BBPPKS Bandung Gelar Simulasi Sekolah Rakyat Aman Bencana di Lembang – Radar Bandung – Hack.AC.ID

simulasi-bencana-4414306-8137522-jpg

RADARBANDUNG.ID, LEMBANG – Indonesia, dengan letak geografis yang rawan bencana, menghadapi tantangan besar dalam penanggulangan bencana alam dan non-alam, termasuk bencana sosial. Salah satu upaya untuk mengatasi hal ini adalah dengan memperkuat manajemen penanggulangan bencana di berbagai sektor, termasuk sektor pendidikan khususnya sekolah rakyat.

Demi mendukung terciptanya sekolah rakyat yang aman dari bencana, Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Bandung menggelar simulasi Sekolah Rakyat Aman Bencana (SRAB) yang melibatkan ratusan guru dan siswa dari Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 14 Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) serta tim dari BPBD, Basarnas, PMI, Koramil, Kepolisian  dan Puskesmas serta instansi terkait lainnya.

Kepala BBPPKS Bandung, Drs Iyan Kusmadiana MPS Sp menjelaskan, simulasi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan penyusunan pedoman pelaksanaan SRAB, yang telah melibatkan berbagai stakeholder. Pedoman ini berisi 10 langkah penanggulangan bencana, tiga di antaranya harus segera dilaksanakan: pembentukan tim, pembuatan SOP (Standard Operating Procedure), dan pelaksanaan simulasi.

“Simulasi ini penting untuk menguji SOP yang sudah disusun dan memperbaiki kekurangan yang ada. Dengan adanya potensi bencana seperti patahan Lembang dan erupsi Gunung Tangkuban Parahu, kegiatan ini sangat relevan dan dibutuhkan,” ujar Iyan di sela-sela kegiatan simulasi di Halaman BBPPKS, Lembang, KBB, Rabu (5/11/2025).

Iyan berharap hasil simulasi dapat memperbaiki pedoman dan menjadi acuan bagi ratusan sekolah rakyat di Indonesia dalam penanggulangan bencana. Setelah diujicoba, pedoman tersebut akan disosialisasikan ke seluruh sekolah rakyat di Indonesia.

Ketua Umum MPBI Dr Alvianto Amri menegaskan, pedoman SRAB harus disesuaikan dengan potensi bencana di masing-masing daerah.
“Lembang, misalnya, memiliki karakteristik bencana yang berbeda seperti ancaman patahan Lembang dan erupsi Gunung Tangkuban Parahu. Karena itu, SOP di sini harus berbeda dengan daerah yang lebih rawan gempa atau banjir,” kata Alvianto.

Alvianto juga mengapresiasi semangat BBPPKS Bandung dan SRMA 14 dalam merancang pedoman yang cepat disusun, serta melibatkan tim siaga bencana yang telah menjalani kajian risiko dan simulasi.

Dalam kesempatn yang sama, PIC Kegiatan Kesiapsiagaan Sekolah Rakyat Aman Bencana, Dr Sunarti menjelaskan, kegiatan ini melewati
beberapa tahapan, dimulai dari diskusi dengan kementerian terkait, BNPB, BMKG, hingga penyusunan SOP pada 28-30 September 2025. Pedoman yang telah disahkan oleh Menteri Sosial ini kemudian diujicoba melalui simulasi siaga bencana di SRMA 14 Lembang.

“Bagi kami, kegiatan ini juga memberikan ruang untuk pekerja sosial dalam melaksanakan layanan praktek sosial di tataran indirect service, serta mendukung kesiapsiagaan bencana di sekolah-sekolah,” tegas Sunarti yang menjabat pekerja sosial ahli madya di BBPPKS Bandung.

Simulasi ini, lanjut dia, mencakup berbagai skenario, termasuk safety briefing, latihan evakuasi korban, pemadaman kebakaran oleh Damkar, evakuasi oleh Basarnas, layanan dapur umum, serta dukungan psikososial bagi korban pasca bencana.

Dengan adanya kegiatan simulasi ini, diharapkan sekolah-sekolah di daerah rawan bencana dapat lebih siap menghadapi potensi bencana di masa depan.

Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 14 Bandung Barat Arman Tirtajaya menjelaskan, simulasi dilaksanakan oleh seluruh siswa SRMA 14 Kab Bandung Barat yang berjumlah 100 orang serta para gurunya.
“Sebelumnya kami mengedukasi guru dan para siswa dengan melaksanakan outing kelas ke Museum Geologi untuk belajar tentang bagaimana bencana-bencana itu terjadi, termasuk juga sesar Lembang. Jadi dengan demikian anak-anak sudah tahu apa bencana yang akan terjadi atau yang harus dipersiapkan, diantisipasi ketika mereka berada di sekolah maupun di asrama SRMA 14 Bandung Barat. Jadi sudah kami lakukan sosialisasi sebelum melangkah ke pengujian SOP Sekolah Rakyat Aman Bencana sehingga mereka sudah siap secara pengetahuan,” pungkas Arman. (nto)

Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup

Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan

You May Also Like

About the Author: Hack Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *