Akar Monokotil dan Dikotil : Pengertian, Fungsi, Sifatnya

akar-mono-kotil-1682720-4722071-jpg

Definisi Akar

Akar adalah pangkal tanaman pada batang yang berada di dalam tanah dan tumbuh ke arah pusat bumi. Ada beberapa tanaman yang memiliki akar yang mencapai permukaan tanah untuk fungsi tertentu karena suplai oksigen yang terbatas dan penyiraman yang buruk di dalam tanah. seperti dikutip dari halaman surat kabar.id

Akar disebut dalam istilah ilmiah “Akar”, merupakan bagian utama dari tumbuhan yang sudah memiliki pembuluh. Pada ujung akar terdapat meristem apikal yang terus membelah dan berkembang serta terdapat calyptra (tudung akar) yang berfungsi sebagai pelindung. Tutup akar berasal dari meristem apikal dan terdiri dari sel-sel parenkim. Jaringan meristem adalah jaringan muda pada tumbuhan yang aktif membelah untuk menghasilkan sel-sel baru pada titik tumbuh.

Pembagian meristem apikal membentuk zona pemanjangan atau “zona pemanjangan sel”. Setelah zona ini ada “zona diferensiasi sel” dan “zona pematangan sel”. Di zona diferensiasi sel, sel akar berkembang menjadi berbagai sel permanen, misalnya beberapa sel berdiferensiasi menjadi xilem, floem, parenkim, dan sklerenkim.

akar-mono-kotil-5149642

pada kesempatan kali ini kita akan membahas pengertian, struktur dan juga perbedaan akar monokotil dan akar dikotil secara lebih detail.

Sedangkan dikotil adalah tumbuhan yang menghasilkan biji dengan 2 kotiledon sehingga setelah berkecambah akan tumbuh dua daun tunggal.


Fungsi dan sifat akar


Fungsi Akar

  1. Akar tumbuhan sebagai jangkar untuk menopang dan memperkuat tegaknya tumbuhan di habitatnya.
  2. Akar berfungsi sebagai media penyerap air dan garam mineral (hara) dari dalam tanah
  3. Pada kondisi tertentu akar berfungsi sebagai alat pernafasan, misalnya akar tumbuhan mangrove (sejenis tumbuhan dikotil) yang disebutpneumatofor“(akar pernapasan).
  4. Akar berfungsi sebagai tempat menyimpan cadangan makanan. Wortel dan kentang misalnya, memiliki akar tunggang yang membesar, berfungsi sebagai tempat menyimpan makanan.
  5. Berbagai jenis akar tanaman berfungsi sebagai organ reproduksi vegetatif. Misalnya pada tanaman sukun, dapat tumbuh tunas dari akar yang akan menjadi individu baru.
  6. Tumbuhan menempel pada substrat dan menyerap air dan garam tanah dari substrat.
  7. Membantu transportasi air dan nutrisi
  8. Pada tanaman tertentu, seperti spesies mangrove (Rhizophora sp.) akar berperan dalam respirasi.
  9. Sarana perbanyakan vegetatif pada tumbuhan tertentu

Sifat Akar

  1. tidak memiliki klorofil
  2. Tidak memiliki ruas (no node) dan ruas (tidak beruas) dan tidak menopang daun atau sisik atau bagian lain,
  3. Bentuknya sering meruncing, sehingga lebih mudah menembus tanah,
  4. Ia terus tumbuh di ujungnya, namun pertumbuhannya masih kalah dibandingkan dengan batangnya.
  5. Merupakan bagian tumbuhan yang biasa terdapat di dalam tanah, dengan arah tumbuh menuju pusat bumi (geotropik) atau menuju perairan (hidrotropik), dengan menyisakan udara dan cahaya.
  6. Warnanya tidak hijau, biasanya keputihan atau kekuningan.

Bagian akar

  1. Leher tulang atau akar (akar kolom) yaitu bagian yang langsung terhubung dengan batang (gambar a-1)
  2. Akar literal/titik akar ( akar samping) yaitu cabang-cabang akar yang dihasilkan oleh akar utama (root root), dan dapat bercabang lagi dan lagi. Penamaan setiap level percabangan dilakukan dengan penamaan level. Oleh karena itu percabangan tingkat pertama adalah akar lateral yang dibentuk oleh akar utama. Cabang cabang ini termasuk cabang dua tingkat (gambar b).
  3. serabut akar (akar fibrilar) adalah cabang akar ramping seperti serat.
  4. rambut wortel (pil radikal) yaitu bulu-bulu di dekat ujung akar yang menambah luas permukaan akar yang menyerap air dan garam tanah. Rambut akar terus terbentuk di dekat ujung akar, sedangkan yang lama rontok.
  5. tutup wortel (kaliptra) yang terdapat di bagian paling ujung, menutupi meristem apikal akar (gambar a-2).
  6. lapisan akar (warna orrisa) hadir dalam embrio sejumlah monokotil.

Perkembangan akar

Pada embrio, akar berkembang dari akar atau radikula embrionik. Akar tumbuh pada akar utama yang disebut juga akar primer.Radix primaria) dan bertambah panjang karena pembelahan sel dan pemanjangan di belakang ujung akar. Ujung akar dilindungi oleh tutup akar, penutup yang terbuat dari sel-sel dewasa. Pada titik pertumbuhan akar, sel-sel bentik tidak hanya ke arah akar belakang untuk menambah panjang akar, tetapi juga ke arah yang berlawanan untuk menggantikan sel-sel kapsul akar yang aus saat akar tumbuh melalui tanah.

Di belakangnya terdapat bulu-bulu akar (root hairs), yang membantu menyerap air dan garam dari tanah serta menambah luas permukaan akar yang dapat menyerap bahan-bahan tersebut. Sedikit di belakang meristem apikal akar membentuk akar lateral (akar samping).


Struktur akar monokotil

  • Akar monokotil terdiri dari berbagai jenis jaringan dengan fungsi tertentu. Berikut struktur jaringan akar monokotil:
  • Epidermis/eksodermis akar monokotil terletak di bagian luar akar. Ini bertindak sebagai lorong untuk air dan garam mineral untuk masuk.
  • Korteks akar berada di dalam epidermis. Bermanfaat sebagai tempat menyimpan cadangan makanan.
  • Endodermis akar monokotil membentuk dinding sekunder yang tebal.
  • Periscle akar monokotil terletak di dalam endodermis dan juga berfungsi untuk membentuk kambium gabus dan cabang akar. Perikel akar monokotil terdiri dari beberapa sel dan juga membentuk akar lateral.
  • Xylem dan floem akar monokotil tidak tersusun rapi dan juga silih berganti dalam jumlah yang banyak, karena tidak adanya kambium seperti pada akar dikotil.
  • Sebelum bagian tengah akar terbentuk, xilem ini berhenti tumbuh sehingga jalur xilem saling mengikat
  • Inti monokotil terletak di tengah dan dikelilingi oleh xilem dan floem secara bergantian.

Struktur akar dikotil

Berikut struktur jaringan pada tumbuhan dikotil:

  • Epidermis, korteks dan juga perisikel pada dikotil memiliki fungsi dan letak yang sama dengan monokotil.
  • Endodermis akar dikotil terletak di dalam korteks dan juga di luar pericycle. Endodermis akar dikotil berbentuk kotak dan tersusun rapat tanpa ada celah antar sel. Endodermis berguna untuk mengatur masuknya air ke dalam pembuluh serta menyimpan nutrisi.
  • Periselium pada akar dikotil hanya terdiri dari satu lapisan sel.
  • Xilem dan floem pada akar dikotil tersusun secara radial dan juga membentuk ruji-ruji. Xilem berada di tengah dengan floem di sekelilingnya. Di antara xilem dan floem terdapat kambium.
  • Pembuluh xilem memiliki dinding tebal dengan sedikit serat tetapi banyak parenkim.

Perbedaan antara akar monokotil dan akar dikotil

  • Sistem akar. Sistem akar pada monokotil berserat, sedangkan pada dikotil adalah akar tunggang.
  • Calyptra pada monokotil berbatasan langsung dengan ujung akar dan dapat terlihat jelas. Calyptra pada dikotil juga membatasi ujung akar, tetapi tidak terlihat jelas.
  • Pericycle pada monokotil terdiri dari beberapa lapis sel yang membentuk akar bercabang dan juga berdinding tebal. Periselium pada tumbuhan dikotil hanya terdiri dari satu lapis sel berdinding tebal, juga membentuk cabang akar sekunder berupa kambium dan kambium gabus.
  • Letak xilem dan floem pada monokotil berselang-seling, sedangkan dikotil bersifat kolateral dimana xilem dikelilingi oleh floem.
  • Letak biji pada monokotil terletak di tengah-tengah akar dengan biji yang lebar, sedangkan pada dikotil bagian tengah akarnya sempit atau bahkan tanpa biji.
  • Monokotil tidak memiliki kambium, sedangkan dikotil memiliki kambium yang seperti meristem sekunder.
  • Dalam monokotil, akar terbentuk secara kebetulan atau dengan pembengkakan akar. Sedangkan pada beberapa dikotil pembentukan akar terjadi di radikula/terbentuk dari dasar embrio.

Contoh dikotil dan monokotil

  • Contoh tumbuhan monokotil adalah jagung, pisang raja, vanili, anggrek, kelapa, kunyit, jahe, beras
  • Contoh tumbuhan dikotil adalah Gambut, kacang tanah, jambu biji, mahoni, mangga, terong, tomat

Perkecambahan biji monokotil dan dikotil

dilansir chip.co.id Perkecambahan sering dianggap sebagai awal kehidupan tumbuhan. Perkecambahan terjadi sebagai akibat dari pertumbuhan radikula (akar potensial) dan pertumbuhan plumula (potensial batang). Rimpang tumbuh ke bawah menjadi akar sedangkan plumula tumbuh ke atas menjadi batang.

Perkecambahan ditandai dengan munculnya kecambah yaitu tumbuh-tumbuhan kecil dan masih hidup dari persediaan makanan yang ada di dalam biji. Ada empat bagian penting dari benih yang berkecambah, yaitu batang lembaga (cauliculus), akar embrionik (akar lembaga) atau radikula), kotiledon (daun lembaga), dan pucuk lembaga (plumula). Kotiledon merupakan cadangan makanan pada kecambah, karena pada saat berkecambah tumbuhan tidak dapat melakukan fotosintesis

Air merupakan syarat mutlak untuk perkecambahan. Fase pertama perkecambahan adalah asupan air yang cepat. air yang terserap menyebabkan benih membengkak dan selaputnya pecah serta menyebabkan perubahan metabolisme pada embrio sehingga benih terus berkembang.


Jenis perkecambahan

Ada dua jenis perkecambahan:


Perkecambahan epigeal adalah tumbuhnya hipokotil memanjang sehingga malai dan kotiledon terangkat ke permukaan tanah. Kotiledon dapat melakukan fotosintesis selama belum terbentuk daun, misalnya perkecambahan kacang hijau, bunga matahari, kedelai, kacang tanah.

Dalam proses perkecambahan, organ pertama yang muncul dari benih yang berkecambah adalah rimpang, kemudian ujung rimpang harus menembus permukaan tanah.Pada banyak tumbuhan dikotil, bila dirangsang oleh cahaya, ruas batang di bawah daun pengaturan (hycotyl) akan tumbuh lurus dan mengangkat kotiledon dan epikotil. Jadi epikotil dan kotiledon terangkat di atas tanah. Epicotyl memunculkan daun pertamanya, mengembang dan berubah menjadi hijau, dan mulai membuat makanan melalui fotosintesis. kotiledon akan layu dan rontok dari biji karena cadangan makanan telah terpakai oleh embrio yang berkecambah.


Perkecambahan hypogeal adalah pertumbuhan epikotil memanjang sehingga plumula muncul melalui kulit biji dan muncul di atas permukaan tanah, sedangkan kotiledon tetap berada di dalam tanah, misalnya perkecambahan kacang polong, kacang polong, jagung dan rerumputan.


jadi artikel keluar worlddikbud.co.id Tentang Akar Monokotil dan Dikotil : Pengertian, Fungsi, Ciri-Ciri, Bagian, Perkembangan, Struktur, Perbedaan, Contoh dan Jenis Perkecambahan, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semua.

Bagi kamu yang suka belajar soal rumus sebelum ujian, kami sarankan untuk mencoba mengakses situs Formula.co.id untuk belajar disana

website Pelajaran SD SMP SMA dan Kuliah Terlengkap

Materi pelajaran terlengkap

mata pelajaran
jadwal mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa mata pelajaran sd mata pelajaran dalam bahasa jepang mata pelajaran kurikulum merdeka mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran sma jurusan ips mata pelajaran sma
bahasa inggris mata pelajaran
bu ani memberikan tes ujian akhir mata pelajaran ipa
tujuan pemberian mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan di sekolah adalah
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional. artinya mata pelajaran smp mata pelajaran ipa mata pelajaran bahasa indonesia mata pelajaran ips mata pelajaran bahasa inggris mata pelajaran sd kelas 1
data mengenai mata pelajaran favorit dikumpulkan melalui cara
soal semua mata pelajaran sd kelas 1 semester 2 mata pelajaran smk mata pelajaran kelas 1 sd mata pelajaran matematika mata pelajaran ujian sekolah sd 2022
bahasa arab mata pelajaran mata pelajaran jurusan ips mata pelajaran sd kelas 1 2021 mata pelajaran sbdp mata pelajaran kuliah mata pelajaran pkn
bahasa inggrisnya mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa kelas 10 mata pelajaran untuk span-ptkin mata pelajaran ppkn mata pelajaran ips sma mata pelajaran tik
nama nama mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran pkn sd mata pelajaran mts mata pelajaran pjok
nama nama mata pelajaran dalam bahasa arab mata pelajaran bahasa inggrisnya mata pelajaran bahasa arab
seorang pengajar mata pelajaran akuntansi di sekolah berprofesi sebagai
nama mata pelajaran dalam bahasa jepang
hubungan bidang studi pendidikan kewarganegaraan dengan mata pelajaran lainnya
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional artinya mata pelajaran dalam bahasa arab
tujuan mata pelajaran seni rupa adalah agar siswa

You May Also Like

About the Author: Hack Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *