Jokowi Batal Pindah Kantor ke IKN Bulan Ini, PDIP: Jangan Dipaksakan – Hack.AC.ID

ikn-2962465-1331538-jpg

Hack.AC.ID- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan saat ini belum ada rencana dalam waktu dekat untuk berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Hal itu disebabkan karena infrastruktur di IKN belum sepenuhnya siap.

“Airnya udah siap belum, listriknya udah siap belum, tempatnya sudah siap belum, kalau siap, pindah,” kata Jokowi Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (8/7).

Jokowi mengaku sudah mendapat laporan dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakuat (PUPR) Basuki Hadimuljono terkait proses pembangunan di IKN. Namun, dari laporan itu pembangunan kantornya belum sepenuhnya selesai.

“Sudah, tapi belum,” ucap Jokowi, dikutip dari JawaPos.com.

Sementara itu, Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat merespons pernyataan Presiden Jokowi yang tidak jadi berkantor ke IKN pada bulan ini. Djarot menyatakan jika memang belum siap, sebaiknya memang tak dipaksakan.

Ia menyebut, infrastruktur di Ibu Kota baru disana belum siap untuk menampung aktivitas perkantoran. “Jadi, ya saran saya sih benar jangan dipaksakan, makanya diawal jangan terlalu pede gitu loh. Kan sebelumnya kan menyampaikan sudah sangat siap gitu, ya, ternyata belum juga,” kata Djarot di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (9/7).

Ia menyampaikan, memindahkan ibu kota dari Jakarta ke IKN memang tak mudah. Ia juga menyarankan tidak memaksakan menggelar upacara HUT ke-79 RI di IKN.

“Menurut saya pribadi melihat memang tidak mudah untuk memindahkan ibu kota dan jangan terlampau dipaksakan. Sangat tidak mudah, termasuk progresnya, termasuk juga untuk upacara 17 Agustus ya,” tegas Djarot.

Presiden Jokowi sebelumnya dikabarkan bakal mulai berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Juli 2024 atau tepatnya sebulan jelang perhelatan Upacara HUT Kemerdekaan ke-79 RI.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengaku bakal mempercepat penyiapan sarana dan prasarana kantor presiden di IKN.

“Kami siapkan prasarananya, kalau beliau ke sana kita siapkan dulu. Insya Allah,” kata Basuki di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (8/7).

Basuki menyatakan, dirinya bakal bertolak ke IKN pada 18 Juli 2024 untuk mengecek progres pembangunan. Khususnya, terkait dengan kesiapan distribusi air minum jelang penyelenggaraan Upacara 17 Agustus di IKN.

Ia beralasan, tingginya curah hujan di wilayah IKN menjadi hambatan progres pembangunan Ibu Kota baru tersebut.

“Kira-kira tanggal 18 Juli saya ke sana, mau mengecek air minum. Air minumnya kalau sudah bisa Insya Allah (Presiden bisa pindah). Karena hujan terus di sana, tiap hari kan saya monitor,” pungkasnya. (jpc)

Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup

Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan

You May Also Like

About the Author: Hack Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *