BMKG Ingatkan Warga Waspada Bencana Hidrometeorologi dan Kekeringan – Hack.AC.ID

kering-ok-7022796-7489545-jpg

RADARBANDUNG.ID, KABUPATEN BANDUNG – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat Kabupaten Bandung mengenai waspada bencana hidrometeorologi hingga kekeringan.

Koordinator BMKG Jawa Barat, Teguh Rahayu mengatakan, puncak musim kemarau di Kabupaten Bandung diprediksi baru terjadi di bulan Agustus 2024.

“Kalau melihat dari perhitunganya puncak kemaru baru terjadi pada bulan tersebut, pada bulan Juni akhir ini masih pada situasi pancaroba,” ujar dia, Kamis (30/5/2024).

Baca Juga : Satpol PP Kembali Tertibkan PKL, Pedagang Minta Difasilitasi

Di tengah musim pancaroba, pihaknya mewaspadai,  munculnya  potensi bencana hidrometeorologi seperti angin kencang hingga perubahan cuaca.

“Musim pancaroba, curah hujan mulai berkurang karena berangsur menuju kemarau, meski terpantau masih normal. Namun perlu diwaspadai adanya bencana imbas angin kencang,” ujar dia.

Pihaknya mengatakan, periode peralihan musim kemarau menuju musim hujan akan terjadi pada bulan september. Sehingga kerap terjadi kekurangan air bersih, yang menjadi permasalahan yang selalu muncul.

Baca Juga : Jelajahi Warisan Budaya Dari Hulu Hingga Hilir Lewat Cerita Citarum BPK Wilayah IX

“Cara menghadapinya kita bisa mulai menghemat cadangan air agar tidak mengalami kekeringan yang parah nantinya, “ ujar dia.

Meski belum sepenuhnya  memasuki musim kemarau di Kabupaten Bandung, ancaman kekurangan air bersih mulai dirasakan warga.

Kepala  Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung, Uka suska mengatakan, musim kemarau di wilayahnya ada pada bulan mei hingga september 2024. Namun saat ini belum semuanya mengalami hal tersebut.

Baca Juga : Jelang Kemarau, Waspada Perubahan Suhu Ekstrem di Wilayah Bandung Raya

“Pasalnya jika dilihat keadaanya masih ada beberapa wilayah mengalami hujan yang intensitasnya cukup deras,” ucapnya.

Musim kemarau, menurut dia, diperkirakan baru akan terasa pada bulan Juni 2024. Di bulan tersebut intensitas hujan  sudah berkurang dan bisa dirasakan nantinya udara panas semakin terasa.

“Namun dalam pantauan kami, sebelum memasuki kemarau tersebut beberapa wilayah sudah merasakan krisis air bersih. Walau kemarau belum seluruhnya menyebar di Kabupaten Bandung,” ujar dia.

Lebih lanjut, ujar dia,  dirinya menemukan ada desa di Kecamatan Arjasari mulai mengalami kekurangan air bersih,. Sehingga harus ada kiriman air untuk keperluan sehari-hari warganya.

“Sumur gai mereka sudah nampak tidak ada air, pasalnya hujan sebagai sumber air bersih sudah jarang muncul di wilayah tersebut,” ungkapnya. (kus)

Kumpulan Artikel Tips & trik gaya hidup

Tips & trik Lifehack
tips
tips agar cepat hamil
tips diet
tips diet sehat
tips menurunkan berat badan
tips cepat hamil
tips menambah berat badan
tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu
tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu
tips menulis kreatif
tips menabung
tips gemukin badan
tips agar melahirkan normal lancar dan tidak sakit
tips mengecilkan perut
tips sukses pubertas
tips diet cepat
tips menurunkan tekanan darah tinggi
poster tips sukses pubertas
tips diet pemula
tips hidup sehat
tips move on
tips agar cepat tidur
tips awet muda
tips menaikkan berat badan
tips belajar efektif
tips and tricks
tips mengatasi badan lemas
tips menabung harian
tips interview kerja
prediksi tips parlay 100 win
tips tinggi
tips tidur cepat
tips agar cepat haid
tips agar cepat kontraksi asli
tips kesehatan
tips menabung 1 juta per bulan
tips menghilangkan jerawat
tips belajar bahasa inggris
tips ibu hamil 9 bulan agar persalinan lancar
tips gamis untuk orang gemuk
tips agar miss v tidak kering saat berhubungan
tips kepala sering pusing
tips gemuk
tips cepat hamil setelah haid selesai
tips kurus
tips untuk memanjakan diri
tips tinggi badan
tunjukkan tips tidur
tips cepat tidur
tips agar tidak mabuk perjalanan

You May Also Like

About the Author: Hack Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *