Contoh Kata Berimbuhan: Pengertian, Fungsi Beserta Jenisnya

imbuhan-3239876-7700615-jpg

Untuk pembahasan kali ini kita akan mengulas tentang kata imbuhan yang dalam hal ini meliputi pengertian, jenis dan contohnya, nah untuk lebih memahami dan memahaminya simak ulasan dibawah ini.

imbuhan-4917956

Arti dari Afiks

Imbuhan adalah bunyi yang ditambahkan pada kata dasar untuk mengubah atau menambah arti pada kata dasar. Afiks ini dapat diletakkan di awal “awalan”, di tengah/sisipan “infiks”, di akhir “akhiran” dan di akhir kata dasar “konfiks”. Jenis imbuhan ini memiliki fungsi yang berbeda.

Kridalaksana (2009; 28-31) mengatakan bahwa afiksasi merupakan proses yang mengubah leksem menjadi kata yang kompleks. Kridalaksana (1989:31-83) menjelaskan afiksasi sebagai proses atau hasil penambahan imbuhan pada dasar. Richard (dalam Putrayasa; 2008; 5) mengatakan bahwa afiksasi atau afiksasi adalah proses pembentukan kata dengan menambahkan afiks (penambahan) pada bentuk dasar, baik bentuk dasar tunggal maupun bentuk dasar kompleks. Ramlan (1987:49) menyebut proses penempelan sebagai proses pembubuhan afiks. Menurutnya, satuan yang melekat pada imbuhan disebut bentuk dasar. Menurut Samsuri (1985: 190), afiksasi adalah gabungan kata dasar atau pokok dengan imbuhan.

Baca juga: Kata berulang – Definisi, jenis, makna, prinsip, bentuk, contoh

Berdasarkan beberapa pendapat di atas, dapat disimpulkan bahwa afiksasi adalah proses pembentukan kata dengan menambahkan afiks (tambahan) pada bentuk dasarnya, baik bentuk dasar tunggal maupun kompleks, untuk membentuk kata baru yang memiliki arti berbeda.


Fungsi tempel

Penggunaan imbuhan dapat mengubah kelas kata. Misalnya, kata benda dapat menjadi kata kerja, kata sifat atau kata lain setelah diberi imbuhan.

Contoh:

  1. batu (objek) -> membatu (properti)
  2. cantik (karakteristik) -> seindah mungkin (deskripsi)
  3. mandi (kerja) -> mandi (objek)

Fungsi afiks adalah :

  • Bentuk kata benda yaitu pen-, pe-, per-, ke-, -ism, -wan, -sasi, -tas, pen-an, pe-an, rol dan ke-an. Contoh: pelaut, ternak, jurnalis, dll.
  • Pembentukan kata kerja yaitu me-, ber-, per-, ter-, in, -kan, ter-kan dan di-i. Misalnya: melaut, terlihat mabuk, digendong, dilempar, dinaiki.
  • Pembentukan kata sifat yaitu -ek, -wi, -iah dan -is. Misalnya: manusia, duniawi, ilmiah, religius
  • Pembentukan kata bilangan yaitu se- dan ke-. Misalnya: sepuluh dan dua.
  • Bentuk kata keterangan, se-nya; miliknya; -an, Contoh: sepertinya, benar-benar keluar, seindah apa adanya, dll.

Jenis lampiran

Ada beberapa jenis afiks yang sering digunakan, antara lain prefiks, sisipan, sufiks, dan awalan. Nah, berikut adalah jenis-jenis imbuhan.

Baca juga: Jenis kata


1. Awalan

Penambahan yang diletakkan di awal kata dasar disebut prefiks “prefiks”, ada beberapa prefiks diantaranya :


a) saya-

Imbuhan me- berfungsi membentuk verba aktif pada kata dasarnya. Imbuhan me- dapat berubah menjadi berbagai bentuk sesuai dengan kata dasar yang diikutinya.

Contoh:

  • Break down + men = Break down
    Pencuri masuk ke pintu saya dan mencuri beberapa barang berharga.

b) yatim piatu

Imbuhan ber- juga dapat berubah menjadi dua bentuk, yaitu klok- dan be-, jika imbuhan tersebut bertemu dengan kata dasar yang diawali dengan konsonan, maka menjadi

Contoh:

  • Bekerja + menjadi- = bekerja
  • Belajar + belajar = belajar

c) di-

Afiks di- tidak mengalami perubahan bentuk dan berfungsi membentuk makna pasif pada kata dasar.

Contoh:

  • Lempar + di- = buang
  • Sampah dibuang ke tempat sampah oleh ibu.

d) ter-

Imbuhan juga tidak memiliki perubahan khusus, namun memiliki beberapa fungsi, antara lain:

Sebagai indikasi makna ketidaksengajaan. Contoh:

  • limbah + ter- = terbuang; barang-barang saya pergi ke tempat sampah ketika saya tidak di rumah.

Sebagai mantan kata sifat. Contoh:

  • Bagus + ter- = terbaik ; Kelasku adalah kelas terbaik di sekolah.

Sebagai pembentuk kata pasif. Contoh:

  • terinjak + terinjak- = terinjak-injak; Budi menginjak kakiku.

e) pe-

Imbuhan memiliki beberapa bentuk perubahan, antara lain peng-, pem-, dan per-. Imbuhan ini juga memiliki fungsi sebagai berikut:

Sebagai indikasi pelakunya : pekerja, pelajar, pendusta, pemberi, pengurus, pembantu dan lain-lain.

  • Saya siswa SMAN 1 Bangun pagi.

Seperti pembentukan kata-kata imperatif: memperlambat, mempertajam, memperindah, memperindah, dan lain-lain.

Sebagai sifat karakter: pemalu, pemaaf dan lain-lain.

  • Dia adalah anak yang pemalu.

Sebagai penunjuk alat : squeegee, rake, fryer, grinder dan lain-lain.

  • Ibu menggunakan wajan sebagai wadahnya.

Baca juga: Bentuk Kata – Definisi, Kelas, Arti, Hubungan, Contoh


f) itu

Akhiran to- tidak berubah bentuk dan berfungsi sebagai penunjuk urutan.

Contoh:

  • Dua + ke = detik, ketiga, keempat dan seterusnya.

2. Sisipkan

Sisipan adalah imbuhan yang diletakkan di tengah kata dasar, imbuhan tersebut antara lain -el, -em dan -er.

Contoh:

  • Goyang + er = goyang.
  • Tali – el = Rigging.

3. Akhiran

Akhiran adalah tambahan yang ditempatkan di akhir kata dasar dan disebut juga akhiran. Ada beberapa jenis lampiran ini, antara lain:


a) -kanan/-i

Imbuhan ini membentuk arti dari perintah.

Contoh:

  • dapatkan, bawa, bawa, lempar, datang, tinggal dan seterusnya.

b) -an

Akhiran -an berfungsi untuk:

Sebagai penanda bagian

  • satuan, kilo dan lain-lain.

Sebagai penunjuk alat

Sebagai pengganti

  • lapangan, laut, darat dan lain-lain.

c) permainan kata-kata

Keterikatan ini juga berfungsi untuk membentuk makna.

Contoh:

  • Aku juga, mereka juga, kita juga dan sebagainya.

d) -kah

Imbuhan ini berfungsi untuk mempertegas kata dasar.

Contoh:

  • mudah, benar, ya dan lain-lain.

Baca juga: Arti Kata-kata


4. Awalan dan akhiran

Imbuhas ini disebut confiks dan ditempatkan di awal dan akhir kata dasar. Fungsi dari lampiran config antara lain:


a) saya

Sebagai pembentukan makna aktif

Contoh:

  • membanggakan, membangkitkan, menyampaikan dan lain-lain.

b) pe-a

Sebagai pembentukan makna kata benda

Contoh:

  • pengampunan, pengasingan, penghukuman dan lain-lain.

c) se

Sebagai pengulangan kata

Contoh:

  • sepandai mungkin, sebaik mungkin, semahal mungkin dan sebagainya.
Mungkin dibawah ini yang anda cari

website Pelajaran SD SMP SMA dan Kuliah Terlengkap

Materi pelajaran terlengkap

mata pelajaran
jadwal mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa mata pelajaran sd mata pelajaran dalam bahasa jepang mata pelajaran kurikulum merdeka mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran sma jurusan ips mata pelajaran sma
bahasa inggris mata pelajaran
bu ani memberikan tes ujian akhir mata pelajaran ipa
tujuan pemberian mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan di sekolah adalah
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional. artinya mata pelajaran smp mata pelajaran ipa mata pelajaran bahasa indonesia mata pelajaran ips mata pelajaran bahasa inggris mata pelajaran sd kelas 1
data mengenai mata pelajaran favorit dikumpulkan melalui cara
soal semua mata pelajaran sd kelas 1 semester 2 mata pelajaran smk mata pelajaran kelas 1 sd mata pelajaran matematika mata pelajaran ujian sekolah sd 2022
bahasa arab mata pelajaran mata pelajaran jurusan ips mata pelajaran sd kelas 1 2021 mata pelajaran sbdp mata pelajaran kuliah mata pelajaran pkn
bahasa inggrisnya mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa kelas 10 mata pelajaran untuk span-ptkin mata pelajaran ppkn mata pelajaran ips sma mata pelajaran tik
nama nama mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran pkn sd mata pelajaran mts mata pelajaran pjok
nama nama mata pelajaran dalam bahasa arab mata pelajaran bahasa inggrisnya mata pelajaran bahasa arab
seorang pengajar mata pelajaran akuntansi di sekolah berprofesi sebagai
nama mata pelajaran dalam bahasa jepang
hubungan bidang studi pendidikan kewarganegaraan dengan mata pelajaran lainnya
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional artinya mata pelajaran dalam bahasa arab
tujuan mata pelajaran seni rupa adalah agar siswa

You May Also Like

About the Author: Hack Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *