RADARBANDUNG.ID, JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengupayakan tunjangan profesi guru (TPG) bisa dicairkan tiap bulan mulai tahun depan. Berbeda dengan selama ini yang dirapel tiga bulanan.
Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen Iwan Junaidi mengatakan, kebijakan tentang TPG itu merupakan salah satu kado menyambut Hari Guru Nasional (HGN) yang jatuh pada 25 November.
“Pak Menteri (Mendikdasmen) tadi malam (19/11) rapat, beliau menyampaikan, agar transfer TPG guru di tahun depan setiap bulan,” kata Iwan setelah mengajar kelas III SDN III Rawa Buntu, Tangerang Selatan, kemarin, yang merupakan rangkaian peringatan HGN tahun ini.
Selama ini TPG dibayarkan ke guru dalam tiga bulanan.
Misalnya, TPG untuk periode Januari–Maret dibayarkan rapelan di Maret.
Begitu seterusnya sampai TPG periode Oktober–Desember dicairkan di Desember.
Namun, Iwan mengatakan, perubahan pola pencairan TPG bukan semata kewenangan Kemendikdasmen. Tapi, juga terkait dengan kementerian lain, khususnya Kementerian Keuangan.
Kemendikdasmen, lanjutnya, bakal berupaya keras agar skema baru itu bisa terlaksana. Apalagi saat ini masih ada sisa waktu dua bulan untuk mempersiapkan pencairan TPG 2026.
Dia menambahkan, pertimbangan utama mengubah pencairan TPG dari tiga bulanan menjadi tiap bulan untuk kepentingan guru. “Kebutuhannya (guru) kan tiap bulan,” tuturnya, lantas tersenyum.
Selain perubahan skema pencairan TPG, menyambut HGN 2025 ada beberapa program lain yang disiapkan, termasuk Anugerah Guru Indonesia. Program tersebut berupa penyaringan guru berprestasi secara berjenjang dari daerah sampai tingkat nasional.
“Ada guru, kepala sekolah, pengawas sekolah, hingga tendik (tenaga kependidikan),” tuturnya.
Sambut Positif
Rencana Kemendikdasmen mencairkan TPG tiap bulan menuai respons positif dari kalangan guru. Guru kelas VI SDN 3 Rawa Buntu Eni Arumita Sari salah satunya.
“Saya sangat senang sekali jika TPG cair setiap bulan,” kata penerima TPG sejak 2014 itu.
Eni menceritakan, selama ini TPG cair tiap tiga bulan, itu pun kerap terlambat. Dia mencontohkan, TPG untuk Januari–Maret terkadang cair di April atau bahkan Mei.
Begitu pula untuk periode berikutnya. Sedangkan TPG periode Oktober–Desember relatif tepat waktu di Desember karena mengejar tutup buku anggaran. Syarat utama mendapatkan TPG, lanjut Eni, memiliki sertifikat profesi guru. Syarat lainnya seperti mengajar minimal 24 jam pelajaran tiap pekan.
Besaran TPG untuk guru PNS setara gaji pokok. Sedangkan TPG untuk guru non-PNS dipatok Rp 2 juta/bulan. Sebelumnya Rp 1,5 juta/bulan, kemudian dinaikkan Rp 500 ribu/bulan oleh Presiden Prabowo Subianto. (wan/ttg/Jawa Pos)
Live Update
Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup
Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan