RADARBANDUNG.ID, KOTA BANDUNG – Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung resmi menetapkan Ustadz Evie Effendi sebagai tersangka dalam kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap anaknya.
Tiga kerabat dekatnya yang diduga ikut terlibat dalam peristiwa 4 Juli 2025 juga dijerat sebagai tersangka. Penetapan status ini menandai masuknya perkara ke tahap penyidikan penuh.
Kasatreskrim Polrestabes Bandung, Kompol Anton menyampaikan penetapan tersangka sudah melalui serangkaian pemeriksaan awal dan pengumpulan bukti. Polisi kini menunggu kehadiran Evie Effendi dalam pemeriksaan lanjutan yang telah dijadwalkan, Selasa (9/12) dan Rabu (10/12) mendatang.
“Kami sudah menetapkan yang bersangkutan bersama tiga orang lainnya sebagai tersangka dan akan segera dilakukan pemeriksaan,” ujar Kompol Anton, Jumat (5/12/2025).
Kompol Anton mengungkapkan penyidik telah melayangkan surat panggilan resmi. Kehadiran Evie pada jadwal pemeriksaan menjadi bagian penting dalam proses penyidikan. Polisi masih membuka ruang jika ada alasan jelas bila tersangka tidak bisa hadir.
Namun bila panggilan tersebut diabaikan tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan, penyidik akan mengirim panggilan kedua. Bila panggilan kedua juga diabaikan, langkah terakhir adalah penjemputan paksa oleh petugas.
“Kalau surat panggilan kedua tidak diindahkan, baru kami lakukan langkah hukum berupa penjemputan terhadap para tersangka,” ucap Anton.
Sebelumnya, anak Evie Effendi berinisial NAS telah menjalani pemeriksaan sebagai saksi. Pemeriksaan dilakukan, Kamis (25/9/2025) di kantor Satreskrim Polrestabes Bandung dan berlangsung sekitar 30 menit. NAS hadir bersama kuasa hukumnya, Rio Damas Putra.
Rio menjelaskan status perkara sudah naik ke tahap penyidikan sehingga pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian. Pihaknya juga membawa barang bukti berupa pakaian dan helm yang digunakan korban saat kejadian.
“Kami memenuhi panggilan pertama karena status perkara sudah naik penyidikan. Bukti seperti pakaian dan helm juga kami serahkan,” kata Rio.
Selama pemeriksaan, penyidik mengajukan 25 pertanyaan yang berfokus pada kronologi kejadian dan dugaan keterlibatan para terlapor.
“Pertanyaan itu seputar apa yang dialami korban pada 4 Juli serta peran para terlapor. Itu yang menjadi konsen laporan kami,” ucap Rio.
Melalui penetapan empat tersangka, penyidik kini memasuki tahap penting untuk menguatkan alat bukti serta melengkapi rangkaian proses hukum.
Kompol Anton menegaskan penanganan perkara dilakukan objektif tanpa memandang status sosial para pihak.(dsn)
Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup
Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan