Klasifikasi Makhluk Hidup: Definisi, Dasar, Macam, Tingkatan

dasar-klasifikasi-makhluk-hidup-1-5154040-4530362-jpg

Pengertian klasifikasi makhluk hidup

Penggolongan makhluk hidup didasarkan pada pemikiran para ahli dalam pengelompokan makhluk hidup menurut ketentuan internasional. Klasifikasi adalah pengelompokan berbagai jenis hewan atau tumbuhan ke dalam kelompok-kelompok tertentu. Klasifikasi modern berakar pada sistem Carolus Linnaeus, yang mengelompokkan spesies berdasarkan kesamaan ciri fisiknya. Ilmu yang mempelajari prinsip dan cara pengelompokan makhluk hidup disebut taksonomi.

dasar-klasifikasi-makhluk-hidup-1-7543175


Pengklasifikasian makhluk hidup didefinisikan oleh Ernst Mayr sebagai “Susunan entitas ke dalam rangkaian kelas hierarki, di mana kelas yang hampir sama atau terkait pada satu tingkat hierarki digabungkan secara komprehensif untuk menjadi lebih inklusif pada tingkat kelas yang lebih tinggi.” Kelas didefinisikan sebagai “kumpulan entitas yang sama”.


Baca juga artikel terkait: Tujuan dan Manfaat Penggolongan Makhluk Hidup Beserta Penjelasannya


Tujuan dan manfaat klasifikasi makhluk hidup

Tujuan klasifikasi makhluk hidup

Tujuan pengklasifikasian makhluk hidup adalah:

  1. Mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan kesamaan ciri-ciri yang dimilikinya.
  2. Mendeskripsikan ciri-ciri suatu jenis makhluk hidup untuk membedakannya dengan makhluk hidup jenis lainnya.
  3. Menyederhanakan objek kajian. Penyederhanaan objek kajian sangat membantu dalam mengenal atau mempelajari makhluk hidup yang memiliki ciri dan ciri yang begitu banyak dan beragam.
  4. Mengetahui hubungan antar makhluk hidup.
  5. Sebutkan makhluk hidup yang tidak diketahui

Manfaat klasifikasi makhluk hidup

Sistem klasifikasi makhluk hidup memiliki keunggulan sebagai berikut.

  1. Memudahkan kita dalam mempelajari makhluk hidup yang sangat beragam.
  2. Mengetahui jenis-jenis makhluk hidup.
  3. Untuk mengetahui hubungan antara makhluk hidup satu dengan yang lainnya.

Baca juga artikel terkait: Menjelaskan Keanekaragaman Makhluk Hidup dalam Biologi


Nomenklatur ilmiah makhluk hidup

Nama ilmiah makhluk hidup diambil dari genus dan spesies dalam klasifikasi makhluk hidup. Berikut ini adalah nomenklatur ilmiah makhluk hidup:

  1. Gunakan bahasa Latin
  2. Terdiri dari 2 kata dan masing-masing diambil dari genus dan spesies dari klasifikasi makhluk hidup.
  3. Genus terletak di kata pertama
  4. Spesies terletak di kata kedua
  5. Miring atau garis bawah
  6. Huruf pertama dari kata pertama harus dikapitalisasi
  7. Huruf pertama dari kata kedua tidak dikapitalisasi

Contohnya adalah Oryza sativa yang merupakan nama ilmiah dari tanaman padi. Oryza menunjukkan genus dan sativa menunjukkan spesies tanaman.


Baca juga artikel terkait: Fungsi asam nukleat dalam tubuh makhluk hidup


Klasifikasi dasar makhluk hidup

Setiap makhluk hidup memiliki ciri-ciri yang membedakannya dengan makhluk hidup lainnya, namun ada beberapa makhluk hidup yang memiliki satu atau lebih kesamaan. Jadi, dasar pengklasifikasian makhluk hidup adalah sebagai berikut:


  • Berdasarkan Persamaan
    Dengan mengamati ciri-cirinya, kita dapat masuk bahwa ayam dan elang termasuk golongan hewan yaitu aves (burung) karena memiliki bulu, sayap dan paruh.


  • Berdasarkan perbedaan
    Jika kita amati perbedaan ciri ayam dan elang berdasarkan jenis makanannya, ayam termasuk hewan herbivora, sedangkan elang merupakan karnivora yaitu pemakan daging.


  • Berdasarkan Karakteristik Morfologi dan Anatomi
    Untuk mengetahui persamaan dan perbedaan makhluk hidup, hal pertama yang dapat dilakukan adalah mengamati bentuk luar dari makhluk hidup tersebut, misalnya bentuk paruh dan jumlah sayap. Jika ingin mengklasifikasikan berbagai tumbuhan, yang dapat diamati adalah bentuk pohon, bentuk daun, bentuk bunga, warna bunga, dan sebagainya. Ciri-ciri ini disebut ciri morfologi. Jika kita amati ada tidaknya sel trakea, kambium, ada tidaknya berkas pengangkut, ada tidaknya sel kambium, ciri-ciri ini disebut ciri anatomis.


  • Berdasarkan sifat biokimia
    Sesuai dengan masa perkembangannya, ciri-ciri biokimia juga dapat digunakan untuk menentukan klasifikasi makhluk hidup, selain ciri-ciri yang telah disebutkan di atas, misalnya jenis enzim, jenis protein dan jenis DNA. Itu dapat menentukan hubungan antara makhluk hidup.


  • Berdasarkan manfaat
    Pengelompokan ini bertujuan untuk memudahkan kita mengambil manfaat dari makhluk hidup.


Baca juga artikel terkait: 10 Definisi Makhluk Hidup Menurut Para Ahli Terlengkap


Tahapan klasifikasi makhluk hidup

Tahapan dalam klasifikasi makhluk hidup yang dilakukan oleh Linnaeus adalah sebagai berikut:

  • Penunjukan atau identifikasi, yaitu proses mengidentifikasi atau menggambarkan ciri-ciri makhluk hidup untuk diklasifikasikan.
  • Pengelompokan, yaitu pengelompokan makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri yang dimilikinya. Makhluk hidup yang memiliki kesamaan ciri dikelompokkan ke dalam satu kelompok yang sama yang disebut takson.
  • Penunjukan taksonomi. Makhluk hidup yang telah dikelompokkan tadi kemudian diberi nama untuk memudahkan kita mengenali ciri-ciri kelompok makhluk hidup tertentu.

Linnaeus memperkenalkan hierarki takson (tingkat) untuk mengklasifikasikan makhluk hidup. Hierarki (disebut takson) secara berurutan dari tingkat tertinggi (umum) ke tingkat terendah (khusus) adalah:

  1. kerajaan (kerajaan)
  2. Filum (Filum) untuk hewan, atau Divisio (Divisi) untuk tumbuhan
  3. Kelas (Kelas)
  4. ketertiban (bangsa)
  5. Familia (keluarga/suku)
  6. Genus (Marga)
  7. spesies (jenis)

Baca juga artikel terkait: 16 ciri-ciri hewan dan tumbuhan hidup beserta gambarnya


Jenis klasifikasi makhluk hidup

Sistem klasifikasi dapat diklasifikasikan menjadi tiga kelompok/grup, yaitu sistem alami, sistem buatan, dan sistem filogeni.


Kita sudah tahu bahwa klasifikasi pada dasarnya didasarkan pada kesamaan. Hal ini dapat kita ketahui dengan mengamati makhluk hidup secara morfologis. Misalnya, kami mengamati kucing, anjing, sapi, kuda, dan harimau.


Jika kita melihat alam, kita dapat melihat bahwa kelima hewan tersebut berkaki empat, sehingga membentuk kelompok sesuai dengan keinginan alam, yaitu kelompok hewan berkaki empat. Oleh karena itu dapat dilihat bahwa klasifikasi sistem alam adalah pembentukan kelompok makhluk hidup secara alami.


Tokoh klasifikasi sistem alam adalah Aristoteles, seorang warga negara Yunani pada tahun 350 SM. Dia membagi makhluk hidup menjadi dua dunia (kerajaan), yaitu hewan dan tumbuhan. Dunia hewan ini terbagi menjadi berbagai kelompok berdasarkan habitat dan tingkah lakunya, sedangkan tumbuhan dikelompokkan menurut ukuran dan strukturnya.


  • Klasifikasi sistem buatan

Dibandingkan dengan sistem klasifikasi alami, sistem klasifikasi buatan lebih baik, sempurna dan lebih mudah dipahami dibandingkan dengan sistem klasifikasi sebelumnya. Klasifikasi ini pertama kali diperkenalkan oleh Carl Von Linne (1707-1778), yang dikenal sebagai Carolus Linnaeus, seorang ahli botani Swedia. Dia dipanggil “Pak Taksonomi“.


Penggolongan makhluk hidup menurut Linnaeus didasarkan pada persamaan dan perbedaan struktur makhluk hidup, yaitu sebagai berikut.

  1. Pengamatan dan penelitian makhluk hidup, yaitu persamaan ciri-ciri struktur tubuh bagian luar dan ciri-ciri struktur tubuh bagian dalam berbagai jenis makhluk hidup.

  2. Jika ada yang memiliki ciri struktur tubuh yang sama atau mirip maka dikelompokkan menjadi satu, sedangkan yang memiliki ciri berbeda dikelompokkan secara terpisah.


  3. Memberikan istilah-istilah khusus untuk setiap tingkat klasifikasi berdasarkan sekurang-kurangnya banyak kesamaan ciri dari setiap jenis makhluk hidup yang dikelompokkan.


Baca juga artikel terkait: Pengertian lingkungan menurut para ahli


Tingkat klasifikasi makhluk hidup

Untuk memudahkan pengelompokan makhluk hidup yang sangat beraneka ragam maka dikembangkan aturan pengelompokan. Pengelompokan dilakukan dari level tinggi ke level rendah sebagai berikut.


Kerajaan/Regnum (Kerajaan/Dunia)

Tingkatan takson ini merupakan tingkatan tertinggi bagi makhluk hidup. Semua hewan termasuk dalam kingdom Animalia dan semua tumbuhan termasuk dalam kingdom Plantae.


Filum atau Divisi (Keluarga Ekstrim)

Jika kita mengelompokkan suatu makhluk hidup ke dalam suatu kerajaan, maka ia termasuk dalam suatu keluarga besar dengan melihat kesamaan ciri-cirinya. Keluarga besar termasuk dalam filum untuk spesies hewan dan termasuk dalam divisio untuk spesies tumbuhan. Contohnya seperti hewan yang terlihat pada gambar di atas.


Filum Chordata adalah hewan dengan notochords dan vertebrata. Ada juga hewan yang memiliki arthropoda dan kutikula keras yang termasuk dalam filum Arthropoda.
Nama filum hewan tidak memiliki akhiran unik, sedangkan nama divisi tumbuhan memiliki akhiran unik, misalnya phyta dan mycota. Tumbuhan berbiji termasuk dalam divisi Spermatophyta, sedangkan jamur basidium termasuk dalam divisi Basidiomycota.


Kelas

Tingkatan takson ini lebih rendah dari kelompok takson filum atau divisio, artinya jika suatu kelompok makhluk hidup dalam satu divisi/filum memiliki ciri-ciri yang sama, maka mereka termasuk dalam satu kelas.
Contoh golongan pada hewan yaitu mamalia/mamalia, misalnya anjing, kucing, kelinci, dan lain-lain.
Ada dua golongan pada tumbuhan yaitu tumbuhan berbiji satu potong dan tumbuhan berbiji dua potong. Oleh karena itu tumbuhan memiliki divisio: Spermatophyta, kelas: Monocotyledonae dan Dicotyledonae.


ketertiban (bangsa)

Tingkat kelas takson yang lebih rendah adalah ordo. Pada tanaman nama urutan biasanya diakhiri dengan ale, sedangkan pada hewan tidak.
Contoh hewan memiliki ordo Carnivora (bangsa pemakan daging), Omnivora (bangsa pemakan tumbuhan).


Dari segi tumbuhan, kelas Dicotyledonae misalnya memiliki ordo Graminales (bangsa rumput), Rosales (bangsa mawar).


Keluarga (suku atau keluarga)

Famili merupakan tingkatan takson di bawah ordo. Pada tingkat keluarga ini, terdapat suatu kelompok yang erat kaitannya dan memiliki banyak kesamaan karakteristik. Nama famili pada tumbuhan biasanya diberi akhiran aceae, sedangkan nama hewan diberi akhiran idae.
Contoh famili hewan yaitu Canidae (famili anjing), Falidae (famili kucing). Contoh famili tumbuhan adalah Solanaceae (famili kentang), Rosaceae (famili mawar).


Genus (Marga)

Takson genus adalah nama takson terendah dari famili. Nama genus terdiri dari satu kata yang diambil dari kata apa saja, bisa dari nama hewan atau tumbuhan, zat, dan sebagainya. Huruf pertama diawali dengan huruf kapital dan ditulis miring atau ditulis tegak lurus dengan garis bawah.
Contoh untuk hewan adalah Canis (suku anjing), Felis (suku kucing), Taenia (cacing).
Adapun contoh tumbuhan yaitu Rosa (marga mawar), Annona (marga sirsak dan srikaya), dan Solanum (marga terong).


spesies (jenis)

Spesies merupakan tingkatan takson yang paling rendah dan merupakan unit dasar atau satuan klasifikasi. Spesies adalah kelompok makhluk hidup yang dapat kawin silang dan menghasilkan keturunan yang subur. Penulisan kata spesies sama dengan penulisan pada genus, hanya saja spesies terdiri dari dua kata, yaitu kata yang mendahului nama suku (genus), sedangkan kata kedua menunjukkan jenisnya. Untuk kata kedua, huruf awal tidak perlu dikapitalisasi. Contoh: Canis familiaris (anjing), Taenia solium (cacing pita), Rosa gallica (mawar), Carica papaja (pepaya), Oryza sativa (beras).

Mungkin dibawah ini yang anda cari

website Pelajaran SD SMP SMA dan Kuliah Terlengkap

Materi pelajaran terlengkap

mata pelajaran
jadwal mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa mata pelajaran sd mata pelajaran dalam bahasa jepang mata pelajaran kurikulum merdeka mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran sma jurusan ips mata pelajaran sma
bahasa inggris mata pelajaran
bu ani memberikan tes ujian akhir mata pelajaran ipa
tujuan pemberian mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan di sekolah adalah
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional. artinya mata pelajaran smp mata pelajaran ipa mata pelajaran bahasa indonesia mata pelajaran ips mata pelajaran bahasa inggris mata pelajaran sd kelas 1
data mengenai mata pelajaran favorit dikumpulkan melalui cara
soal semua mata pelajaran sd kelas 1 semester 2 mata pelajaran smk mata pelajaran kelas 1 sd mata pelajaran matematika mata pelajaran ujian sekolah sd 2022
bahasa arab mata pelajaran mata pelajaran jurusan ips mata pelajaran sd kelas 1 2021 mata pelajaran sbdp mata pelajaran kuliah mata pelajaran pkn
bahasa inggrisnya mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa kelas 10 mata pelajaran untuk span-ptkin mata pelajaran ppkn mata pelajaran ips sma mata pelajaran tik
nama nama mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran pkn sd mata pelajaran mts mata pelajaran pjok
nama nama mata pelajaran dalam bahasa arab mata pelajaran bahasa inggrisnya mata pelajaran bahasa arab
seorang pengajar mata pelajaran akuntansi di sekolah berprofesi sebagai
nama mata pelajaran dalam bahasa jepang
hubungan bidang studi pendidikan kewarganegaraan dengan mata pelajaran lainnya
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional artinya mata pelajaran dalam bahasa arab
tujuan mata pelajaran seni rupa adalah agar siswa

You May Also Like

About the Author: Hack Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *