Pengertian, Sejarah, Fungsi, Jenis dan Teori

syarat-uang-5702026-1565085-png

Definisi uang

Kebutuhan manusia yang semakin tidak terbatas membuat manusia tidak mampu memenuhi kebutuhannya sendiri. Pada awalnya, setiap orang berusaha memenuhi kebutuhannya dengan usahanya sendiri. Orang-orang berburu ketika lapar, membuat pakaian sendiri dari bahan-bahan yang sederhana, mencari buah-buahan untuk konsumsi sendiri, singkatnya apa yang mereka dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Perkembangan selanjutnya menghadapkan orang pada fakta bahwa apa yang mereka hasilkan sendiri tidak cukup untuk memenuhi semua kebutuhan mereka. Untuk mendapatkan barang yang tidak dapat diproduksi sendiri, mereka mencari orang yang bersedia menukar barang yang dimilikinya dengan barang lain yang dibutuhkannya.

Baca juga; Pengertian uang, fungsi dan menurut para ahli

Akhirnya mereka bertukar barang yang disebut barter untuk memenuhi kebutuhannya. Barter memiliki kelemahan seperti kesulitan dalam mencari barang yang memenuhi kebutuhan, kesulitan dalam menentukan nilai tukar barang dan kesulitan dalam menyimpan barang yang akan ditukar, sehingga masyarakat memikirkan suatu barang yang dapat dijadikan sebagai perantara dalam pertukaran.

Barang-barang yang dianggap indah dan berharga, seperti kerang, intan, mutiara, digunakan sebagai alat tukar sebelum orang mengenal uang. Namun, item tersebut memiliki kelemahan diantaranya tidak memiliki pecahan dan tidak tahan lama.

Dalam hal ini, orang mencoba memikirkan barang yang lebih cocok dan lebih baik daripada barang perantara. Terakhir, banyak orang menggunakan logam seperti emas dan perak karena barang tersebut dipegang oleh masyarakat dan dapat dibentuk menjadi uang. Jadi, uang adalah sesuatu yang dapat digunakan untuk memfasilitasi pertukaran.


Sejarah uang

Uang seperti yang kita kenal sekarang ini telah melalui proses perkembangan yang panjang. Awalnya, orang tidak tahu pertukaran karena semua orang berusaha memenuhi negowananya sendiri. Orang berburu ketika lapar, membuat pakaian sendiri dari bahan-bahan sederhana, mencari buah-buahan untuk konsumsi sendiri; Singkatnya, itulah yang biasa dia lakukan untuk memenuhi kebutuhannya.

Perkembangan selanjutnya menghadapkan orang pada fakta bahwa apa yang mereka hasilkan sendiri tidak cukup untuk memenuhi semua kebutuhan mereka. Untuk mendapatkan barang yang tidak dapat diproduksi sendiri, mereka mencari orang yang bersedia menukarkan barang yang dimilikinya dengan barang lain yang dibutuhkannya. Akibatnya timbul “barter”, yaitu barang ditukar dengan barang.

Namun pada akhirnya banyak kendala yang dihadapi dengan sistem ini, antara lain sulitnya menemukan orang yang memiliki barang yang diinginkan dan ingin menukarkan barangnya; dan kesulitan memperoleh barang yang dapat dipertukarkan satu sama lain dengan nilai tukar yang sama atau hampir sama nilainya. Untuk mengatasinya, mulai timbul pemikiran untuk menggunakan benda-benda tertentu untuk digunakan sebagai alat tukar.

Baca juga; Laporan keuangan


Fungsi uang

Fungsi uang terbagi menjadi Fungsi Asli dan Fungsi Turunan.


Fungsi asli disebut juga fungsi utama uang. Fitur asli ini terdiri dari:

  • Sebagai alat tukar

Uang dapat digunakan sebagai alat untuk memfasilitasi pertukaran. Agar uang dapat berfungsi dengan baik, diperlukan kepercayaan publik. Masyarakat harus mau dan mampu menerimanya.

  • Satuan Hitung (Unit of Account)

Untuk menentukan harga suatu barang yang sejenis diperlukan satuan hitung, juga dengan satuan hitung kita dapat membandingkan harga satu barang dengan barang lainnya.


Fungsi turunan sebagai akibat dari fungsi asal, dengan fungsi asal uang muncul fungsi lain yang tidak kalah pentingnya, fungsi tersebut terdiri dari :

  • Sebagai alat pembayaran yang sah

Tidak semua orang bisa menciptakan uang khususnya mata uang, karena uang hanya dikeluarkan oleh lembaga tertentu, di Indonesia dikeluarkan oleh Bank Indonesia sebagai Bank Sentral.

  • Alat untuk menyimpan kekayaan dan mentransfer kekayaan.

Dengan uang, kekayaan berupa tanah dan bangunan dapat dialihkan dengan uang.

  • Alat untuk menggerakkan kegiatan ekonomi.

Jika nilai uang stabil, orang suka menggunakan uang itu dalam kegiatan ekonomi, maka ketika kegiatan ekonomi meningkat, uang yang beredar harus ditambah sesuai dengan kebutuhan.

Baca juga: Pengertian peluang bisnis dan risiko bisnis dalam perekonomian

Uang dapat berfungsi sebagai standar untuk pembayaran di masa depan, pembayaran jangka panjang, atau pembayaran utang


Jenis uang


Mata uang terdiri dari uang kertas dan koin. Mata uang merupakan alat pembayaran yang sah dan wajib diterima oleh masyarakat dalam melakukan transaksi jual beli sehari-hari. Lembaga yang bertugas dan mengawasi peredaran uang rupiah adalah Bank Indonesia, sedangkan perusahaan yang mencetak uang rupiah adalah Perum Peruri (Percetakan Uang Republik Indonesia).

Mata uang berarti uang yang secara sah digunakan sebagai alat pembayaran dalam kehidupan sehari-hari. Mata uang ada yang berbentuk logam dan ada juga yang berbentuk kertas yang sebenarnya beredar dari tangan ke tangan sebagai alat pembayaran dalam masyarakat.


Berdasarkan sejarah perkembangannya, uang logam merupakan uang yang pertama kali dibuat, menurut jenisnya uang logam terbagi menjadi tiga jenis yaitu :

  1. Mata Uang Standar

Mata uang standar adalah mata uang yang dibuat secara bebas dan dapat digunakan sebagai alat pembayaran yang sah dalam jumlah yang tidak terbatas. Nilai nominal yang tertulis pada uang sama dengan nilai intrinsik (materinya). Mata Uang Standar disebut juga Full Bodied Money, yaitu mata uang yang nilai intrinsiknya sama dengan nilai nominalnya, contoh: Koin emas.

  1. Mata uang token (dicap)

Mata uang Token (stempel) adalah mata uang yang tidak dibuat secara bebas. Mata uang tersebut dapat digunakan sebagai alat pembayaran yang sah sampai dengan jumlah yang tidak terbatas dan nilai nominalnya tidak sama dengan nilai intrinsiknya. Koin yang nilai nominalnya tidak sama dengan nilai intrinsiknya disebut uang token, misalnya Rp. 500,- dan Rp 1.000,- menghasilkan logam senilai lebih dari 1.000.

  1. Mata uang yang cocok

Mata uang tandingan adalah mata uang kecil (kembalian) yang tidak bebas dibuatnya dan dapat digunakan sebagai alat pembayaran sampai dengan jumlah yang terbatas, misalnya uang logam dan uang kertas seharga Rp. 500,-. Rp1.000 dan Rp2.000


Teori uang

Teori nilai uang membahas masalah keuangan yang berkaitan dengan nilai uang. Nilai uang menjadi perhatian para ekonom karena tinggi rendahnya nilai uang sangat berpengaruh terhadap kegiatan ekonomi. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya teori uang yang dikemukakan oleh berbagai ahli. Teori uang terdiri dari dua teori:

Baca Juga: Penyusunan Laporan Keuangan – Tujuan, Manfaat, Komponen, Fitur, Ruang Lingkup, Asumsi Dasar


Teori Uang Statis atau disebut juga teori Kualitatif Statis.

Dalam teori ini pertanyaannya adalah apa sebenarnya uang itu? Dan mengapa uang memiliki harga? Mengapa uang harus beredar? Teori ini disebut statis karena tidak mempersoalkan perubahan nilai yang disebabkan oleh perkembangan ekonomi. Yang termasuk dalam teori uang statis adalah:

  • A) Teori Metalisme (Intrinsik) oleh KNAPP

Uang itu seperti barang, nilainya tidak dibuat-buat, tetapi sama dengan nilai logam dari mana uang itu dibuat, misalnya: uang emas dan uang perak.

  • B) Teori konvensi (kesepakatan) oleh Devanzati dan Montanari

Teori ini menyatakan bahwa uang dibentuk berdasarkan konsensus masyarakat untuk memfasilitasi pertukaran.

Uang diterima atas dasar nilai tukarnya, yaitu daya belinya.

Baca juga: Manajemen Keuangan – Pengertian, Perkembangan, Fungsi, Tujuan, Prinsip, Tugas, Kegiatan, Analisis, Laporan, Ahli

Asal usul uang adalah karena negara, ketika negara menentukan apa alat tukar dan pembayaran itu, uang muncul. Oleh karena itu, uang memiliki nilai karena diundangkannya undang-undang pembayaran oleh negara.


Demikian artikel guruducation.co.id tentang istilah uang: pengertian, sejarah, fungsi, jenis dan teori lengkap, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semua.

Mungkin dibawah ini yang anda cari

website Pelajaran SD SMP SMA dan Kuliah Terlengkap

Materi pelajaran terlengkap

mata pelajaran
jadwal mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa mata pelajaran sd mata pelajaran dalam bahasa jepang mata pelajaran kurikulum merdeka mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran sma jurusan ips mata pelajaran sma
bahasa inggris mata pelajaran
bu ani memberikan tes ujian akhir mata pelajaran ipa
tujuan pemberian mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan di sekolah adalah
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional. artinya mata pelajaran smp mata pelajaran ipa mata pelajaran bahasa indonesia mata pelajaran ips mata pelajaran bahasa inggris mata pelajaran sd kelas 1
data mengenai mata pelajaran favorit dikumpulkan melalui cara
soal semua mata pelajaran sd kelas 1 semester 2 mata pelajaran smk mata pelajaran kelas 1 sd mata pelajaran matematika mata pelajaran ujian sekolah sd 2022
bahasa arab mata pelajaran mata pelajaran jurusan ips mata pelajaran sd kelas 1 2021 mata pelajaran sbdp mata pelajaran kuliah mata pelajaran pkn
bahasa inggrisnya mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa kelas 10 mata pelajaran untuk span-ptkin mata pelajaran ppkn mata pelajaran ips sma mata pelajaran tik
nama nama mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran pkn sd mata pelajaran mts mata pelajaran pjok
nama nama mata pelajaran dalam bahasa arab mata pelajaran bahasa inggrisnya mata pelajaran bahasa arab
seorang pengajar mata pelajaran akuntansi di sekolah berprofesi sebagai
nama mata pelajaran dalam bahasa jepang
hubungan bidang studi pendidikan kewarganegaraan dengan mata pelajaran lainnya
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional artinya mata pelajaran dalam bahasa arab
tujuan mata pelajaran seni rupa adalah agar siswa

You May Also Like

About the Author: Hack Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *