3.800 Warga Subang Idap HIV, Ini Penjelasan Kadinkes – Radar Bandung – Hack.AC.ID

1001126869-4370329-5058012-jpg

Hack.AC.ID, SUBANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang mencatat hingga Juni 2025 , ribuan masyarakat di Subang mengidap HIV. Totalnya mencapai 3.800 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Subang dr Maxi mengungkapkan, dari sebanyak 6.000 anggota komunitas laki-laki suka laki-laki (LSL) di wilayah Subang, sebanyak 94 orang terkonfirmasi positif mengidap penyakit human immunodeficiency virus (HIV). Secara keseluruhan hingga Juni 2025 , Dinkes Subang mencatat total mencapai 3.800 kasus HIV.

Tercatat sejak 2011 ribuan masyarakat mengidap HIV-AIDS. Data tersebut diperoleh sejak tahun 2011 hingga Juni 2025 jumlahnya sebanyak 1.447 pasien.

“Untuk saat ini di Kabupaten Subang hingga Juli 2025, pengidap HIV yang dilaporkan ke Dinas Kesehatan, total mencapai 3.800 kasus, ” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Subang dr Maxi, Kamis (10/7).

Maxi mengungkapkan, dari sebanyak 6.000 anggota komunitas laki-laki suka laki-laki (LSL) di wilayah itu sebanyak 94 orang terkonfirmasi positif mengidap penyakit human immunodeficiency virus (HIV).

“Dari 6.000 anggota komunitas LSL ini, sekitar 1.098 orang yang tercatat secara resmi dalam data Dinkes,” ujar Maxi.

Ia juga menjelaskan, sejauh ini pelayanan pengobatan HIV di Subang tidak hanya terpusat di RSUD, tetapi sudah tersebar ke puskesmas dengan layanan perawatan, dukungan dan pengobatan (PDP).

“Contohnya, Puskesmas Pamanukan melayani sekitar sebanyak 500 pasien ARV dan  Puskesmas Jalancagak sebanyak 98 pasien,” tambahnya.

‎HIV tidak mudah menular lewat interaksi sosial biasa seperti bersalaman, berenang bersama, atau menggunakan toilet yang sama.

“Penularan HIV ini, hanya terjadi melalui tiga jalur, hubungan seksual berisiko, dari ibu ke anak, dan penggunaan jarum suntik bersama, ” ungkapnya.

‎Sebagai langkah pencegahan, dr Maxi mendorong masyarakat untuk melakukan pendekatan ABCDE, yaitu:
‎A: Abstinence, tidak berhubungan seks sebelum menikah. ‎B: Be faithful, setia pada satu orang. ‎C: Condom, hanya jika poin A dan poin B tidak bisa dijalankan.
‎D: Don’t use drugs, menghindari pemakaian narkoba dan ‎E: Education, pentingnya edukasi tentang risiko dan dampak HIV serta narkoba.

‎”Dengan edukasi yang benar, masyarakat diharapkan mampu membentengi diri dan keluarganya dari paparan HIV/AIDS,” pungkasnya. (anr/b)

 

Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup

Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan

You May Also Like

About the Author: Hack Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *