Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Bandung Barat Tahun 2025 Capai 54 Kasus – Radar Bandung – Hack.AC.ID

whatsapp-image-2025-02-12-at-18-24-13-9142213-7223307-jpeg

Hack.AC.ID- Puluhan anak dan perempuan di Kabupaten Bandung Barat menjadi korban kekerasan sepanjang Januari hingga Juli 2025 ini. Kasus tersebut mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2024 lalu.

Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) KBB menangani sebanyak 54 kasus kekerasan di tahun 2025 ini.

Kabid Pemerdayaan Perempuam dan Perlindungan Anak (PPA) DP2KBP3A KBB, Rini Haryani menjelaskan, sejauh ini kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Bandung Barat terbilang masih tinggi.

“Kasus masih tinggi. Hingga bulan ini kami sudah tangani 54 laporan kasus kekerasan anak dan perempuan,” katanya, Selasa (29/7/2025).

Ia menambahkan, dari jumlah tersebut kasus yang paling menonjol yakni kekerasan terhadap anak. Sisanya kasus kekerasan terhadap perempuan, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), trafficking, hingga bullying.

“Kasus bisa jadi tercatat cuma satu. Tapi korbannya bisa lebih. Contoh yang terbaru kasus pelecehan seksual terhadap anak di Kecamatan Cihampelas, itu korban sementara ada 4 orang,” katanya.

“Ini baru kasus yang terlaporkan dan teecatat, belum lagi kasus yang gak terlaporkan karena korban tak berani speak up, bisa jadi lebih banyak lagi,” imbuhnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, para korban kekerasan baik anak maupun perempuan yang membutuhkan penanganan pemulihan pasca trauma.

“Saat ini bermacam-macam seperti, psikis terganggu, mengalami trauma dan lain sebagainya. Ada juga yang secara fisik mengalami drop akibat kekerasan,” katanya.

Ia menyebut, dalam menekan angka kasus tersebut membutuhkan peran semua pihak baik lingkungan keluarga maupun masyarakat dengan menjalankan pendidikan tentang hak-hak anak dan jenis-jenis kekerasan yang dapat terjadi.

“Minimal di lingkungan keluarga dulu, mereka harus paham dan menciptakan ruang aman bagi anak-anak,” katanya.

Ia menegaskan, pihaknya telah menyediakan berbagai layanan pendampingan bagi para korban kekerasan anakdan perempuan seperti, Berita Acara Pemeriksaan (BAP) ke kepolisian, pendampingan visum ke rumah sakit umum dan assesment psikolog.

“Selain itu, kita juga melakukan pendampingan rujukan perpindahan sekolah ke Dinas Pendidikan (Disdik) bagi korban yang terpaksa keluar sekolah pasca mengalami kekerasan,” tandasnya. (KRO)

Live Update

Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup

Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan

You May Also Like

About the Author: Hack Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *