Bandung Atasi Macet Butuh Data, Bukan Sekadar Alat – Radar Bandung – Hack.AC.ID

img-20230811-wa0038-8877035-5309924-jpg

RADARBANDUNG.ID, KOTA BANDUNG – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan penanganan kemacetan di Kota Bandung tidak cukup hanya dengan alat canggih.

Menurutnya, optimalisasi sistem pengatur lalu lintas seperti ATCS (Area Traffic Control System) membutuhkan data pergerakan kendaraan secara real-time.

“Alatnya sudah siap, tapi belum bisa otomatis karena belum ada datanya. Kita butuh data GPS dari pihak swasta. Tapi semua itu tidak gratis,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Selasa (22/7/2025).

Farhan menyebut ATCS akan bekerja maksimal jika mampu mengatur durasi lampu lalu lintas berdasarkan waktu dan kondisi lalu lintas secara langsung. Saat ini pengaturannya masih manual.

“Hari Senin beda dengan Selasa, pagi beda dengan siang. Kalau sudah otomatis, lampu merah bisa disesuaikan,” ungkapnya.

Farhan juga menjelaskan kebijakan pengaturan jam sekolah yang mulai diterapkan sejak pertengahan Juli menjadi salah satu strategi mengurai kemacetan pagi hari. Namun, menurutnya, dampak kebijakan ini belum bisa dinilai karena masih baru berjalan satu minggu.

“Kalau dari pantauan saya, di Jalan Riau, Sumatra, dan Belitung, pagi-pagi sudah lebih lancar. Tapi di Cibiru, jam 10 siang malah macet karena jam pulang SD. Artinya, kita juga harus atur jam pulangnya,” jelasnya.

Evaluasi kebijakan jam sekolah dan ATCS dijadwalkan akan dilaporkan oleh Dinas Perhubungan Kota Bandung pada Kamis mendatang. Farhan menyebut hasil pengukuran efektivitas baru bisa dilihat sekitar tiga bulan ke depan.

Selain lalu lintas, Farhan juga menyoroti masalah penerangan jalan umum yang dianggap masih kurang di sejumlah titik. Pemkot Bandung akan memasang lampu High Mast di kawasan seperti Gedebage dan Jalan Soekarno-Hatta, serta mengajukan bantuan program ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Kalau asetnya milik pemkot, kita pasang sendiri. Tapi untuk jalan provinsi, kita ajukan program, karena APBD provinsi sekarang hanya menerima program, bukan permintaan anggaran,” jelasnya.

Farhan menegaskan Bandung sedang berproses menjadi kota cerdas atau smart city.

“Sudah saatnya Bandung menjadi smart city yang beneran. Alatnya sudah ada, sekarang tinggal datanya dan sistem kerjanya,” pungkasnya.(dsn/mg1/mg2)

Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup

Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan

You May Also Like

About the Author: Hack Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *