Festival Tutug Oncom Jadi Sarana Edukasi Teknik Kuliner Tradisi – Radar Bandung – Hack.AC.ID

img-202511210100-7264446-5694301-jpg

RADARBANDUNG.ID, KOTA BANDUNG – Pentingnya pelestarian kuliner tradisional sebagai bagian dari pemajuan kebudayaan nasional. Festival Kreasi Nasi Tutug Oncom bertema Ngamumule Rasa, Ngajaga Warisan. Kegiatan tersebut diikuti hampir 100 peserta dari Bandung dan Cimahi, terbagi dalam delapan kelompok yang menampilkan berbagai varian nasi tutug oncom.

Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa Amaliah menegaskan kuliner merupakan medium paling dekat dengan keseharian masyarakat dan dapat menjadi pintu masuk pelestarian budaya.

Ledia mengingatkan banyak tradisi memasak diwariskan turun-temurun, namun tidak semua generasi memahami nilai sejarah maupun teknik yang benar.

“Karena itu, festival ini dirancang tidak hanya sebagai kompetisi, tetapi juga sarana edukasi langsung mengenai cara pengolahan nasi tutug oncom yang sesuai pakemnya,” ujar Ledia saat ditemui di Jl. Terusan Pasirkoja, Babakan Tarogong, Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung, Jumat (21/11/2025).

Ledia menyebut nasi tutug oncom secara tradisional dibakar sebelum dibumbui dan disajikan, bukan digoreng seperti yang kerap dilakukan sebagian masyarakat saat ini. Proses memasak yang keliru dapat mengubah rasa, tekstur, hingga daya tahan hidangan.

“Melalui kehadiran seorang chef sebagai narasumber, peserta mendapatkan pemahaman rinci mengenai teknik yang tepat, termasuk bagaimana memaksimalkan aroma oncom, pengaturan tingkat kematangan, serta penyesuaian bahan tambahan tanpa menghilangkan karakter asli masakan,” ucap Ledia.

Menurut Ledia, pola kegiatan berbentuk kelompok membuat peserta lebih mudah menerima masukan karena mereka dapat mengoreksi langsung hasil masakan bersama narasumber. Beberapa varian kreasi yang muncul, seperti tutug oncom dengan telur asin, cumi, dan ayam suwir, menunjukkan inovasi tetap terbuka selama tidak menghapus identitas kuliner tradisi.

“Festival ini tidak mencari siapa yang paling asli, melainkan bagaimana masyarakat memahami unsur pokok nasi tutug oncom dan mampu mengembangkannya secara tepat,” katanya.

Selain edukasi budaya, kegiatan ini juga diarahkan untuk meningkatkan kepercayaan diri para pelaku UMKM kuliner. Ledia menyampaikan sejumlah peserta merupakan pedagang nasi tutug oncom yang sebelumnya belum mengetahui sejarah maupun teknik tradisional hidangan tersebut.

Ledia menambahkan melalui tambahan pengetahuan ini, mereka dapat menyampaikan nilai budaya kepada konsumen sekaligus memperkuat posisi produk kuliner lokal di tengah gempuran makanan modern, termasuk tren kuliner luar negeri yang digemari generasi muda.

“Pelestarian kuliner tidak berarti menolak teknologi. Penggunaan peralatan modern seperti air fryer tetap dimungkinkan sepanjang tidak mengubah esensi hidangannya,” ujarnya.

Keseimbangan antara teknologi dan tradisi menjadi kunci agar kuliner tradisional dapat diterima luas tanpa kehilangan jati diri. Hal ini sekaligus membuka peluang ekonomi baru karena kuliner merupakan sektor yang cepat diserap pasar dan potensial dikembangkan menjadi produk unggulan.

“Upaya menjaga tradisi harus dimulai sejak sekarang, meski belum terlihat ancaman nyata terhadap kepunahan kuliner lokal. Festival ini menjadi bagian dari rangkaian program pelestarian budaya yang rutin dilakukan,” ucapnya.

Ledia bersama Kementerian Kebudayaan, meliputi pelatihan batik perintang dingin, pencak silat, kaulinan barudak, angklung, hingga seni sutra. Seluruh kegiatan tersebut bertujuan menjaga keberlangsungan identitas budaya sekaligus memastikan tradisi tetap relevan bagi generasi mendatang.

“Kami ingin tradisi tidak hanya dikenang, tetapi hidup dan berkembang. Kuliner seperti nasi tutug oncom adalah wajah budaya kita, dan menjaga wajah itu berarti menjaga sejarah, ekonomi, dan kebanggaan masyarakat,” kata Ledia.(dsn)

Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup

Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan

You May Also Like

About the Author: Hack Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *