Panen Buruan Sae Diandalkan, Redam Lonjakan Harga Cabai – Radar Bandung – Hack.AC.ID

img_20251213_083449-6113417-4253427-jpg

RADARBANDUNG.ID, KOTA BANDUNG – Di tengah lonjakan harga cabai yang mencapai sekitar Rp90 ribu per kilogram, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengandalkan panen dari program Buruan Sae untuk membantu keluarga menekan pengeluaran belanja harian.

Panen yang berlangsung sepanjang Desember ini dinilai mampu meredam dampak kenaikan harga bumbu dapur, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru 2025/2026.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengatakan jadwal panen dari kelompok Buruan Sae memang dirancang bertepatan dengan periode meningkatnya konsumsi rumah tangga.

Sebulan sebelumnya, DKPP telah membagikan ratusan bibit cabai rawit, cabai besar, serta benih bawang merah ke kelompok-kelompok urban farming.

“Setiap kelompok menerima 200 sampai 300 bibit cabai, dan benih bawang merah dua hingga lima kilogram untuk dikembangkan,” ujar Gin Gin, Kamis (11/12/2025).

Gin Gin mengungkapkan berdasarkan perhitungan DKPP, meski skalanya kecil, panen Buruan Sae cukup membantu kelompok dalam memenuhi sebagian kebutuhan dapur.

Rata-rata setiap kelompok mampu menghasilkan 3 hingga 5 kilogram cabai. Jumlah tersebut dianggap signifikan mengingat harga pasar sedang tinggi.

“Tidak besar, tapi cukup untuk kebutuhan keluarga mereka. Ini sangat membantu saat harga cabai di pasaran melejit,” ucapnya.

Menurutnya, sebagian kelompok Buruan Sae kini mulai meningkatkan kapasitas tanam dan memanfaatkan kelebihan panen untuk dijual secara mandiri.

Meski demikian, tujuan utama program Buruan Sae tetap pada ketahanan pangan keluarga dan lingkungan sekitar.

“Kalau ada yang dijual, itu biasanya dari hasil yang lebih. Sejak awal Buruan Sae kita dorong untuk kebutuhan sehari-hari warga,” katanya.

Gin Gin menambahkan panen kali ini juga akan melibatkan Wali Kota Bandung yang dijadwalkan turun langsung ke sejumlah lokasi.

Keterlibatan kepala daerah dinilai penting sebagai dukungan moral agar masyarakat tetap aktif menanam bahan pangan sendiri, terutama komoditas yang harganya mudah berfluktuasi.

“Keberlanjutan panen Buruan Sae dan meningkatnya partisipasi warga, tekanan harga cabai dapat sedikit tereduksi. Meski tidak mengubah kondisi pasar secara luas, kemandirian pangan di tingkat keluarga dinilai menjadi penopang penting di saat harga komoditas tengah bergerak naik,” ujar Gin Gin.(dsn)

Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup

Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan

You May Also Like

About the Author: Hack Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *