakan ekonomi adalah untuk memperoleh kepuasan yang sebesar-besarnya dengan pengorbanan, dalam ilmu ekonomi disebut prinsip ekonomi.
  2. Tindakan ekonomi didorong oleh kepentingan. Dalam ilmu ekonomi disebut motif ekonomi.

Contoh tindakan ekonomi rasional:

  • A. Tindakan ekonomi rasional yang dilakukan oleh keluarga/individu antara lain:

-Belanja berdasarkan skala prioritas

-Beli dengan penawaran bahkan jika Anda mampu membeli dengan harga tinggi

– Hemat konsumsi listrik

-Gunakan barang pengganti untuk mengganti barang mahal.

  • B. Tindakan ekonomi rasional yang dilakukan perusahaan antara lain:

-Gunakan bahan baku yang murah tapi cukup berkualitas

-Hemat penggunaan mesin.

  • C. Tindakan ekonomi rasional yang dilakukan oleh pemerintah antara lain:

-Membangun sarana dan prasarana yang benar-benar bermanfaat, misalnya membangun pasar dan jalan raya.

– Menyambut pejabat yang datang ke daerah dengan cara yang sederhana.

-Memberikan subsidi kepada orang miskin.

– Membangun proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang terbukti lebih ekonomis.


2. Tindakan ekonomi yang tidak rasional

Tindakan ekonomi irasional, yaitu salah satu jenis tindakan ekonomi dimana setiap tindakan manusia yang menurut perkiraan akan lebih menguntungkan justru merugikan. Seseorang yang berperilaku tidak rasional biasanya tidak mempertimbangkan biaya, waktu dan tenaga yang dikeluarkan.

Misalnya : ibu membeli beras dari pasar yang letaknya lebih jauh dengan alasan harga beras lebih murah, padahal sama atau bahkan lebih mahal jika dihitung biaya yang dikeluarkan.

Tindakan ekonomi memiliki 2 jenis tindakan, yaitu tindakan ekonomi rasional dan tindakan ekonomi irasional.


5 Contoh perilaku ekonomi yang tidak rasional adalah:

  1. ibu membeli beras dari pasar yang lebih jauh dengan alasan harga beras lebih murah, padahal jika dihitung total biaya yang dikeluarkan akan sama atau bahkan lebih mahal.
  2. Sinta membeli alat tulis dari toko dekat sekolahnya karena lebih dekat dengan sekolahnya. Padahal ada toko yang lebih murah di dekat rumahnya.
  3. Hasan membeli apartemen seharga 5 Milyar, tindakan tersebut berlebihan dan tidak terlalu penting serta tidak sesuai dengan kebutuhan yang dibutuhkan karena sudah memiliki rumah.
  4. Pak Hardi membeli love bird seharga 50 juta. Walaupun ada lovebird yang harganya lebih murah boleh saja beli barang mahal tapi harus tahu porsi dan batasannya dan yang terpenting sesuai dengan keadaan ekonomi
  5. Rio membeli ponsel seharga 10 juta. Tindakan ini tidak perlu dilakukan karena ada ponsel murah dengan kualitas yang sama.

Masalah/motif moral ekonomi yang sering terjadi di masyarakat dalam pelaksanaan tindakan ekonomi, yaitu:

  1. Seorang kepala manajer pabrik menghadapi dilema moral-ekonomi antara menggunakan pilihan mekanisme pabrik yang berujung pada PHK massal atau tetap menggunakan cara produksi lama dengan resiko keuntungan yang diperoleh tidak sebesar menggunakan mesin baru.
  2. Seorang pengelola pabrik gula menghadapi dilema moral antara melakukan ritual seremonial yang dilakukan sebelum penggilingan tebu pertama. Upacara tersebut merupakan tradisi yang sudah berlangsung puluhan tahun dan memakan biaya yang tidak sedikit dalam pelaksanaannya.
  3. Segala bentuk penyuapan, kolusi, korupsi, nepotisme, manipulasi dan bentuk penyalahgunaan wewenang lainnya yang dilakukan oleh pejabat. Apalagi yang terjadi di tengah penderitaan dan kemiskinan masyarakat sekitar dengan tujuan memperkaya diri sendiri jelas merupakan persoalan moral selain tentunya persoalan hukum.
  4. Berbagai bentuk bahaya moral (gunakan peluang sekecil mungkin untuk tujuan memperkaya diri sendiri atau dalam bahasa jawa sering diungkapkan dengan ungkapan) adalah masalah ekonomi moral. Misalnya, dalam kebijakan pemerintah untuk mengurangi subsidi BBM, akan dilakukan perbedaan harga BBM untuk mobil dan sepeda motor..
  5. Pada tahun 1998, tepat setelah krisis moneter terjadi, muncul banyak masalah sosial baru, seperti anak jalanan.[1]

Contoh studi kasus ekonomi moral dan tindakan ekonomi

Kasus pabrik beras PT. Seorang ibu di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang digerebek polisi pekan lalu, menuding praktik pedagang tengkulak (orang tengah) dalam bisnis makanan. Dalam praktiknya, menurut Fadel Muhammad, Ketua Umum Asosiasi Agribisnis dan Industri Pertanian Indonesia pada umumnya orang tengah menghasilkan laba di atas laba normal.

Tidak hanya beras, tetapi juga sejumlah komoditas pangan lainnya seperti jagung, bawang merah, cabai, daging ayam, dan telur. (Republika, Senin 24 Juli 2017).

Analisis kasus

Dari kasus-kasus di atas dapat disimpulkan bahwa banyak kasus di Indonesia dalam praktik bisnis yang melanggar etika moral ekonomi yang benar. Perilaku moral dalam berbagai tindakan ekonomi yang bertujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya sekaligus merugikan pihak lain. Dalam konteks ini, moral ekonomi tidak mampu mengendalikan tindakan ekonomi yang merugikan pihak lain yang terlibat.

Evers menjelaskan teori ekonomi moral pedagang yang mengkaji dari perspektif sosiologis apa yang menyebabkan sekelompok orang bertindak, berperilaku dan aktif dalam kegiatan perdagangan.

Secara umum, tindakan ekonomi dapat dilihat sebagai cerminan langsung dari moral ekonomi, yang menurut Evers, bagi para pedagang, merupakan cerminan perpaduan antara moral ekonomi dan kepentingan ekonomi. Moralitas ekonomi para pedagang muncul ketika mereka berhadapan dilema etika dalam kegiatan jual beli yaitu antara mengutamakan kepentingan diri sendiri dan kepentingan orang lain. Kepentingan pribadi tanpa pertimbangan moral cenderung mengarah pada tindakan distributif atau asertif yaitu kepentingan kepentingan diri sendiri.

Kepentingan ekonomi ini dalam praktiknya mewarnai tindakan ekonomi dalam berbagai bentuk seperti menghalalkan segala cara untuk memperoleh keuntungan sepihak. Dari perspektif bisnis, prinsip ekonomi yang mewarnai setiap tindakan ekonomi yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan sebesar-besarnya dengan pengorbanan yang serendah-rendahnya telah menciptakan keserakahan yang hadir secara masif dalam berbagai dimensi kehidupan bisnis saat ini.

Nilai atau ajaran moral dalam Islam mengajarkan kepentingan bisnis yang tidak terlepas dari konsep Tauhid yang merupakan titik sentral ajaran Islam. Dalam ajaran Islam bagi orang yang beriman, harus ada keyakinan dan prinsip bahwa kegiatan bisnis harus dilakukan berdasarkan nilai-nilai yang ditetapkan oleh Allah, karena semua aktivitas manusia berada di bawah pengawasan Allah.

Keyakinan akan pengawasan Allah inilah yang akan memperbaiki cara pandang, memperbaiki sikap dan mengatur perilaku para pengusaha dalam kegiatan bisnis yang pada akhirnya akan membentuk sikap spiritual, moral dan etika para pelaku ekonomi.


Penutup

  • Moral ekonomi adalah analisis tentang apa yang menyebabkan seseorang bertindak, berperilaku, dan aktif dalam kegiatan ekonomi. Ia dinyatakan sebagai fenomena sosial yang kemungkinan akan sangat mempengaruhi tatanan kehidupan sosial.
  • Menurut Scott, ekonomi moral adalah pemahaman petani tentang keadilan ekonomi dan definisi kerja mereka tentang eksploitasi – pandangan mereka tentang apa yang dikenakan pada produk mereka dapat ditoleransi dan apa yang tidak. Dalam mendefinisikan ekonomi moral, menurut Scoot, petani akan memperhatikan etika subsisten dan norma resiprositas yang berlaku di masyarakatnya.
  • Para pedagang dihadapkan pada dilema, yaitu memilih antara memenuhi kewajiban moral kepada keluarga dan tetangga untuk berbagi pendapatan yang mereka peroleh sendiri di satu sisi dan membangun modal berupa barang dan uang di sisi lain, saran anonim yang seringkali bersifat anarkis dan berasal dari pasar terbuka dengan fluktuasi harga yang liar. Pedagang cenderung terjebak ditengah-tengah dan dalam hal ini disebut tengkulak karena tidak hanya menanggung resiko kerugian ekonomi tetapi juga resiko diskriminasi dan kemarahan petani.
  • Perbedaan moralitas ekonomi petani menurut James C Scott dan moralitas ekonomi pedagang menurut Hans Dieter Evers dapat dilihat dari beberapa sudut pandang yaitu sifat manusia, dimensi moral, tindakan dan pendekatan ekonomi.
BIBLIOGRAFI
Damsar, Insrayani. 2016. Pengantar Sosiologi Ekonomi. Jakarta: Grup Prenadamedia.
Damsar. 2002. Sosiologi Ekonomi. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.
Haryanto, Sindung. 2011. Sosiologi ekonomi. Yogyakarta: Ar ruz Media

Demikianlah apa yang dimaksud dengan ulasan Pengertian dan jenis tindakan ekonomi beserta contoh terlengkapnya. Semoga apa yang telah diulas di atas bermanfaat bagi para pembaca. Demikian dan terima kasih.

[irp]

Mungkin dibawah ini yang anda cari

website Pelajaran SD SMP SMA dan Kuliah Terlengkap

Materi pelajaran terlengkap

mata pelajaran
jadwal mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa mata pelajaran sd mata pelajaran dalam bahasa jepang mata pelajaran kurikulum merdeka mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran sma jurusan ips mata pelajaran sma
bahasa inggris mata pelajaran
bu ani memberikan tes ujian akhir mata pelajaran ipa
tujuan pemberian mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan di sekolah adalah
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional. artinya mata pelajaran smp mata pelajaran ipa mata pelajaran bahasa indonesia mata pelajaran ips mata pelajaran bahasa inggris mata pelajaran sd kelas 1
data mengenai mata pelajaran favorit dikumpulkan melalui cara
soal semua mata pelajaran sd kelas 1 semester 2 mata pelajaran smk mata pelajaran kelas 1 sd mata pelajaran matematika mata pelajaran ujian sekolah sd 2022
bahasa arab mata pelajaran mata pelajaran jurusan ips mata pelajaran sd kelas 1 2021 mata pelajaran sbdp mata pelajaran kuliah mata pelajaran pkn
bahasa inggrisnya mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa kelas 10 mata pelajaran untuk span-ptkin mata pelajaran ppkn mata pelajaran ips sma mata pelajaran tik
nama nama mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran pkn sd mata pelajaran mts mata pelajaran pjok
nama nama mata pelajaran dalam bahasa arab mata pelajaran bahasa inggrisnya mata pelajaran bahasa arab
seorang pengajar mata pelajaran akuntansi di sekolah berprofesi sebagai
nama mata pelajaran dalam bahasa jepang
hubungan bidang studi pendidikan kewarganegaraan dengan mata pelajaran lainnya
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional artinya mata pelajaran dalam bahasa arab
tujuan mata pelajaran seni rupa adalah agar siswa

You May Also Like

About the Author: Hack Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *