Klasifikasi, Jenis, Tekstur, Deskripsi, Ciri

gambar-batuan-beku-9019498-9688201-png

Pengertian batuan beku

Batuan beku atau batuan beku (dari bahasa Latin: ignis, “api”) adalah sejenis batuan yang terbentuk dari magma yang mendingin dan mengeras, dengan atau tanpa proses kristalisasi, baik di bawah permukaan sebagai batuan intrusif (plutonik) maupun di atas permukaan sebagai batuan ekstrusif (vulkanik). Magma ini bisa berasal dari batuan setengah cair atau batuan yang sudah ada sebelumnya, baik di dalam mantel maupun kerak bumi.

Secara umum, peleburan terjadi melalui salah satu proses berikut: peningkatan suhu, penurunan tekanan, atau perubahan komposisi. Lebih dari 700 jenis batuan beku telah dideskripsikan, sebagian besar terbentuk di bawah permukaan kerak bumi.

Magma dapat mendingin dan mengeras di bawah atau di atas permukaan bumi. Ketika membeku di bawah permukaan bumi, ia membentuk batuan yang disebut batuan beku dalam atau disebut juga batuan beku intrusif (sering juga disebut sebagai batuan beku plutonik). Sedangkan jika magma dapat mencapai permukaan bumi kemudian membeku, maka terbentuklah batuan beku luar atau batuan beku ekstrusif.

Menurut para ahli seperti Turner dan Verhoogen (1960), FF Groun (1947), Takeda (1970), magma didefinisikan sebagai cairan silikat kental bercahaya yang terbentuk secara alami, dengan suhu tinggi antara 1.500-2.5000C dan bersifat mobile (bergerak). dapat bergerak). dan ditemukan di bagian bawah kerak bumi. Di dalam magma ini terdapat berbagai bahan yang mudah larut, mudah menguap (air, CO2, klorin, fluor, besi, belerang, dll.) yang menjadi penyebab mobilitas magma, dan tidak mudah menguap (non-gas) yang umumnya bersifat mineral-mineral. pembentukan bahan yang ditemukan dalam batuan beku.

Saat magma mengalami penurunan suhu akibat perjalanannya ke permukaan bumi, mineral akan terbentuk. Peristiwa ini dikenal dengan peristiwa kristalisasi. Berdasarkan kristalisasi mineral silikat (magma), oleh NL. Bowen menyusun seri yang dikenal sebagai Seri Reaksi Bowen.


Klasifikasi batuan beku

Batuan beku dapat diklasifikasikan berdasarkan cara terjadinya, kandungan SiO2 dan indeks warna. Dengan cara ini, nama batuan yang berbeda dapat ditentukan meskipun berada dalam jenis batuan yang sama, sesuai dengan dasar klasifikasinya.

Penggolongan berdasarkan cara terjadinya, menurut Rosenbusch (1877-1976), batuan beku dibedakan menjadi:

  • Batuan efusif, untuk batuan beku yang terbentuk di permukaan.
  • Batuan Dyke, untuk batuan beku yang terbentuk di dekat permukaan.
  • Deep rock, untuk batuan beku jauh di dalam bumi. Oleh WT Huang (1962) batuan jenis ini disebut plutonik, sedangkan batuan efusif disebut batuan vulkanik.

Klasifikasi berdasarkan kandungan SiO2 (CL Hughes, 1962), yaitu :

  • Batuan beku asam, jika kandungan SiO2 lebih dari 66%. Contohnya adalah riolit.
  • Batuan beku menengah, jika kandungan SiO2 antara 52% – 66%. Contohnya adalah dacit.
  • Batuan beku alkali, jika kandungan SiO2 antara 45% – 52%. Contohnya adalah andesit.
  • Batuan beku ultra-alkalin, bila kandungan SiO2 kurang dari 45%. Contohnya adalah basal.

Penggolongan berdasarkan indeks warna (SJ Shand, 1943) yaitu :

  • Batu Leucoctaris, jika mengandung kurang dari 30% mineral mafik.
  • Batuan mesococtic, jika mengandung 30% – 60% mineral mafik.
  • Batuan melanokraktik, jika mengandung lebih dari 60% mineral mafik.

Menurut SJ Ellis (1948), batuan beku juga dibagi berdasarkan indeks warnanya:

  • Holofelsian, untuk batuan beku dengan indeks warna kurang dari 10%.
  • Felsic, untuk batuan beku dengan indeks warna 10% sampai 40%.
  • Mafelsic, untuk batuan beku dengan indeks warna 40% sampai 70%.
  • Mafik, untuk batuan beku dengan indeks warna lebih dari 70%.

Pengelompokan atau klasifikasi batuan beku hanya didasarkan pada tekstur dan komposisi mineralnya. Keragaman tekstur batuan beku disebabkan oleh sejarah pendinginan magma, sedangkan komposisi mineral tergantung pada kandungan unsur kimia magma induk dan lingkungan kristalisasinya.


Jenis batuan beku

Batuan beku dibagi menjadi: Batuan beku dalam, dan Batuan beku luar


Magma yang membeku di bawah permukaan bumi mendingin dengan sangat lambat (bisa mencapai jutaan tahun), memungkinkan tumbuhnya kristal-kristal besar dan terbentuk sempurna menjadi batuan beku intrusif. Benda beku yang dalam memiliki bentuk dan ukuran yang berbeda tergantung pada kondisi magma dan batuan sekitarnya. Magma dapat menyusup ke batuan di sekitarnya atau menembus retakan di batuan sekitarnya. Bentuk batuan beku yang memotong struktur batuan di sekitarnya disebut sumbang, termasuk batolit, tanggul, tanggul, dan bidang vulkanik.


Magma yang mencapai permukaan bumi, muncul melalui celah atau lubang vulkanik sebagai letusan, mendingin dengan cepat dan mengeras menjadi batuan ekstrusif. Keluarnya magma ke permukaan bumi melalui celah-celah dikenal sebagai letusan celah.

Umumnya, magma basaltik dengan viskositas rendah dapat mengalir di sekitar rekahan dan menjadi hamparan lava basaltik yang disebut dataran tinggi basal. Letusan yang keluar melalui kawah gunung berapi disebut letusan sentral. Magma dapat mengalir ke lereng bawah sebagai aliran lava atau dapat dikeluarkan ke atas dengan gas sebagai piroklastik.


Tekstur batuan beku

Tekstur didefinisikan sebagai keadaan atau hubungan yang erat antara mineral-mineral sebagai bagian dari batuan dan antara mineral-mineral tersebut dengan massa kaca yang membentuk batuan dasar batuan.

Tekstur pada batuan beku umumnya ditentukan oleh tiga hal penting, yaitu:


Kristalinitas adalah tingkat kristalisasi batuan beku ketika terbentuk. Kristalinitas dalam fungsinya digunakan untuk menunjukkan berapa banyak yang berbentuk kristal dan apa yang tidak berbentuk kristal, selain itu juga dapat mencerminkan kecepatan pembekuan magma. Jika magma membeku perlahan, kristalnya menjadi kasar. Sedangkan jika pembekuan terjadi dengan cepat maka kristal akan menjadi halus, namun jika pendinginan terjadi sangat cepat maka kristal akan menjadi amorf.


Sifat dan struktur batuan beku

Struktur adalah kenampakan makro batuan yang mencakup posisi khas/umum dari lapisan batuan. Sebagian besar batuan beku hanya dapat dilihat di lapangan, misalnya:

  • Lava bantal atau lava bantal, yang merupakan struktur paling khas dari batuan vulkanik bawah air, membentuk struktur seperti bantal.
  • Struktur kekar, merupakan struktur yang dicirikan dengan adanya kekar-kekar yang tersusun teratur tegak lurus dengan arah aliran. Sedangkan struktur yang dapat dilihat pada contoh batuan (hand sample) yaitu:
  • Masif, yaitu jika tidak menunjukkan ciri aliran, jejak gas (tidak menunjukkan lubang) dan tidak ada fragmen lain yang tertanam dalam tubuh batuan beku.
  • Vesikuler, yaitu struktur berlubang yang disebabkan oleh keluarnya gas saat magma membeku. Lubang menunjukkan arah yang teratur.
  • Scoria, yang merupakan struktur yang sama dengan struktur vesikuler, tetapi lubangnya besar dan menunjukkan arah yang tidak beraturan.
  • Amygdaloidal, yaitu struktur dimana lubang gas terisi oleh mineral sekunder, biasanya mineral silikat atau karbonat.
  • Xenolitis, yaitu suatu struktur yang menunjukkan adanya fragmen/pecahan batuan lain yang mengintrusi batuan intrusi tersebut.

Sifat batuan beku

Ciri-ciri batuan beku vulkanik adalah sebagai berikut:

  • Batuan ini mengalami titik beku di luar permukaan bumi
  • Ukuran kristal kecil/massa dasar kaca
  • Ada lubang gas
  • Memiliki sifat magma encer
  • Tekanan gas besar
  • Batuan ini mengalami proses kristalisasi dalam waktu singkat

Gambar batu padat

gambar-batuan-beku-1076140


Contoh batuan beku


Peridot umumnya hanya terdiri dari satu warna yaitu hijau zaitun, dan yang paling banyak dicari adalah yang warnanya sedikit lebih gelap atau yang komposisi besinya tidak lebih dari 15% dan ada campuran nikel dan krom karena pengaruh campuran tersebut. warna. Warna hijau disebabkan oleh adanya zat besi di dalamnya dan terkadang jika warnanya agak kecoklatan, itu karena terlalu banyak zat besi dalam komposisi kimianya. Ditemukan di Karangsambung, Kebumen.


Granit adalah jenis batuan intrusif, felsik, dan beku yang umum dan tersebar luas. Granit sebagian besar berukuran besar, keras dan kuat, sehingga banyak digunakan sebagai batuan konstruksi. Kepadatan rata-rata granit adalah 2,75 gr/cm³ dengan kisaran antara 1,74 dan 2,80. Kata granit berasal dari bahasa Latin granum. Meja granit sebagai acuan lapangan dalam proses pengukuran. Dalam industri dan teknik, granit banyak digunakan sebagai bidang referensi dalam berbagai pengukuran dan alat ukur.


Batu gabro merupakan endapan batuan yang lebih muda dari onyx dan marmer. Teksturnya yang berbutir kasar membuat batuan ini mudah dibentuk dengan alat sederhana, baik dengan pahat atau baji atau dengan teknik pancaran air bertekanan tinggi. Ditemukan di Pegunungan Jiwo, Klaten


Batuan diabas diinterpretasikan sebagai batuan intrusif, dan memperlihatkan struktur kekar kolumnar yang dihasilkan dari gaya kontraksi selama pembekuan magma. Di kawasan ini telah dilakukan beberapa konservasi dan beberapa penambangan. Ditemukan di Karanggulung, Kebumen.


Demikian artikel Duniadunia.co.id tentang Batuan Beku: Klasifikasi, Jenis, Tekstur, Deskripsi, Ciri, Ciri, Contoh, Gambar, Pengertian, semoga artikel ini bermanfaat untuk anda semua.

website Pelajaran SD SMP SMA dan Kuliah Terlengkap

Materi pelajaran terlengkap

mata pelajaran
jadwal mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa mata pelajaran sd mata pelajaran dalam bahasa jepang mata pelajaran kurikulum merdeka mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran sma jurusan ips mata pelajaran sma
bahasa inggris mata pelajaran
bu ani memberikan tes ujian akhir mata pelajaran ipa
tujuan pemberian mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan di sekolah adalah
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional. artinya mata pelajaran smp mata pelajaran ipa mata pelajaran bahasa indonesia mata pelajaran ips mata pelajaran bahasa inggris mata pelajaran sd kelas 1
data mengenai mata pelajaran favorit dikumpulkan melalui cara
soal semua mata pelajaran sd kelas 1 semester 2 mata pelajaran smk mata pelajaran kelas 1 sd mata pelajaran matematika mata pelajaran ujian sekolah sd 2022
bahasa arab mata pelajaran mata pelajaran jurusan ips mata pelajaran sd kelas 1 2021 mata pelajaran sbdp mata pelajaran kuliah mata pelajaran pkn
bahasa inggrisnya mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa kelas 10 mata pelajaran untuk span-ptkin mata pelajaran ppkn mata pelajaran ips sma mata pelajaran tik
nama nama mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran pkn sd mata pelajaran mts mata pelajaran pjok
nama nama mata pelajaran dalam bahasa arab mata pelajaran bahasa inggrisnya mata pelajaran bahasa arab
seorang pengajar mata pelajaran akuntansi di sekolah berprofesi sebagai
nama mata pelajaran dalam bahasa jepang
hubungan bidang studi pendidikan kewarganegaraan dengan mata pelajaran lainnya
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional artinya mata pelajaran dalam bahasa arab
tujuan mata pelajaran seni rupa adalah agar siswa

You May Also Like

About the Author: Hack Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *