Pengertian Penelitian : Macam, Jenis, Hakekat, Kegiatannya

penelitian-2189410-4787732-jpg

Definisi penelitian

penelitian-8050240

Penelitian adalah usaha yang dilakukan secara sistematis untuk mengembangkan kegiatan dan menemukan pengetahuan yang benar disertai dengan contoh-contohnya.

Kegiatan penelitian di berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, menurut isinya ada 4 hal yaitu upaya yang bersifat sistematis, hasil temuan yang bermanfaat dan diseminasi temuan.


Kondisi penelitian yang baik

Setiap penelitian harus memenuhi beberapa persyaratan, antara lain:


  • Metode yang digunakan Mengacu pada hasil yang objektif

Sebuah penelitian harus mengikuti metode yang ketat, “ketat”, yang secara disiplin berpegang pada aturan-aturan tertentu untuk mencapai hasil yang objektif. Jika peneliti menyimpang dari metode yang telah dirancang dengan baik dalam melakukan penelitian, objektivitas hasil penelitian akan sering dipertanyakan, atau patut dipertanyakan. Penelitian yang baik berpegang pada nilai kejujuran dan memperkecil kemungkinan terjadinya bias antara kondisi nyata dengan data dan kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian.


  • Data dan interpretasinya valid

Dalam melakukan penelitian, seorang peneliti harus membatasi kesalahan atau kekeliruan dalam data yang dikumpulkan sebanyak mungkin dalam interpretasinya, banyak upaya yang dapat dilakukan oleh seorang peneliti untuk itu. Misalnya untuk mendapatkan data yang valid, peneliti harus merancang dan menggunakan tools data mining yang baik. Jangan sampai data yang diperoleh tidak sesuai dengan kenyataan hanya karena kesalahan alat ukur atau data mining. Peneliti juga harus mencari teknik analisis data yang sesuai dengan data dan tujuan penelitian agar hasil interpretasinya dapat memiliki nilai kebenaran dan manfaat.


Setelah setiap penelitian dilakukan dan laporannya ditulis dengan baik, maka proses lanjutannya adalah publikasi ilmiah yang dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satu tujuan penting dari publikasi ini adalah laporan yang dihasilkan memiliki peluang untuk menerima kritik dari semua pihak, perselisihan, penolakan, penerimaan atau penerimaan dukungan.


Jenis Jenis Penelitian

Berdasarkan penelitian terbagi menjadi 2 yaitu Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif, disinilah akan banyak sekali yang bisa anda ketahui selain 2 hal tersebut.

Berikut ini adalah berbagai jenis penelitian yang saat ini digunakan.


Eksperimen adalah jenis penelitian dengan metode eksperimen yang bertujuan untuk menutup dan mengontrol setiap situasi sesuai dengan situasi yang ingin diteliti kemudian mengamati efek dan pengaruh ketika kalimat bersyarat pT memanipulasi kondisi tersebut.

Jenis penelitian eksperimen dibagi menjadi 4 jenis, yaitu: Pre-Experimental Design, True Experimental Design, Quasy Experimental Design dan Factorial Design.


Deskriptif adalah metode penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan peristiwa yang sedang terjadi hingga saat ini atau pada masa lampau.Jenis penelitian ini berbeda dengan eksperimen karena tidak mengubah variabel dan bebas menggambarkan keadaan yang seharusnya.


Korelasi adalah penelitian yang terdiri dari kegiatan pengumpulan data, pemilihan dan penentuan hubungan antara dua variabel atau lebih berdasarkan keberadaannya dan tingkatan variabel tersebut.


Secara komparatif, penelitian empiris seorang seniman mengarah pada ketertutupan kreativitas secara langsung karena keberadaan variabel-variabel tersebut sudah terjadi.


Evaluasi adalah kajian yang bertujuan untuk memeriksa secara bersamaan proses munculnya suatu logam dan menjelaskan fakta-fakta yang bersifat menyeluruh yang tercakup dalam program.


Simulasi adalah suatu jenis penelitian yang bertujuan untuk menemukan gambaran melalui suatu sistem dengan ukuran kecil atau sederhana di dalam sistem, yang akan diterapkan dan dimanipulasi untuk mendapatkan efek.


Survei adalah jenis penelitian yang diterapkan untuk mengumpulkan informasi dan mengumpulkan data tentang populasi besar dengan menggunakan sampel yang relatif kecil.


Studi kasus adalah jenis penelitian dengan cara menggali secara mendalam tentang sistem berita, misalnya tentang aktivitas individu yang sesuai berdasarkan pengumpulan data yang luas.


Teori Dasar adalah jenis penelitian dengan pendekatan yang memastikan bahwa peneliti menemukan dan mengembangkan teori yang relevan tentang fenomena. Menerapkan dasar teori peneliti, peneliti sengaja mencari partisipan yang menghadapi fenomena tersebut kemudian mengkajinya dan mengidentifikasi teori tersebut sebagai dokumen dan catatan wawancara.


Etnografi adalah suatu jenis penelitian melalui analisis mendalam terhadap kelompok sosial pada umumnya untuk mengumpulkan data observasi, wawancara dan dokumen. Jenis penelitian ini menetapkan berbagai jenis karakter dan perilaku serta keyakinan suatu kelompok dari masa kini hingga masa depan.


Budaya adalah penelitian dengan menerapkannya pada objek berupa unsur atau fenomena.


Historis adalah jenis penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan fakta dan menarik kesimpulan tentang peristiwa atau fenomena di masa lampau yang kemudian didokumentasikan oleh para arkeolog.


Etnologi adalah jenis penelitian yang berfokus pada karakter dan perilaku manusia, sehingga peneliti lebih cenderung menggunakan interpretasi langsung dari perilaku subjek yang ingin dibandingkan dengan cara melakukan interpretasi dari sudut pandang teoretis.


Inti dari penelitian pembangunan

Untuk lebih memahami hakikat penelitian dan pengembangan jenis ini, perlu disebutkan tiga hal yang saling terkait dan saling terkait dalam upaya memecahkan masalah pendidikan/pembelajaran.

Ketiga hal tersebut adalah penelitian, evaluasi dan pengembangan. Gephart menjelaskan tentang ketiga hal tersebut bahwa proses penelitian bertujuan untuk menemukan/mengetahui sesuatu (must know), proses evaluasi bertujuan untuk menentukan pilihan (harus memilih), dan proses pengembangan bertujuan untuk menemukan cara/ menemukan metode yang efektif. harus dilakukan).. Penulis harus menambahkan disini bahwa evaluasi berisi kegiatan yang bertujuan untuk memberikan informasi tentang sesuatu yang bersifat ilmiah, yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan.

Asim menjelaskan bahwa: “Jika kita ingin membuat atau menemukan sebuah teori, kita perlu melakukan penelitian, ingin mengetahui apakah sesuatu itu baik atau buruk, perlu mengevaluasi dan jika kita ingin menghasilkan atau memperbaiki sesuatu, kita perlu melakukan penelitian pengembangan. .”

Setelah mendapatkan gambaran tentang perbedaan ketiga hal tersebut, selanjutnya apa yang dimaksud dengan penelitian pengembangan. Borg dan Gall memberikan batasan pada penelitian pengembangan sebagai upaya untuk mengembangkan dan memvalidasi produk yang digunakan dalam pendidikan. Konsep yang hampir sama dikemukakan oleh Asim bahwa penelitian pengembangan dalam pembelajaran merupakan suatu proses yang digunakan untuk mengembangkan dan memvalidasi produk yang digunakan dalam proses pembelajaran.

Suhadi Ibnu memberikan pengertian penelitian pengembangan sebagai suatu jenis penelitian yang ditujukan untuk menghasilkan produk perangkat keras atau perangkat lunak melalui prosedur khas yang biasanya diawali dengan penilaian kebutuhan, atau analisis kebutuhan, dilanjutkan dengan proses pengembangan dan diakhiri dengan evaluasi.


Kegiatan utama dalam penelitian dan pengembangan

Dwiyogo menyebutkan tiga hal penting yang harus dilakukan dalam kegiatan penelitian pengembangan yaitu analisis kebutuhan, pengembangan produk dan uji coba produk. Pendapat ini senada dengan pendapat Ibnu, namun menurut Asim, ketiga langkah tersebut masih perlu ditambah dengan langkah keempat, yaitu distribusi produk.


  • Analisis Kebutuhan (Needs Assessment)

Analisis kebutuhan merupakan langkah awal yang harus dilakukan dalam kegiatan penelitian di bidang pengembangan. Analisis dimaksudkan untuk mengetahui kebutuhan mana yang perlu diatasi


Pada langkah ini, produk yang akan digunakan dalam kegiatan pendidikan/pembelajaran harus dikembangkan terlebih dahulu. Pengembangan produk ini membutuhkan keterlibatan berbagai ahli. Sebagai contoh, jika kita ingin mengembangkan program pendidikan moral untuk anak usia sekolah dasar melalui TV, diperlukan keterlibatan banyak ahli seperti ahli pendidikan, ahli media pembelajaran, psikolog, ahli komunikasi, ahli cerita anak, praktisi produksi media televisi dan lain-lain. . ., agar acara tersebut menarik untuk ditonton sekaligus pesan moralnya dapat diserap oleh pemirsa


Produk pendidikan/pembelajaran yang telah dihasilkan sebelum digunakan secara massal terlebih dahulu harus dievaluasi yaitu dengan melakukan uji coba. Uji coba ini dimaksudkan untuk mendapatkan masukan dan koreksi atas produk yang telah diproduksi. Berdasarkan masukan dan koreksi tersebut, produk direvisi/diperbaiki.


  • Dengar pendapat para ahli (expert judgment)

Pakar diminta untuk meneliti produk yang dihasilkan, kemudian diminta untuk memberikan masukan atas produk tersebut. Berdasarkan masukan para ahli, produk direvisi. Seharusnya para ahli yang sudah terlibat sejak awal yang diminta untuk mengkaji program tersebut.


  • Tes dalam kelompok kecil (Small group test)

Kumpulkan sekitar 10 sampai 15 anak (dianggap memiliki karakteristik yang sama dengan siswa yang akan menjadi target penonton atau penonton utama program) untuk menonton acara tersebut, kemudian mintalah mereka untuk memberikan komentar/masukan atas acara yang baru saja mereka tonton. Berdasarkan masukan dari kelompok kecil ini, program direvisi. Misalnya, jika sasaran utamanya adalah anak usia sekolah dasar, program percontohan juga diberikan kepada siswa sekolah dasar.


  • Uji Coba Lapangan (Field Trial)

Uji coba pada tahap ini diberikan kepada anak dalam jumlah banyak dengan subjek yang lebih heterogen. Apabila uji coba kepada ahli dan kelompok kecil dapat dilakukan oleh pihak internal yang terlibat dalam kegiatan penelitian perkembangan, maka uji coba lapangan harus dilakukan oleh pihak eksternal. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga objektivitas kesimpulan.


Pelaksanaan Penelitian Pembangunan

Karena sifatnya yang mengarah pada pengembangan produk pendidikan/pembelajaran, pelaksanaan penelitian dapat dilakukan secara bertahap. Waktunya bisa satu tahun, dua tahun, tiga tahun, empat tahun atau bahkan lebih tergantung pentahapannya. Misalnya pada tahap I melakukan analisis kebutuhan, dilakukan pada tahun pertama.

Tahap II mengembangkan produk, dilakukan antara tahun kedua dan ketiga, uji coba tahap III dan revisi produk dilakukan pada tahun keempat. Distribusi produk tahap IV dilakukan pada tahun kelima dan seterusnya. Dalam melakukan penelitian, peneliti tentunya tidak dapat melakukannya sendiri, melainkan harus melibatkan berbagai ahli sesuai dengan jenis produk yang akan dikembangkan.


Sekian artikel dari Duniaduniadik.co.id tentang Pengertian Penelitian: Jenis, Jenis, Sifat, Kegiatan, Syarat dan Pelaksanaan Pembangunan, semoga artikel ini dapat menambah wawasan anda.

website Pelajaran SD SMP SMA dan Kuliah Terlengkap

Materi pelajaran terlengkap

mata pelajaran
jadwal mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa mata pelajaran sd mata pelajaran dalam bahasa jepang mata pelajaran kurikulum merdeka mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran sma jurusan ips mata pelajaran sma
bahasa inggris mata pelajaran
bu ani memberikan tes ujian akhir mata pelajaran ipa
tujuan pemberian mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan di sekolah adalah
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional. artinya mata pelajaran smp mata pelajaran ipa mata pelajaran bahasa indonesia mata pelajaran ips mata pelajaran bahasa inggris mata pelajaran sd kelas 1
data mengenai mata pelajaran favorit dikumpulkan melalui cara
soal semua mata pelajaran sd kelas 1 semester 2 mata pelajaran smk mata pelajaran kelas 1 sd mata pelajaran matematika mata pelajaran ujian sekolah sd 2022
bahasa arab mata pelajaran mata pelajaran jurusan ips mata pelajaran sd kelas 1 2021 mata pelajaran sbdp mata pelajaran kuliah mata pelajaran pkn
bahasa inggrisnya mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa kelas 10 mata pelajaran untuk span-ptkin mata pelajaran ppkn mata pelajaran ips sma mata pelajaran tik
nama nama mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran pkn sd mata pelajaran mts mata pelajaran pjok
nama nama mata pelajaran dalam bahasa arab mata pelajaran bahasa inggrisnya mata pelajaran bahasa arab
seorang pengajar mata pelajaran akuntansi di sekolah berprofesi sebagai
nama mata pelajaran dalam bahasa jepang
hubungan bidang studi pendidikan kewarganegaraan dengan mata pelajaran lainnya
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional artinya mata pelajaran dalam bahasa arab
tujuan mata pelajaran seni rupa adalah agar siswa

You May Also Like

About the Author: Hack Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *