RADARBANDUNG.ID, KOTA BANDUNG – Kabar penutupan Jalan Diponegoro di Kota Bandung akhirnya dipastikan tidak benar. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menegaskan informasi yang sempat beredar luas di masyarakat prihal penutupan akses jalan tidak memiliki dasar resmi dan tidak pernah disetujui oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar)
Penegasan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi disampaikan menyusul munculnya plang pemberitahuan yang menyebutkan Jalan Diponegoro akan ditutup mulai 30 April hingga 7 Agustus 2026. Menurut Dedi, pemasangan plang pemberitahuan dilakukan tanpa izin dan tidak sah secara administratif.
Dedi memastikan hingga saat ini tidak ada kebijakan penutupan arus lalu lintas di kawasan Jalan Diponegori. Masyarakat diminta tetap beraktivitas seperti biasa tanpa perlu khawatir terhadap isu yang beredar.
“Tidak ada penutupan Jalan Diponegoro. Informasi itu tidak benar, dan plang yang terpasang dinyatakan tidak berlaku karena tidak melalui persetujuan gubernur,” ujar Dedi dalam keterangannya, Rabu (29/4/2026) malam.
Dengan klarifikasi ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat ingin meluruskan kesimpangsiuran informasi yang sempat membuat resah warga, khususnya pengguna jalan di pusat Kota Bandung.
Dedi juga mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menerima informasi, terutama yang belum terverifikasi kebenarannya. Ia meminta masyarakat tidak mudah percaya pada informasi yang belum memiliki sumber resmi.
Lebih lanjut, ia memastikan mobilitas warga di sekitar Jalan Diponegoro tetap berjalan normal tanpa adanya rekayasa lalu lintas yang signifikan.
Di sisi lain, pemerintah memang tengah melakukan penataan kawasan di sekitar Gedung Sate. Namun, proyek dipastikan tidak akan mengganggu akses utama masyarakat secara luas. Penataan merupakan bagian dari upaya mempercantik kawasan sekaligus meningkatkan kualitas ruang publik di jantung Kota Bandung.
Dedi berharap seluruh proses penataan dapat berjalan dengan lancar, aman, dan selesai tepat waktu sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
“Penataan kawasan tetap berjalan, tapi tidak sampai menutup akses jalan utama. Kita pastikan aktivitas masyarakat tetap nyaman,” katanya.
Dedi juga mengajak warga untuk ikut menjaga ketertiban serta kebersihan lingkungan kota selama proses penataan berlangsung, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan wajah kota yang lebih tertata dan nyaman.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun berkomitmen memperkuat koordinasi internal agar setiap kebijakan, khususnya yang berkaitan dengan infrastruktur, tersampaikan secara jelas dan tidak menimbulkan multitafsir.
“Tidak ada lagi informasi simpang siur yang berpotensi menimbulkan kepanikan atau kebingungan di tengah masyarakat, terutama terkait kebijakan publik,” ujar Dedi.(dsn)
Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup
Tips & trik Lifehack
jasa Backlink
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan