Pengertian, Ciri, Struktur, Tujuan, Contoh

pengertian-teks-anekdot-1023983-6912278-jpg

Teks anekdot adalah cerpen yang memiliki unsur humor tetapi mengandung isi dengan maksud kritik, biasanya kritik dalam teks anekdot seperti pelayanan publik di bidang hukum, politik, lingkungan dan sosial.

pengertian-teks-anekdot-9070275

Baca juga artikel terkait: Teks Prosedur: Definisi dan (Tujuan – Prinsip – Jenis – Fitur – Contoh)

Pengertian Teks Anekdot

Anekdot adalah cerita pendek yang lucu dan juga menghibur yang mungkin menjadi salah satu pengalaman seseorang.

Teks anekdot adalah esai tentang cerita atau cerita yang dapat didasarkan pada pengalaman hidup seseorang yang ditulis secara singkat, padat dan lucu tentang berbagai topik seperti pendidikan, politik, hukum, sindiran, kritik, dan sebagainya. Dalam teks anekdot itu sendiri, perlu diperhatikan bahwa teks anekdot tidak hanya berisi cerita lucu, tetapi juga pesan, pesan moral dan ungkapan kebenaran secara umum.

Teks anekdot tersebut adalah cerita pendek yang memiliki unsur humor tetapi puas dengan maksud kritik. Biasanya kritik dalam teks anekdot seperti tentang pelayanan publik di bidang hukum, politik, lingkungan dan sosial.


Baca juga artikel terkait: Contoh teks eksposisi: pengertian, struktur, ciri, kaidah bahasa

Ciri-ciri anekdot

Setelah mengetahui pengertian teks anekdot, teks anekdot juga memiliki ciri-ciri yang dapat dijadikan pembeda dengan teks lainnya. Anda dapat melihat ciri-ciri tersebut sebagai berikut:

  1. Teks anekdot bersifat humor atau guyonan, artinya teks anekdot berisi cerita atau bualan yang lucu.
  2. Menarik, artinya teks anekdot akan membuat pembaca merasa terhibur dengan humor yang ada di dalam teks.
  3. Satiris
  4. Bisa jadi tentang orang penting
  5. Memiliki tujuan tertentu
  6. Cerita yang disajikan hampir seperti dongeng
  7. Cerita tentang karakter hewan dan manusia seringkali dihubungkan secara umum dan realistis
  8. Hampir seperti dongeng
  9. Ceritakan secara realistis tentang hewan dan manusia pada umumnya
  10. Itu menggelitik, menyindir dan bercanda
  11. Biasanya tentang orang-orang penting.

Baca juga artikel terkait: teks prosedur kompleks – definisi, tujuan, struktur, aturan, kata kerja, kata sambung, contoh

Struktur teks anekdot

Teks anekdot juga memiliki struktur dalam pembentukannya. Struktur teks anekdot meliputi Abstraksi, orientasi, peristiwa, krisis, reaksi, koda dan Re-orientasi. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang setiap bagian dari struktur
Struktur teks anekdot yang harus diketahui adalah sebagai berikut:

  1. Dengan Abstraksi Abstraksi merupakan bagian awal paragraf yang memiliki fungsi untuk dapat memberikan gambaran yang sangat jelas tentang isi teks anekdot.
  2. Memiliki orientasi. Orientasi adalah keadaan di mana acara dimulai.
  3. Punya acara. Peristiwa adalah menceritakan rangkaian peristiwa atau kejadian
  4. Mengalami krisis. Masalah utama ditemukan dalam teks anekdot atau memunculkan masalah.
  5. Menanggapi. Menghasilkan tanggapan untuk memecahkan masalah yang muncul dalam krisis.
  6. Reorientasi. Itu ada di akhir teks anekdot.

Baca Juga Artikel Terkait : “Teks Diskusi” Pengertian & (Struktur – Tujuan – Jenis – Contoh)

Baris teks anekdot

Teks anekdot juga memiliki aturan bahasa tersendiri yang berbeda dengan teks lainnya. Anda dapat melihat aturan bahasa di bawah ini.

  • Teks anekdot menggunakan bentuk lampau, sedangkan contohnya adalah saya tidak bisa tidur sepanjang malam
  • Teks anekdot menggunakan pernyataan berputar, seperti misalnya apakah dia tahu?
  • Teks anekdot menggunakan kata penghubung atau konjungsi, sedangkan contohnya adalah: kemudian, sesudah, lalu dan seterusnya
  • Teks anekdotal menggunakan kata kerja, sedangkan misalnya: pergi, duduk, dan berdiri.
  • Teks anekdot menggunakan kalimat imperatif, sedangkan contohnya membuang, mengambil, dll. Teks anekdot menggunakan kalimat seru.

Baca juga artikel terkait: pengertian teks ulasan, contoh, ciri, tujuan, struktur dan aturan

Tujuan Teks Anekdot

Seperti yang kita ketahui, teks anekdot juga memiliki tujuan yang ditujukan kepada pembaca dalam setiap cerita yang ditulis. Tujuan-tujuan inilah yang melatarbelakangi pengarang atau pengarang untuk menulis sebuah teks anekdot. Berikut ini adalah beberapa tujuan dari penulisan anekdot.

  • Untuk dapat mengundang tawa
  • Untuk menghibur orang
  • Mampu menggambarkan suatu watak atau sikap secara ringan dan ringkas sehingga dapat tersampaikan dalam kilasan doa yang langsung pada intinya.

Baca juga artikel terkait: Pengertian teks editorial, tujuan, struktur, fungsi dan contohnya

Jenis-jenis teks anekdot

Ada 2 jenis teks anekdot, yaitu teks lisan dan teks.

Teks Anekdot Lisan

Teks anekdot lisan, misalnya:

SCUDI: Kurang disiplin
ASMA: Asal Mengisi Absen
TBC: Tidak bisa komputer
KRAM : Kurang terampil
URAT SUUR: Sampai di kantor ngambek atau tidur
GINJAL: Gaji Mau kerja cepat tapi lambat
BLEEK : Cepat pulang


Teks Anekdot

Anekdot teks, misalnya:

Pengemis dan Pengemudi (Anekdot dari Sumber Anonim)

Manajer: Pak, apakah Anda lelah setelah mengemis? Bosan pak..?
Pengemis : Biasa saja, hari ini saya makan 3 kali
Manajer: Hah..? uangnya hanya untuk makan ayah saja? Dengan apa istri dan anak-anak Anda akan diberi makan?
Pengemis: Sama seperti orang yang sulit..! Saya dan keluarga saya merayakan ulang tahun kelima putra saya di Mc pagi ini. Donald dengan guru dan teman sekolahnya. Sore ini istri dan anak-anak saya bbm saja, mereka makan di Pizza HUT lho!
Sopir itu bingung dan berkata, “Berapa yang kamu dapatkan untuk mengemis selama 1 hari…?”

Pengemis : Sini ya.. aku akan memberitahumu..!! Saya mohon dari jam 07.00-17.00. Waktu lampu merah atau hijau 60 detik. Setiap 60 detik saya bisa mendapatkan minimal Rp 2.000. 1 jam = 60 kali lampu merah hijau artinya 60 x 2.000 = 120.000/jam 1 hari saya kerja 10 jam, 1 jam istirahat jadi 9 jam. 9 jam x 120.000 = 1.080.000/hari. 1 bulan saya bekerja 26 hari. 26 hari x 1.080.000 = 28.080.000/bulan
Sopir kaget dan takjub mendengar cerita pengemis itu
Pengemis itu berkata: Apakah Anda seorang sopir, berapa gaji bulanan Anda?
Manajer: 6.000.000
Pengemis : Diploma..?
Manajer: S-2


Baca juga artikel terkait: Teks eksplanasi: pengertian, contoh, ciri, jenis, struktur, aturan

Contoh teks anekdot

Teks anekdot dan strukturnya

besi

Pada suatu hari yang panas, seorang pria datang ke rumah sakit dengan luka bakar di kedua telinganya. Dokter: “Mengapa telinga Anda?” Pasien : “Begini, saya sedang menyetrika baju, nah saat saya sedang menyetrika, tiba-tiba telepon berdering, karena refleks saya langsung memasukkan setrika yang saya pegang di telinga kanan saya, dok.” Dokter : “Ooo.. saya mengerti keluhan anda, lalu ada apa dengan telinga satunya?

Bagian dari struktur anekdot (Eiro) di atas:

  • Ringkasan: Selama hari yang panas
  • Orientasi: Seorang pria datang ke rumah sakit dengan luka bakar di kedua telinga
  • Krisis (Pasien): “Begini, tadi saya sedang menyetrika baju, nah pas saya lagi menyetrika, tiba-tiba telepon berdering, karena reflek, langsung setrika yang saya pegang masuk ke telinga kanan saya dok.
  • Tanggapan: “Ooo.. saya mengerti keluhan anda, lalu ada apa dengan telinga satunya?
  • Koda: Ya, dokter bodoh itu menelepon lagi.

Tukang roti

Suatu hari seorang tukang roti datang lewat depan rumah, jadi teman saya, genap, memanggilnya. Tak lama kemudian, kami dihampiri oleh tukang roti yang sedang bersantai di taman depan rumah.

Enggar: “Roti apa yang kamu punya, Adik?”
Baker : “Bisa beda jenisnya dek.”
Enggar: “Kalau begitu, bagaimana rasanya roti ini?”
Tukang roti: “Roti ini rasanya seperti cokelat.”
Enggar: “Roti ini rasanya gimana ya mas?”
Tukang roti: “roti rasa stroberi.”
Enggar: “Bagaimana rasanya, Kak?”
Tukang roti: “Rasanya seperti kue tar nanas.”
Enggar: “Nah, rotinya mana kak? Dari tadi kamu ngomongin buah terus? Jual apa ya kak, roti atau buah? Kalau gitu, aku gak jadi beli, Kak.”
Baker: *Diam* Dalam sekejap, si tukang roti tiba-tiba pingsan.

Struktur bagian-bagian teks anekdot berjudul The Baker:

  • Ringkasan: Suatu hari seorang tukang roti datang lewat depan rumah,
  • Orientasi : lalu teman saya enggan untuk menelponnya
  • Crisis: “Wah, rotinya mana gan? Dari tadi masih ngomongin buah? Jual apa sih gan, roti atau buah? Kalau gitu, saya gak jadi beli deh.”
  • Reaksi: *Diam*
  • Koda : Dalam sekejap, tukang roti itu tiba-tiba pingsan.

Lihat juga materi lainnya:

  1. Teks cerita inspirasi

  2. Teks laporan hasil observasi

  3. Menantang materi teks

  4. Contoh teks materi

  5. bahan teks berita

  6. Materi teks tanggapan kritis

Mungkin dibawah ini yang anda cari

website Pelajaran SD SMP SMA dan Kuliah Terlengkap

Materi pelajaran terlengkap

mata pelajaran
jadwal mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa mata pelajaran sd mata pelajaran dalam bahasa jepang mata pelajaran kurikulum merdeka mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran sma jurusan ips mata pelajaran sma
bahasa inggris mata pelajaran
bu ani memberikan tes ujian akhir mata pelajaran ipa
tujuan pemberian mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan di sekolah adalah
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional. artinya mata pelajaran smp mata pelajaran ipa mata pelajaran bahasa indonesia mata pelajaran ips mata pelajaran bahasa inggris mata pelajaran sd kelas 1
data mengenai mata pelajaran favorit dikumpulkan melalui cara
soal semua mata pelajaran sd kelas 1 semester 2 mata pelajaran smk mata pelajaran kelas 1 sd mata pelajaran matematika mata pelajaran ujian sekolah sd 2022
bahasa arab mata pelajaran mata pelajaran jurusan ips mata pelajaran sd kelas 1 2021 mata pelajaran sbdp mata pelajaran kuliah mata pelajaran pkn
bahasa inggrisnya mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa kelas 10 mata pelajaran untuk span-ptkin mata pelajaran ppkn mata pelajaran ips sma mata pelajaran tik
nama nama mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran pkn sd mata pelajaran mts mata pelajaran pjok
nama nama mata pelajaran dalam bahasa arab mata pelajaran bahasa inggrisnya mata pelajaran bahasa arab
seorang pengajar mata pelajaran akuntansi di sekolah berprofesi sebagai
nama mata pelajaran dalam bahasa jepang
hubungan bidang studi pendidikan kewarganegaraan dengan mata pelajaran lainnya
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional artinya mata pelajaran dalam bahasa arab
tujuan mata pelajaran seni rupa adalah agar siswa

You May Also Like

About the Author: Hack Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *