
Berikut yang merupakan bagian struktur fabel berupa komplikasi adalah…
A. Ketika sang elang terbang, kura-kura berseru. “Hai, temanku. Persahabatan membutuhkan rasa saling berbagi. Aku menghargaimu dan engkau pun menghargaiku. Namun engkau permainkan persahabatan ini. Sebaiknya engkau pergi saja.”
B. Dengan marah ia mematuk sang kura-kura. Namun, berkat tempurung sang kura-kura yang keras, kura-kura tetap aman. Dengan sedihnya sang kura-kura berkata “Aku telah melihat persahabatan macam apa yang engkau tawarkan. Baiklah, antarkan aku pulang.” “Baiklah” jawab Elang. namun timbul pikiran jahat pada diri sang elang. Aku akan menjatuhkanmu dan memakan sisa-sisa dirimu, pikir elang keji.
C. Mereka senang dapat memperoleh tempat bermukim yang layak, aman, dan tenteram. Mereka pun yakin bahwa nantinya akan hadir sepasang anak merpati yang sehat.
D. Dahulu kala, hiduplah seekor kura-kura dan seekor burung elang. Mereka jarang bertemu karena kura-kura lebih banyak menghabiskan waktu di semak-semak. Namun, itu tidak menghalangi elang untuk mengunjungi temannya, sang Kura-kura.
Jawaban
Fabel adalah cerita tentang kehidupan binatang yang berperilaku menyerupai manusia. Fabel termasuk jenis cerita fiksi, bukan tentang kehidupan nyata. Cerita fabel sering disebut cerita moral karena pesan yang ada dalam cerita fabel berkaitan erat dengan moral.
Berikut struktur dalam fabel:
- Orientasi: bagian permulaan pada sebuah cerita fabel yang berisikan pengenalan cerita fabel tersebut seperti, pengenalan tokoh, pengenalan latar tempat dan waktu, pengenalan latar belakang atau tema, dan lain sebagainya.
- Komplikasi: klimaks pada sebuah cerita yang berisikan mengenai puncak masalah yang dialami dan dirasakan oleh tokoh.
- Resolusi: pemecahan permasalahan yang dialami dan dirasakan oleh tokoh.
- Koda: pesan-pesan atau amanat yang terdapat di dalam cerita fabel itu sendiri.
Yang merupakan bagian struktur fabel berupa komplikasi adalah:
Dengan marah ia mematuk sang kura-kura (klimaks/puncak masalah). Namun, berkat tempurung sang kura-kura yang keras, kura-kura tetap aman. Dengan sedihnya sang kura-kura berkata “Aku telah melihat persahabatan macam apa yang engkau tawarkan. Baiklah, antarkan aku pulang.” (puncak masalah yang dirasakan tokoh) “Baiklah” jawab Elang. namun timbul pikiran jahat pada diri sang elang. Aku akan menjatuhkanmu dan memakan sisa-sisa dirimu, pikir elang keji (klimaks/puncak masalah).
Kutipan tersebut merupakan komplikasi karena merupakan klimaks pada sebuah cerita yang berisikan puncak masalah yang dialami dan dirasakan oleh tokoh.
Dengan demikian, jawaban yang benar adalah pilihan B.
Itulah tadi jawaban dari berikut yang merupakan bagian struktur fabel berupa komplikasi adalah, semoga membantu.
Kemudian, Buk Guru sangat menyarankan siswa sekalian untuk membaca pertanyaan selanjutnya yaitu alat yang digunakan untuk membuat miniatur jembatan adalah dengan penjelasan jawaban dan pembahasan yang lengkap.