RADARBANDUNG.ID, SIDOARJO – Jumlah korban meninggal dunia akibat runtuhnya musala Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, kembali bertambah.
Hingga Selasa 7 Oktober 2025, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total 63 korban meninggal, setelah tim SAR menemukan 12 jenazah tambahan di lokasi kejadian di Pondok Pesantren Al Khoziny.
Dari jumlah itu, sebanyak 17 jenazah korban ambruknya musala Pondok Pesantren Al Khoziny berhasil diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur, melalui pencocokan Ante Mortem (AM) dan Post Mortem (PM).
Seluruhnya sudah diserahkan kepada keluarga atau wali santri untuk dimakamkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Data terbaru dari Posko Penanganan Darurat menunjukkan total korban terdampak mencapai 167 jiwa. Dari jumlah itu, sebanyak 165 orang dan tujuh potongan tubuh telah ditemukan.
Saat ini, Tim DVI Polda Jawa Timur sedang mengidentifikasi 50 jenazah dengan kondisi utuh yang belum teridentifikasi di RS Bhayangkara Surabaya. Sebanyak 57 sampel DNA dikirim ke laboratorium milik Mabes Polri.
Sementara berdasarkan daftar absensi pondok pesantren, dua santri masih dinyatakan hilang. BNPB merinci, dari total korban yang ditemukan, sebanyak 104 orang dinyatakan selamat. Empat di antaranya telah menyelesaikan perawatan medis, 99 orang masih dirawat di berbagai fasilitas kesehatan, dan satu orang tidak memerlukan perawatan lanjutan.
Adapun tujuh potongan tubuh yang ditemukan di sekitar lokasi reruntuhan kini tengah dalam proses identifikasi di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya. Upaya pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR) terhadap para korban masih terus berlangsung. Tim gabungan bekerja menggunakan alat berat untuk mempercepat pembersihan puing bangunan empat lantai yang runtuh.
Namun, proses tersebut tetap dilakukan dengan hati-hati, mengingat sebagian reruntuhan terhubung dengan bangunan lama di sisi sebelahnya yang berisiko ambruk jika tidak ditangani dengan cermat. BNPB melalui Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Abdul Muhari, Ph.D., menyampaikan bahwa koordinasi antartim terus dilakukan untuk memastikan seluruh korban dapat ditemukan dan diidentifikasi secepatnya.
“Proses pembersihan puing bangunan terus dilakukan dengan tetap mengedepankan kehati-hatian,” ujarnya, kemarin.
Seluruh Jenazah Sudah Ditemukan
BNPB memastikan seluruh jenazah korban telah ditemukan oleh tim SAR gabungan setelah berhari-hari melakukan pencarian intensif di lokasi yang kini rata dengan tanah. Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Budi Irawan mengatakan, total ada sekitar 63 jenazah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian.
“Seluruh jenazah sudah ditemukan. Dari total itu, ada tujuh berupa potongan tubuh,” kata Budi dalam konferensi pers di posko tanggap darurat di halaman Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo, Selasa (7/10).
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil identifikasi sementara, seluruh jenazah diperkirakan berasal dari dalam kompleks ponpes yang kini telah rata dengan tanah.
“Sangat kecil kemungkinan masih ada jenazah,” katanya.
Menurutnya, area reruntuhan kini sudah bersih dari material bangunan. Kendati demikian, kejelasan jumlah akhir korban masih menunggu hasil identifikasi lanjutan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri. Terutama untuk memastikan tujuh bagian tubuh yang ditemukan apakah merupakan dua korban yang dilaporkan hilang.
“Dari sisi teknis, operasi Basarnas telah dianggap selesai karena tidak ada lagi tanda-tanda korban di bawah reruntuhan. Namun kepastian jumlah korban secara resmi baru dapat dipastikan setelah proses DVI selesai,” tegas Budi.
Operasi SAR Resmi Ditutup
Pembersihan puing reruntuhan musala Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, telah rampung pada Selasa, 7 Oktober 2025 dini hari. BNPB memastikan tidak ada lagi aktivitas alat berat di lokasi. Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) pun dinyatakan selesai. Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan menyebut seluruh material bangunan telah diratakan, dan petugas tidak menemukan korban baru.
“Alhamdulillah sekarang sudah rata,” ujarnya, Selasa (7/10).
Kata dia, tujuh diantaranya korban yang ditemukan berupa potongan tubuh yang masih dalam proses identifikasi tim Disaster Victim Identification (DVI). Dua korban masih tercatat dalam pencarian.
“Masih ada dua dari data kami sebelumnya masih dalam pencarian, tetapi ada tujuh body part yang ditemukan. Nanti kita akan tunggu proses DVI untuk memastikan apakah itu adalah dari dua korban itu tadi,” jelas Budi.
Secara keseluruhan, jumlah korban terdampak tercatat 165 jiwa. Sebanyak 104 orang dinyatakan selamat, dengan rincian empat masih menjalani perawatan, 99 telah pulang, dan satu tidak memerlukan perawatan medis. Dengan berakhirnya pembersihan puing, BNPB menyatakan operasi SAR resmi ditutup dan memasuki fase transisi menuju pemulihan.
Tanggung jawab selanjutnya akan diserahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur, dengan BNPB tetap melakukan pendampingan. Masa transisi ini akan difokuskan pada identifikasi korban yang belum selesai. Dari 61 jenazah, baru 17 yang berhasil diidentifikasi.
Selain itu, BNPB bersama BPBD Sidoarjo dan instansi terkait menyediakan tenda pengungsian di RS Bhayangkara Surabaya bagi keluarga korban, lengkap dengan dukungan kebutuhan dasar, layanan kesehatan, pendampingan psikososial, serta terapi tradisional seperti pijat dan bekam.
BNPB juga akan mensterilkan area kejadian dari potensi bahaya lingkungan melalui disinfeksi dan pembersihan limbah. Tim gabungan akan memeriksa kembali lokasi pembuangan puing untuk memastikan tidak ada sisa potongan tubuh yang terbawa.
Langkah berikutnya, BNPB berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk melakukan audit struktur bangunan di sekitar pesantren. Upaya ini dilakukan sebagai langkah pencegahan agar peristiwa serupa tidak terulang.
“Sesuai arahan Bapak Presiden RI Prabowo Subianto, kita juga akan mendampingi seluruh asesmen semua bangunan yang ada, agar kejadian serupa tidak terjadi di kemudian hari,” tegas Budi. (dis/arh)
Live Update
Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup
Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan