RADARBANDUNG.ID, JAKARTA-Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan bersama 109 pemerintah daerah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Tripartit untuk memperkuat sinergi perpajakan antara pemerintah pusat dan daerah.
Penandatanganan dilakukan secara daring di Aula Nagara Dana Rakca, Gedung Radius Prawiro, DJPK, Jakarta, sebagai bagian dari perluasan Program PKS Tripartit Tahap VII. Program ini merupakan kelanjutan dari kerja sama yang telah berjalan sejak 2019.
Kolaborasi untuk Tingkatkan Penerimaan
PKS Tripartit bertujuan meningkatkan efektivitas pengawasan pajak, memperluas basis perpajakan, dan mengoptimalkan penerimaan negara serta daerah melalui pertukaran data dan kolaborasi fiskal yang lebih erat.
Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Askolani menekankan pentingnya harmonisasi kebijakan fiskal antara pusat dan daerah dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional.
“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah bukan hanya koordinasi teknis, tetapi juga strategi untuk menciptakan ruang fiskal yang lebih luas dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujar Askolani.
Realisasi Pajak Capai Rp202,82 Miliar
Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto mengungkapkan, sinergi pengawasan antara Kantor Wilayah DJP dan pemerintah daerah telah menunjukkan hasil konkret. Hingga triwulan II 2025, total penerimaan dari pengawasan bersama mencapai Rp202,82 miliar, terdiri atas Penerimaan pajak pusat Rp26,84 miliar dan Penerimaan pajak daerah Rp175,98 miliar.
Menurut Bimo, capaian ini mencerminkan keberhasilan kerja sama dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan memperkuat koordinasi antarlembaga.
“Kolaborasi ini menunjukkan efektivitas pengawasan bersama dan menjadi fondasi bagi tata kelola pajak yang lebih baik,” ujarnya.
Diperluas ke 400 Pemda
Sejak dimulai pada 2019, Program PKS Tripartit telah mencakup lebih dari 400 pemerintah daerah di seluruh Indonesia. Melalui perluasan tahap VII, Kementerian Keuangan menargetkan peningkatan pengawasan terhadap wajib pajak potensial, pertukaran data perpajakan, dan penguatan kapasitas fiskal daerah untuk mendukung kemandirian pembiayaan pembangunan.
Bimo menutup sambutannya dengan apresiasi terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam program ini.
“Kebersamaan ini penting untuk mewujudkan tata kelola perpajakan yang efektif, transparan, dan berkelanjutan demi Indonesia yang maju dan sejahtera,” pungkasnya. (*/nto)
—
Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup
Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan