Hack.AC.ID, BANDUNG- Dinas Kesehatan Kota Bandung mengeluarkan imbauan kepada masyarakat terkait potensi penyakit yang dapat muncul akibat cuaca ekstrem yang sedang melanda wilayah Bandung Raya. Tercatat suhu terendah di kawasan tersebut dilaporkan berkisar antara 16-21 derajat Celsius, yang dapat memicu berbagai masalah kesehatan.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Deborah Johana Ratu, mengungkapkan bahwa beberapa penyakit yang berpotensi menyerang di cuaca dingin ini antara lain common cold (flu), Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) seperti batuk, asma, serta nyeri sendi pada penderita rematik.
“Hal yang harus dilakukan sebenarnya tidak begitu banyak perbedaan. Antara lain tetap kita harus melakukan perilaku hidup bersih dan sehat,” kata Deborah ditulis Kamis (18/7).
Ia juga memberikan tips pencegahan dengan singkatan CERDIK yang berarti, Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup, serta Kurangi stres.
Dirinya pun menyarankan agar masyarakat mengonsumsi tanaman obat yang ada di rumah jika mulai merasakan gejala penyakit seperti batuk atau flu.
“Kalau misalnya batuk bisa juga menggunakan jeruk nipis ditambah dengan kecap dengan perbandingan satu banding satu,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan tingkat pertama jika gejala tidak kunjung membaik.
Sementara itu, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Bandung, Teguh Rahayu mencatat bahwa suhu udara di Bandung pada Juli ini terasa lebih dingin, terutama saat malam, pagi, dan dini hari.
Menurutnya, suhu minimum di Bandung memasuki pekan kedua Juli mencapai 16,6 °C, yang merupakan fenomena alamiah selama puncak kemarau pada Juli-Agustus.
“Pada siang hari saat musim kemarau, terik sinar matahari maksimal karena tidak ada tutupan awan, akibatnya permukaan bumi menerima radiasi yang maksimal,” jelas Ayyu.
“Pada malam hari, bumi akan melepaskan energi. Karena tidak ada awan, maka di malam hari hingga dini hari, radiasi yang disimpan di permukaan bumi akan secara maksimal dilepaskan,” imbuhnya.
Untuk itu, BMKG pun mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tetap menjaga kesehatan selama puncak musim kemarau ini. “Suhu dingin pada puncak musim kemarau adalah suatu fenomena yang wajar terjadi terutama untuk wilayah Indonesia di BBS (Belahan Bumi Selatan),” pungkasnya. (rup)
Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup
Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan