Bandung Luncurkan Ekonomi Sirkular Terpadu, Pastikan Pasokan Pangan Aman – Radar Bandung – Hack.AC.ID

img_20251121_163653-4776507-1801093-jpg

RADARBANDUNG.ID, KOTA BANDUNG – Ketersediaan kebutuhan pokok tetap aman di tengah penurunan produksi sejumlah komoditas memasuki musim hujan. Persiapan peluncuran program ekonomi sirkular terpadu yang menggabungkan Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan), Buruan Sae (pemanfaatan halaman untuk ketahanan pangan), dan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat). Program ini digadang menjadi model baru ketahanan pangan berbasis komunitas yang memanfaatkan rantai produksi dari lingkungan terdekat warga.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan integrasi tiga program itu dirancang bukan hanya untuk memperbaiki alur produksi pangan, tetapi juga menumbuhkan rasa aman secara psikologis di tengah fluktuasi harga akibat musim hujan.

Menurutnya, keberadaan pasokan yang dihasilkan warga sendiri, mulai dari kompos, tanaman pangan, hingga olahan gizi, akan menjadi bukti nyata, kebutuhan harian tetap tersedia dan tidak bergantung penuh pada pasar.

“Tujuan utamanya, masyarakat yakin suplai kebutuhan dasar itu selalu ada, bahkan dekat rumah sekalipun. Ini penting untuk menahan kepanikan dan menjaga stabilitas harga,” ujar Farhan saat ditemui di Jalan Lengkong Besar, Kota Bandung, Kamis (20/11/2025).

Saat ditanya soal perkembangan harga di pasar tradisional Kota Bandung, Farhan menyebut beberapa komoditas mulai menunjukkan pergerakan. Cabai mengalami kenaikan akibat curah hujan tinggi, namun masih dalam batas wajar.

“Cabai agak naik karena pengaruh cuaca, tapi masih dalam range yang bisa dimaklumi. Bawang stabil, daging sapi stabil, dan ayam naik sedikit,” jelasnya.

Kondisi ini masih dapat dikendalikan pemerintah daerah melalui peningkatan suplai dan pemantauan pasar harian. Meski produksi sayuran tertentu menurun, Farhan memastikan Kota Bandung tidak mengalami gangguan stok. Konsumsi masyarakat masih dapat ditopang oleh distribusi yang berjalan normal.

“Tidak ada stok yang terganggu, Alhamdulillah. Yang berkurang itu produksinya, bukan suplai di pasarnya,” katanya.

Farhan menekankan penurunan produksi selama musim hujan merupakan fenomena rutin yang harus diantisipasi melalui penyediaan bibit, pendampingan petani kota, dan penguatan kelompok pangan skala kecil.

Terkait ancaman inflasi, Farhan menyebut Kota Bandung masih berada dalam zona aman. Farhan mengakui adanya potensi tekanan harga jika cuaca buruk berlangsung lebih lama, namun angka inflasi sampai pertengahan November masih di bawah 3 persen.

“Kita tetap waspada, tapi angkanya masih terkendali. Kita percaya diri, tidak berlebihan, tetap ada langkah-langkah antisipasi,” ungkapnya.

Farhan menambahkan berbagai program pengendalian harga, termasuk operasi pasar dan monitoring di lapangan, dipastikan tetap berjalan. Sebagai upaya memperkuat suplai, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) saat ini sedang membagikan bibit cabai ke seluruh kelompok Buruan Sae. Program tersebut ditujukan agar warga dapat memproduksi cabai secara mandiri sehingga ketergantungan pada pasokan luar kota berkurang.

“Cabai ini komoditas sensitif, jadi kita pastikan bibitnya disebar lebih awal dan lebih merata. Ini bagian dari strategi kita menahan gejolak harga,” tambah Farhan.

Farhan menjelaskan konsep ekonomi sirkular yang akan segera diluncurkan merupakan penyatuan tiga program yang selama ini berjalan di level masyarakat. Kang Pisman, program pengurangan sampah DLH, menghasilkan kompos dan pupuk organik dari 100 persen sampah warga. Kompos inilah yang menjadi bahan baku utama Buruan Sae, program DKPP yang membina kebun pangan keluarga, rumah ibadah, dan komunitas.

Hasil kebun Buruan Sae kemudian menjadi pasokan utama Dapur Dashat, program DPKP yang fokus pada pemenuhan gizi anak stunting, ibu hamil, dan ibu menyusui.

“Selama ini produk pangan untuk Dapur Dashat berasal dari Buruan Sae, dan Buruan Sae memanfaatkan kompos dari Kang Pisman. Ini semua sudah berjalan, tapi tidak pernah disadari sebagai rangkaian ekonomi sirkular yang terintegrasi,” jelas Farhan.

Melalui peluncuran resmi, pemerintah ingin siklus pengolahan sampah, produksi pangan, dan pemenuhan gizi merupakan satu sistem yang saling menguatkan.

Farhan menegaskan program ekonomi sirkular ini bukan dimulai dari nol. Sistemnya sudah berjalan, tetapi tidak pernah dikemas sebagai satu konsep utuh. Dalam beberapa pekan ke depan, Pemkot Bandung akan meresmikannya sebagai produk sirkular perkotaan yang dapat direplikasi di wilayah lain.

“Sebetulnya sudah ada, hanya belum disadari sebagai rangkaian besar. Kita kemas menjadi produk sirkular agar masyarakat paham, semua program ini saling terkait,” ujarnya.

Farhan berharap peluncuran ini dapat menjadi langkah konkret Kota Bandung dalam memperkuat ketahanan pangan, menjaga stabilitas harga, mengurangi sampah, serta meningkatkan kualitas gizi keluarga rentan.

“Kita ingin ini menjadi model kota besar juga bisa mandiri pangan dari lingkungannya sendiri,” ucapnya.(dsn)

Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup

Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan

You May Also Like

About the Author: Hack Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *