RADARBANDUNG.ID, KABUPATEN BANDUNG — Gempa berkekuatan 4,9 magnitudo yang mengguncang Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut pada 18 September 2024 tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga berdampak serius pada kesehatan para pengungsi.
Warga korban gempa yang kini tinggal di tempat pengungsian mulai mengalami berbagai masalah kesehatan, dari infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) hingga gejala kecemasan.
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jawa Barat, Muhammad Luthfi, menyoroti peningkatan kasus penyakit di kalangan pengungsi korban gempa.
Baca Juga : Pemkab Bandung Mencatat 4.686 Rumah Alami Kerusakan Dampak Gempa Bumi di Kabupaten Bandung
“Warga pengungsi mengalami berbagai gangguan kesehatan seperti ISPA, alergi, hipertensi, myalgia (nyeri otot), serta kecemasan,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Minggu 22 September 2024.
*Dua Anak di Desa Cihawuk Trauma
Ia juga menyatakan bahwa dua anak di Desa Cihawuk mengalami trauma dan memerlukan konseling psikologis.
Baca Juga : Lagi, Satu Rumah di Bandung Barat Rusak Terdampak Gempa
Dengan lebih dari 5.400 pengungsi, terdiri dari anak-anak hingga lansia, kebutuhan akan bantuan medis dan logistik semakin mendesak.
“ Dokter-dokter lapangan melaporkan kekurangan obat-obatan dan makanan, sementara sebagian besar obat di Puskesmas sulit diakses karena bangunan yang rusak,” ujar dia.
Sementara itu, gempa yang dipicu oleh pergerakan Sesar Garut Selatan (Garsela) telah merusak 491 rumah di Kabupaten Bandung, serta fasilitas kesehatan, pendidikan, dan tempat ibadah.
Baca Juga : PT Pegadaian Jabar Berikan Bantuan kepada Korban Gempa Bumi di Kabupaten Bandung
“Kondisi serupa juga terjadi di Garut, dengan 209 rumah rusak, ditambah fasilitas umum yang terkena dampak,” ujar dia.
Selain kondisi kesehatan warga, kebutuhan logistik semakin mendesak.
IDI melaporkan kebutuhan akan obat batuk pilek, obat analgetik, obat anti-hipertensi, dan vitamin untuk ibu hamil serta anak-anak.
Balita dan ibu hamil juga membutuhkan susu sebagai bagian dari pemulihan gizi.
“Para tenaga medis dan petugas keamanan yang bekerja di lokasi pun membutuhkan pasokan makanan dan obat-obatan,” ungkapnya.
Tantangan lainnya adalah penanganan korban luka di rumah sakit. Ketua IDI Kabupaten Bandung, Aziz Asopari, menyatakan bahwa ada 26 korban gempa yang telah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bedas Kertasari.
“Sebanyak 24 korban dengan luka ringan dirawat jalan, sementara dua korban luka berat dirujuk ke RSUD Majalaya,” katanya.
Jika dilihat secara keseluruhan, ujar dia, total 15 korban mengalami luka berat, sementara 53 lainnya luka ringan.
Kasus tragis juga menimpa seorang balita yang meninggal akibat trauma berat di kepala.
“Untuk merespon situasi ini, IDI telah mengerahkan sekitar 40 tenaga medis, termasuk dokter umum, dokter spesialis, dan perawat. Mereka menerapkan skema klinik keliling (mobile clinic) untuk memberikan pelayanan kesehatan langsung ke tempat pengungsian,” ucapnya.
Lebih lanjut, ucapnya, IDI Jawa Barat juga bekerja sama dengan para anggotanya untuk mengumpulkan donasi berupa makanan, susu, dan obat-obatan yang akan segera disalurkan ke wilayah terdampak.
“ Selain bantuan medis, upaya ini diharapkan dapat meringankan beban para pengungsi dan mempercepat pemulihan mereka dari trauma fisik maupun mental akibat bencana alam ini,” pungkasnya. (kus)
Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup
Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan