RADARBANDUNG.ID, KAB BANDUNG — Perubahan besar akan segera terjadi pada sistem transportasi di Kabupaten Bandung.
Sebanyak 22 unit angkutan kota (angkot) di jalur Soreang–Ciwidey disiapkan untuk bertransformasi menjadi kendaraan feeder atau pengumpan bagi sistem Bus Rapid Transit (BRT).
Transformasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang lebih tertib, efisien, dan ramah lingkungan.
Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung, Isnuri Winarko mengatakan, seluruh angkot yang dialihfungsikan akan mulai beroperasi setelah melewati tahap uji coba.
“Angkutan feeder ini berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi. Kami dari kabupaten hanya memfasilitasi dan mendampingi proses persiapannya. Saat ini, semuanya masih dalam tahap finalisasi,” ujar Isnuri, Kamis (13/11/2025).
Menurutnya, berdasarkan informasi dari Dishub Jawa Barat, uji coba feeder direncanakan berlangsung sebelum tahun 2026. Namun, jadwal pastinya masih menunggu keputusan dari provinsi.
“Kami terus menyiapkan administrasi dan kesiapan teknis di lapangan agar proses uji coba berjalan lancar,” katanya.
Perubahan fungsi angkot menjadi feeder juga diikuti dengan inovasi sistem pembayaran.
Kepala Dishub Kabupaten Bandung, Hilman Kadar menjelaskan, masyarakat nantinya tidak perlu lagi membayar secara tunai.
“Nantinya setiap kendaraan feeder akan dilengkapi alat pembayaran digital. Jadi penumpang cukup menggunakan QRIS atau e-money,” ungkap Hilman.
Selain sistem pembayaran modern, desain angkot feeder juga dibuat berbeda dari angkot konvensional. Warna dan identitas kendaraan akan di-branding khusus untuk menandakan bahwa armada tersebut adalah bagian dari jaringan BRT.
“Akan ada warna dan logo khusus agar masyarakat mudah mengenalinya,” ucapnya.
Hilman menambahkan, jalur Soreang–Leuwipanjang akan dijadikan proyek percontohan penerapan feeder di Kabupaten Bandung. Hasil uji coba ini akan menjadi dasar pengembangan koridor feeder di wilayah lain yang dilalui rute BRT.
“Harapan kami, masyarakat bisa segera beralih menggunakan angkutan umum yang lebih aman, nyaman, dan efisien. Dengan begitu, ketergantungan terhadap kendaraan pribadi bisa berkurang,” ujarnya.
Kabupaten Bandung sendiri memiliki delapan koridor BRT yang sedang dikembangkan. Empat di antaranya sudah beroperasi, yaitu Soreang–Leuwipanjang, BEC–Baleendah, BEC–Baleendah–Banjaran (ekstensi), dan Majalaya–Leuwipanjang.
Sementara empat koridor lainnya, termasuk rute Stasiun KCIC–Kota Bandung dan Majalaya–Stasiun KCIC, tengah disiapkan. Dengan beroperasinya sistem BRT dan feeder ini, pemerintah berharap wajah transportasi publik Kabupaten Bandung menjadi lebih modern dan terintegrasi. (kus)
Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup
Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan