Pengertian Danau
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, danau berarti perairan yang sangat luas yang dikelilingi oleh daratan. Arti lain dari telaga adalah telaga dan telaga. Danau adalah genangan air yang ditampung oleh cekungan bumi dengan volume yang besar.
Air danau dapat diperoleh dari sungai, air hujan atau mata air yang bersumber dari dalam tanah. Selain itu, danau juga dapat dibentuk oleh manusia dengan cara membendung aliran air atau sungai. Kolam biasanya disebut tambak atau waduk.
Jenis-jenis danau berdasarkan proses pembentukannya dan contohnya
Berdasarkan proses kenampakannya, danau dibedakan menjadi 6 jenis, yaitu danau: Tektonik, Vulkanik, Tekton-Volkanik, Karst, Glasial dan Reservoir atau Bendungan.
Baca juga: Jenis Atlas
-
Danau tektonik
Danau yang terjadi akibat peristiwa tektonik seperti gempa bumi. Akibat gempa tersebut, terjadi proses patahan pada permukaan tanah. Permukaan tanah yang retak mengalami penurunan atau amblesan dan menjadi cekung. Selanjutnya bagian yang cekung akibat amblesan terisi air dan terbentuklah danau. Contoh: Danau Poso, Danau Tempe, Danau Tondano dan Danau Towuti di Sulawesi. Danau Singkarak, Danau Maninjau, dan Danau Takengon di Sumatera.
-
Danau vulkanik
Danau ini terletak di kawah lubang kepunden, bekas letusan gunung berapi. Saat gunung berapi meletus, bebatuan yang menutupi area kepunden rontok, meninggalkan lubang di sana. Saat hujan, lubang tersebut terisi air dan membentuk danau. Contoh: Danau Kelimutu di Flores, Kawah Bromo, Danau Gunung Lamongan di Jawa Timur, Danau Batur di Bali, Danau Kerinci di Sumatera Barat dan Kawah Gunung Kelud.
-
Danau tektono-vulkanik
Danau yang terjadi akibat proses gabungan antara proses vulkanik dan proses tektonik. Saat gunung berapi meletus, sebagian tanah/batuan yang menutupi gunung tersebut pecah dan tenggelam membentuk cekungan. Selanjutnya cekungan tersebut terisi air dan membentuk sebuah danau. Contoh: Danau Toba di Sumatera Utara
-
danau karst
Danau ini terletak di daerah kapur. Jenis danau ini terjadi akibat erosi atau pelarutan batugamping. Bekas erosi tersebut membentuk cekungan dan cekungan tersebut terisi air sehingga membentuk danau. Contoh : Dolin, Uvala
-
Danau glasial
Danau ini terbentuk akibat erosi gletser. Mencairnya es akibat erosi mengisi cekungan-cekungan yang dilalui membentuk danau. Misalnya Danau-danau di perbatasan antara Amerika dan Kanada adalah Danau Superior, Danau Michigan, dan Danau Ontario.
-
Waduk atau bendungan
Lebih banyak yang sengaja dibuat oleh manusia. Pembangunan waduk biasanya terkait dengan kepentingan pembangkit listrik tenaga air, perikanan, pertanian dan rekreasi. Contoh: Saguling, Cirata dan Jatiluhur, Darma di Jawa Barat,
Pengertian Ekosistem Danau
Ekosistem adalah hubungan antara kumpulan berbagai populasi di suatu tempat yang berinteraksi baik secara langsung maupun tidak langsung dengan lingkungan abiotik dan hubungan tersebut bersifat timbal balik.
Baca juga: 106 Nama Danau di Indonesia Beserta Letaknya
Danau adalah cekungan atau cekungan di permukaan bumi yang berisi air. Ekosistem danau dengan demikian adalah hubungan beberapa populasi yang hidup dalam relung atau cekungan di permukaan bumi yang mengandung air yang secara langsung atau tidak langsung berinteraksi dengan lingkungan abiotik dan hubungan tersebut bersifat timbal balik.
Komponen biotik dan abiotik ekosistem danau
Komponen ekosistem danau terdiri dari komponen hidup (biotik) dan komponen tak hidup (abiotik) yang dapat dijelaskan sebagai berikut:
Komponen biotik dalam ekosistem danau meliputi semua jenis makhluk hidup seperti manusia, hewan, tumbuhan dan mikroorganisme.
- Komponen biotik danau berdasarkan fungsinya
Berdasarkan fungsinya, organisme air tawar dibagi menjadi 3 jenis:
- Produsen : terdiri dari ganggang, ganggang hijau dan ganggang biru kelompok spermatofit, misalnya: eceng gondok, teratai, kangkung, ganger, kiambang.
- Konsumen : meliputi hewan, serangga, udang, siput, cacing dan hewan lainnya.
- Dekomposer/pengurai: sebagian besar terdiri dari bakteri dan mikroba lainnya.
- Komponen biotik lebih banyak berdasarkan kebiasaan hidupnya di dalam air
Berdasarkan kebiasaan hidupnya di air, organisme air tawar dibedakan menjadi 5 jenis:
- Plankton : terdiri dari fitoplankton (plankton tumbuhan) dan zooplankton (plankton hewan), merupakan organisme yang gerakan pasifnya selalu dipengaruhi oleh arus air.
- Nekton : organisme yang aktif bergerak dan berenang. Contoh: ikan, serangga air.
- Neston : organisme yang diam dan mengapung di permukaan air.
- Benthos : organisme yang hidup di dasar perairan.
- Perifiton : organisme yang menempel pada suatu substrat (batang, akar, batuan) di perairan.
- Berdasarkan cara mendapatkan makanan
Berdasarkan cara memperoleh makanan atau energi, dibagi menjadi 2 golongan :
- Organisme autotrof : organisme yang dapat mensintesis makanannya sendiri. Tumbuhan hijau tergolong organisme autotrof, perannya sebagai produsen dalam ekosistem air tawar.
- Fagotrof dan Saprotrof: adalah konsumen dalam ekosistem air tawar. Phogotroph memakan organisme lain, sedangkan saprotrof memakan puing-puing atau sisa-sisa organisme lain.
Komponen abiotik terpenting dalam ekosistem adalah sebagai berikut:
Kelembaban dan suhu juga sangat mempengaruhi keberadaan suatu organisme dalam suatu ekosistem. Kelembaban dan suhu mempengaruhi hilangnya air yang terjadi melalui penguapan. Setiap organisme memiliki toleransi yang berbeda terhadap suhu dan kelembaban. Suhu terendah yang masih memungkinkan organisme hidup disebut suhu minimum. Suhu yang paling sesuai dan mendukung kehidupan bagi organisme disebut sebagai suhu optimum, sedangkan suhu tertinggi yang dapat ditoleransi atau memungkinkan organisme untuk hidup disebut sebagai suhu maksimum.
Baca Juga : Jenis Atmosfer Bumi dan Fungsinya
Suhu lingkungan merupakan faktor penting dalam distribusi organisme karena pengaruhnya terhadap proses biologis dan ketidakmampuan sebagian besar organisme untuk mengatur suhu tubuhnya dengan baik. Sel dapat pecah jika air di dalamnya membeku pada suhu di bawah 0oC, dan protein pada sebagian besar organisme akan mengalami denutrasi pada suhu di atas 45oC. Selain itu, beberapa organisme dapat mempertahankan metabolisme yang cukup aktif pada suhu yang sangat rendah atau sangat tinggi.
Organisme air tawar hidup di bawah air di lingkungan akuatik, tetapi organisme ini bermasalah dengan keseimbangan air jika tekanan osmotik air intraseluler tidak sesuai dengan tekanan osmotik lingkungan.
Ciri-ciri ekosistem danau
Ciri-ciri ekosistem air tawar antara lain variasi suhu yang tidak mencolok, penetrasi cahaya yang kurang, dan dipengaruhi oleh iklim dan cuaca. Jenis tanaman yang paling umum adalah alga, sedangkan sisanya adalah tanaman biji. Hampir semua filum hewan terdapat di air tawar. Organisme yang hidup di air tawar umumnya telah beradaptasi.
Adaptasi organisme air tawar adalah sebagai berikut.
-
Adaptasi tanaman
Tumbuhan yang hidup di air tawar biasanya bersel satu dan memiliki dinding sel yang kuat seperti beberapa ganggang biru-hijau dan ganggang hijau. Air masuk ke dalam sel secara maksimal dan akan berhenti dengan sendirinya. Tumbuhan tingkat tinggi seperti teratai (Nymphaea gigantean) memiliki akar jangkar (akar rambat). Hewan dan tumbuhan rendah yang hidup di habitat air, tekanan osmotiknya sama dengan tekanan osmotik lingkungan atau isotonik.
-
Adaptasi Hewan
Ekosistem air tawar dihuni oleh nekton. Nekton merupakan hewan yang aktif bergerak dengan menggunakan otot yang kuat. Hewan tingkat tinggi yang hidup di ekosistem air tawar, seperti ikan, untuk mengatasi perbedaan tekanan osmotik, melakukan osmoregulasi untuk menjaga keseimbangan air dalam tubuhnya melalui sistem ekskresi, insang, dan pencernaan.
Jenis danau
Danau dibagi berdasarkan jenis airnya
- Danau air tawar adalah danau yang memiliki air tawar, danau jenis ini memiliki ciri khas memiliki saluran keluar berupa sungai, contohnya Danau Toba.
- Danau air asin adalah danau yang memiliki air asin dimana danau jenis ini tidak memiliki debit karena merupakan ujung sungai dan debitnya hanya penguapan. Contoh: Danau Sentanime (Papua).
- Danau asam adalah danau yang airnya berasal dari belerang. dan memiliki ciri khas: biasanya kawah gunung berapi berisi air hujan dan airnya berwarna kuning kehijauan. Contoh Danau Tangkuban Perahu.
Danau dibagi berdasarkan kapasitas airnya menjadi:
- Situ permanen : yaitu dana yang kapasitas airnya tidak terpengaruh oleh musim
- Danau sementara adalah dana yang kapasitas airnya aktif berfluktuasi (meluap pada musim hujan dan berkurang pada musim kemarau).
Baca juga: Pengertian Batuan Beserta Jenis dan Contohnya
-
Berdasarkan produksi bahan organik
Danau berdasarkan produksi bahan organiknya adalah sebagai berikut.
Oligotrofik adalah istilah untuk danau yang dalam dan kekurangan makanan, karena fitoplankton di daerah limnetik tidak produktif. Ciri-cirinya, airnya sangat jernih, dihuni sedikit organisme, dan di dasar airnya terdapat banyak oksigen sepanjang tahun.
Eutropic adalah istilah untuk danau yang dangkal dan kaya kandungan makanan, karena fitoplankton sangat produktif. Ciri-cirinya adalah airnya keruh, terdapat berbagai organisme dan oksigen terdapat di daerah yang dalam.
-
Berdasarkan proses pembentukannya
Berdasarkan proses pembentukannya, danau dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu sebagai berikut:
- Danau tektonik, yaitu danau yang terbentuk oleh gaya endogen yang timbul akibat pergerakan tektonik seperti cekungan akibat patahan dan lipatan. Contohnya Danau Tempe, Danau Tondano dan Danau Towuti di Sulawesi.
- Volcanic Lake, yang merupakan bekas danau vulkanik. Air danau berasal dari curah hujan yang tertampung di kawah atau lubang kaldera. Misalnya danau kawah Gunung Kelud, Gunung Batur dan Gunung Galunggung.
- Danau vulkano-tektonik, yaitu danau yang terbentuk dari gabungan proses vulkanik dan tektonik. Retakan atau depresi di permukaan bumi setelah letusan. Ruang magma yang kosong menjadi tidak stabil menyebabkannya rusak atau pecah. Cekungan akibat patahan tersebut kemudian terisi air, contohnya Danau Toba di Sumatera.
Pembagian wilayah dalam ekosistem danau
-
daerah pesisir
Daerah ini merupakan daerah datar. Sinar matahari menembus dengan optimal. Air hangat di dekat tepi.Tanamannya adalah tanaman air dengan akar dan daun mencuat dari air. Komunitas organisme sangat beragam, termasuk spesies ganggang yang melekat (terutama diatom), berbagai siput dan kerang, serangga, krustasea, ikan, amfibi, reptil air dan semi-akuatik seperti kura-kura dan ular, bebek dan angsa, dan beberapa mamalia. yang sering dimakan di danau.
-
Daerah limnetik
Daerah ini merupakan daerah perairan bebas yang jauh dari tepian dan masih dapat ditembus sinar matahari. Daerah ini dihuni oleh berbagai fitoplankton, termasuk alga dan cyanobacteria. Alga berfotosintesis dan bereproduksi dengan kecepatan tinggi selama musim panas dan musim semi. Zooplankton yang sebagian besar meliputi Rotifera dan krustasea kecil memangsa fitoplankton. Zooplankton dimakan oleh ikan-ikan kecil. Ikan kecil dimangsa oleh ikan yang lebih besar, kemudian ikan besar dimangsa oleh ular, kura-kura dan burung pemakan ikan.
Baca Juga: Pengertian Awan – Proses, Pembentukan, Faktor, Jenis, Famili, Fungsi
-
Daerah yang dalam
Daerah ini merupakan daerah yang dalam yaitu daerah apotik danau. Mikroba dan organisme lain menggunakan oksigen untuk respirasi seluler setelah menguraikan detritus yang jatuh dari daerah limnetik. Daerah tersebut dihuni oleh cacing dan mikroba
-
Wilayah bentik
Daerah ini merupakan daerah yang lebih rendah dari danau dimana terdapat bento dan sisa-sisa organisme yang mati.
Cara melestarikan ekosistem danau
- Jangan membuang sampah sembarangan dan buang sampah sembarangan
- Jangan mengubah danau menjadi toilet raksasa
- Batasi budidaya keramba apung
- Batasi kuota memancing
- Batasi area untuk memancing
- Lindungi hutan di sekitar danau agar tidak ditebang.
Baca juga : Pengertian dan Jenis Sedimentasi
Demikian artikel gurudik.co.id mengenai Jenis-Jenis Danau: Pengertian, Contoh, Pengertian, Komponen, Ciri Ekosistem, Jenis, Pembagian, Cara PelestarianSemoga artikel ini bermanfaat bagi kalian semua.
website Pelajaran SD SMP SMA dan Kuliah Terlengkap
mata pelajaran
jadwal mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa mata pelajaran sd mata pelajaran dalam bahasa jepang mata pelajaran kurikulum merdeka mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran sma jurusan ips mata pelajaran sma
bahasa inggris mata pelajaran
bu ani memberikan tes ujian akhir mata pelajaran ipa
tujuan pemberian mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan di sekolah adalah
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional. artinya mata pelajaran smp mata pelajaran ipa mata pelajaran bahasa indonesia mata pelajaran ips mata pelajaran bahasa inggris mata pelajaran sd kelas 1
data mengenai mata pelajaran favorit dikumpulkan melalui cara
soal semua mata pelajaran sd kelas 1 semester 2 mata pelajaran smk mata pelajaran kelas 1 sd mata pelajaran matematika mata pelajaran ujian sekolah sd 2022
bahasa arab mata pelajaran mata pelajaran jurusan ips mata pelajaran sd kelas 1 2021 mata pelajaran sbdp mata pelajaran kuliah mata pelajaran pkn
bahasa inggrisnya mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa kelas 10 mata pelajaran untuk span-ptkin mata pelajaran ppkn mata pelajaran ips sma mata pelajaran tik
nama nama mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran pkn sd mata pelajaran mts mata pelajaran pjok
nama nama mata pelajaran dalam bahasa arab mata pelajaran bahasa inggrisnya mata pelajaran bahasa arab
seorang pengajar mata pelajaran akuntansi di sekolah berprofesi sebagai
nama mata pelajaran dalam bahasa jepang
hubungan bidang studi pendidikan kewarganegaraan dengan mata pelajaran lainnya
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional artinya mata pelajaran dalam bahasa arab
tujuan mata pelajaran seni rupa adalah agar siswa