Pengertian Ineraksi Sosial Disosiatif : Pengertian, Macam

pengertian-ineraksi-sosial-disosiatif-5660972-7356223-png

Definisi interaksi sosial disosiatif

Interaksi disosiatif adalah bentuk interaksi sosial yang mengakibatkan perpecahan. Ada beberapa bentuk proses sosial disosiatif, antara lain konvensi, persaingan (kompetisi), dan konflik atau konflik.

pengertian-ineraksi-sosial-disosiatif-7322197


Bentuk interaksi sosial disosiatif


Pelanggaran adalah proses sosial yang terletak di antara kompetisi dan konflik/konflik. Pelanggaran diwujudkan dengan adanya sikap ketidaksenangan, kebencian atau keraguan, baik yang diungkapkan maupun yang tersembunyi, terhadap orang atau unsur budaya tertentu tanpa menimbulkan perpecahan atau konflik. Misalnya Golput dalam pemilu. Berdasarkan Leopold Von Menunjukkan & Howard BeckerKonvensi memiliki lima bentuk, yaitu:

  1. umum (Pelanggaran Biasa), misalnya aksi protes, tindakan menghalangi atau mengacaukan rencana pihak lain.
  2. Sederhana (Pelanggaran media), misalnya mengumpat, memfitnah atau menyebarkan selebaran gelap.
  3. intensif (Pelanggaran intensif), misalnya penghasutan, menyebarkan desas-desus.
  4. rahasia (Misteri), misalnya pengkhianatan atau spionase untuk musuh.
  5. taktis (Pelanggaran taktis), misalnya untuk mengejutkan pihak lawan dalam pemilu.

Persaingan atau kompetisi adalah suatu proses sosial dimana individu saling bersaing untuk mencari keuntungan dalam bidang kehidupan dengan menarik perhatian publik tanpa menggunakan ancaman atau cara kekerasan. Persaingan dapat dilakukan secara individual (Persaingan) atau berkelompok (Misalnya, antara dua kelompok besar perusahaan yang bersaing untuk memenangkan tender). Ada beberapa bentuk persaingan yang terjadi di masyarakat, yaitu sebagai berikut:

  1. Kompetisi ekonomi, muncul karena terbatasnya jumlah sumber daya alam dibandingkan dengan jumlah konsumen. Contoh konkritnya adalah persaingan antara dua perusahaan besar untuk menarik minat konsumen.
  2. Kompetisi budaya, yang dihasilkan dari adanya dua atau lebih budaya dalam kehidupan masyarakat tertentu. Misalnya budaya Belanda masuk ke Indonesia pada akhir abad ke-15, sehingga harus berhadapan dengan budaya asli masyarakat Indonesia.
  3. Persaingan untuk posisi / peran, Itu dapat terjadi baik secara individu maupun kelompok. Persaingan ini mungkin timbul tergantung pada apa yang paling dihargai oleh masyarakat yang bersangkutan. Seseorang yang ingin menjadi presiden, misalnya, saling bersaing untuk mendapatkan posisi tersebut.
  4. Kompetisi balap, adalah kompetisi budaya yang ditandai dengan perbedaan warna kulit, bentuk dan warna rambut, serta ciri fisik lainnya. Persaingan ras jika tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan konflik atau perpecahan di antara masyarakat.

Persaingan atau persaingan memiliki beberapa fungsi positif, diantaranya sebagai berikut.

  1. Menyalurkan aspirasi individu atau kelompok secara kompetitif
  2. Salurkan kreativitas dan daya juang yang dinamis
  3. Sebagai alternatif untuk menyalurkan keinginan masyarakat
  4. Melakukan seleksi untuk menempatkan individu berdasarkan posisi, peran dan kemampuan
  5. Menghasilkan pembagian/spesialisasi kerja.

Konflik adalah suatu proses sosial di mana individu atau kelompok berusaha mencapai tujuannya dengan menentang pihak lawan menggunakan ancaman atau cara kekerasan. Alasan munculnya konflik antara lain:

  1. Perbedaan pendapat, sudut pandang atau perbedaan perasaan antar individu
  2. Perbedaan budaya
  3. Perbedaan kepentingan dan
  4. Transformasi sosial

Bentuk-bentuk konflik adalah sebagai berikut:

  1. Konflik pribadi, yang terjadi antar individu yang ditandai dengan saling benci terhadap pihak lawan.
  2. Konflik rasial, misalnya konflik antara ras kulit putih dan ras negro/hitam
  3. Konflik antar kelas sosial, Misalnya, konflik antara pengusaha dan pekerja
  4. Konflik politik, misalnya konflik antar pendukung partai politik dalam pemilu
  5. Konflik internasional, disebabkan oleh perbedaan kepentingan yang kemudian sampai pada persoalan kedaulatan negara. Konflik antara pengusaha dan pekerja, misalnya, seringkali berujung pada persoalan hukum yang cukup pelik.

Jenis Tantangan Konflik

Beberapa akibat konflik atau konflik yang mungkin terjadi adalah sebagai berikut:

  1. Solidaritas muncul dalam kelompok.
  2. Persatuan kelompok goyah, jika konflik terjadi di dalam tubuh suatu kelompok
  3. Perubahan kepribadian individu yang mengalami konflik
  4. Penghancuran harta benda atau korban manusia
  5. Akomodasi, dominasi dan penyerahan oleh satu pihak

Jenis Upaya Reduksi Konflik

Upaya yang dilakukan untuk mengurangi atau memperbaiki situasi konflik antara lain sebagai berikut:

  1. Kompromi, yaitu kedua belah pihak yang berkonflik mengalah satu sama lain. Mereka saling memberi dan menerima kebijakan tertentu tanpa ada paksaan
  2. Toleransi, yaitu saling menghargai dan menghargai sudut pandang masing-masing pihak.
  3. Pertobatan, yaitu satu pihak bersedia mengalah dan bersedia menerima kedudukan pihak lain
  4. Paksaan, yaitu penyelesaian konflik melalui proses yang dipaksakan
  5. Mediasi, yaitu penyelesaian suatu konflik dengan menggunakan pihak ketiga yang netral dan bertindak sebagai penasehat
  6. Arbitrase, yaitu penyelesaian konflik oleh pihak ketiga (Lembaga Arbitrase) yang dipilih oleh kedua belah pihak yang berkonflik
  7. Konsiliasi, yaitu upaya mempertemukan pihak-pihak yang berkonflik dalam suatu perundingan untuk mencapai kesepakatan bersama.
  8. Ajudikasi, yaitu penyelesaian konflik di pengadilan
  9. Segresi, yaitu upaya memisahkan dan saling menghindar antara pihak yang bertikai guna mengurangi ketegangan dan menghilangkan konflik.

Gencatan senjata, yaitu penangguhan konflik untuk jangka waktu tertentu sambil mengusahakan pelaksanaan upaya penyelesaian konflik


Interaksi sosial berbasis hubungan

Dalam realitas kehidupan manusia, interaksi antar individu, antar kelompok dan individu dengan kelompok selalu diarahkan pada pemenuhan kebutuhan dasar individu dalam masyarakat. Selain bentuk interaksi asosiatif atau disosiatif yang telah dijelaskan di atas, interaksi sosial juga dapat dibedakan dengan empat ciri hubungan berikut ini.


Hubungan antar status adalah hubungan antara dua pihak dalam masyarakat yang berbeda dalam suatu tatanan organisasi formal sehingga masing-masing pihak berinteraksi berdasarkan statusnya masing-masing. Contoh, hubungan antara atasan dan bawahan dalam dinas militer, serta hubungan antara ketua, sekretaris, bendahara dan anggota dalam suatu organisasi.

Hubungan yang terjadi dalam konteks ini selalu didasarkan pada status masing-masing seolah-olah didasarkan pada struktur organisasi yang ada, yaitu bahwa seorang staf harus bertanggung jawab kepada atasannya atas pekerjaannya, meskipun atasannya relatif lebih muda atau lebih muda. . pengalaman.

Ciri-ciri hubungan antar status:

  1. Masing-masing pihak didasarkan pada statusnya
  2. Bentuk hubungan didasarkan pada aturan yang berlaku
  3. Toleransi terbatas
  4. Bentuk hubungan lebih formal
  5. Sanksi telah dikenakan terhadap interaksi yang menyimpang dari ketentuan yang ada.

  • Hubungan antar pemangku kepentingan

Hubungan antar kepentingan adalah hubungan antara pihak-pihak dalam masyarakat yang bertujuan untuk memenuhi kepentingan masing-masing pihak. Dalam hubungan timbal balik ini masing-masing pihak saling memberikan solidaritas untuk mendukung terciptanya hubungan yang harmonis sehingga kepentingan tersebut dapat tercapai dengan baik. Misalnya kerjasama antar pihak yang memiliki kepentingan yang sama.

Ciri-ciri hubungan antar kepentingan antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Masing-masing pihak didasarkan pada kepentingannya masing-masing
  2. Bentuk hubungan cenderung formal
  3. Berdasarkan norma-norma tertentu yang disepakati
  4. Solidaritas relatif lebih tinggi
  5. dimiliki oleh masing-masing pihak minat dan kepentingan yang sama

Yang dimaksud dengan hubungan antarkeluarga adalah hubungan yang terjadi antara pihak-pihak yang masing-masing masih mempunyai hubungan darah. Dalam hubungan ini solidaritas antar anggota relatif lebih tinggi dan bentuk hubungan lebih informal.

Ciri-ciri hubungan keluarga adalah sebagai berikut:

  1. Masing-masing pihak masih memiliki ikatan/hubungan darah
  2. Hubungannya informal
  3. Solidaritas sangat tinggi
  4. Setiap interaksi tidak didasarkan pada peraturan yang berlaku
  5. Masing-masing pihak memanjakan yang lain

Hubungan persahabatan

Yang dimaksud dengan hubungan persahabatan adalah hubungan antara dua pihak atau lebih yang masing-masing sangat mendambakan komunikasi yang saling menguntungkan untuk menjalin hubungan yang akrab atau akrab. Contohnya adalah hubungan antara dua sahabat atau sahabat dekat yang memiliki hobi yang sama.

Ciri-ciri persahabatan adalah sebagai berikut:

  1. Bentuk hubungan itu bisa formal atau informal
  2. Masing-masing pihak berusaha agar hubungan tetap harmonis
  3. Solidaritas sosial yang tinggi.

Adanya bentuk-bentuk hubungan tersebut mendorong terciptanya pranata sosial. Lembaga baik formal maupun nonformal mendorong terbentuknya kelompok-kelompok dengan kepentingan tertentu dan organisasi sosial untuk menjamin tersedianya berbagai kebutuhan masyarakat itu sendiri. Hubungan dan interaksi yang melibatkan banyak orang memiliki peluang lebih besar untuk terciptanya kelompok, lembaga atau organisasi sosial.


Demikian artikel dariduniadik.co.id tentang pengertian interaksi sosial disosiatif: pengertian, jenis, usaha, interaksi sosial, pertemanan, semoga artikel ini bermanfaat untuk anda semua.

website Pelajaran SD SMP SMA dan Kuliah Terlengkap

Materi pelajaran terlengkap

mata pelajaran
jadwal mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa mata pelajaran sd mata pelajaran dalam bahasa jepang mata pelajaran kurikulum merdeka mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran sma jurusan ips mata pelajaran sma
bahasa inggris mata pelajaran
bu ani memberikan tes ujian akhir mata pelajaran ipa
tujuan pemberian mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan di sekolah adalah
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional. artinya mata pelajaran smp mata pelajaran ipa mata pelajaran bahasa indonesia mata pelajaran ips mata pelajaran bahasa inggris mata pelajaran sd kelas 1
data mengenai mata pelajaran favorit dikumpulkan melalui cara
soal semua mata pelajaran sd kelas 1 semester 2 mata pelajaran smk mata pelajaran kelas 1 sd mata pelajaran matematika mata pelajaran ujian sekolah sd 2022
bahasa arab mata pelajaran mata pelajaran jurusan ips mata pelajaran sd kelas 1 2021 mata pelajaran sbdp mata pelajaran kuliah mata pelajaran pkn
bahasa inggrisnya mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa kelas 10 mata pelajaran untuk span-ptkin mata pelajaran ppkn mata pelajaran ips sma mata pelajaran tik
nama nama mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran pkn sd mata pelajaran mts mata pelajaran pjok
nama nama mata pelajaran dalam bahasa arab mata pelajaran bahasa inggrisnya mata pelajaran bahasa arab
seorang pengajar mata pelajaran akuntansi di sekolah berprofesi sebagai
nama mata pelajaran dalam bahasa jepang
hubungan bidang studi pendidikan kewarganegaraan dengan mata pelajaran lainnya
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional artinya mata pelajaran dalam bahasa arab
tujuan mata pelajaran seni rupa adalah agar siswa

You May Also Like

About the Author: Hack Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *